
Ruang Boss Goblin
"Kenapa kau melihatku seperti hantu Aron." Naviza agak kesal saat melihat reaksi Aron.
"Kau gunakan ini dulu." Aron membuka jubahnya dan melemparkannya pada Naviza bagaimanapun Aron masih menggunakan baju kaos didalam.
"Eh!? Kau bodoh!!" Naviza baru sadar akan keadaan tubuhnya dan segera melemparkan Omen yang ada didekatnya kepada Aron.
Meon...
Buk!
Naviza dengan cepat menggunakan jubah Aron walaupun wajahnya masih agak memerah.
"Apa kau yang menyembuhkan lukaku?" Bertanya Aron saat semua luka ditubuhnya sudah sembuh dan Aron pun tahu jika Naviza memiliki skill heal.
"Ya." Singkat Naviza menjawab dengan wajah yang masih memerah.
"Lalu kenapa kau berada disini?" Bertanya Aron.
"... aku ikut dengan sebuah party rank D untuk masuk kedungeon dan kami disergap goblin saat ingin beristirahat malam dan saat aku berada disini selama hampir dua hari ini kucing itu melepaskan ikatanku disana." Jawab Naviza menujuk kesebuh ruangan yang dijaga oleh dua goblin tadinya.
"Kenapa kau harus ke Dungeon sedangkan kau bekerja di rumah sakit?" Aron benar benar habis pikir.
"Aku hanya perawat magang dan aku dipecat juga alasan aku masuk kedalam dungeon karena aku butuh uang." Jawab Naviza terus terang dan Aron tidak bertanya lagi kenapa dia bisa dipecat.
"Oh begitu tapi kamu bilang tadi kamu sudah hampir dua hari didalam dungeon yang lainnya kemana?" Bertanya Aron tapi dia sudah dapat melihat kalau Naviza sudah sangat lemah karena belum makan dan lagi harus mengeluarkan banyak mana untuk menyembuhkannya.
"Mereka ... mati." Semacam ada sesuatu yang Naviza sembunyikan tapi Aron tahu itu karena setiap kasus penyelamatan sandra goblin maka pasti mereka akan sedikit mengalami trauma.
Ragu ragu Aron bertanya karena yang paling diincar oleh goblin adalah perempuan. "Kamu?" Aron bertanya.
"Untungnya aku selamat tapi semuanya mati." Naviza benar benar dalam keadaan tidak ingin diajak bicara dan terus tunduk.
Aron segera berdiri dan membereskan beberapa mayat manusia yang dia lihat juga berbagai item yang dijatuhkan oleh boss goblin dengan berbagai perlengkapan yang bagus tapi Aron langsung mengavaikan mereka semua saat melihat sebuah item kotak penyimpanan.
[Box Storage
Kotak penyimpanan ruang berukuran 30×10 CM. Memiliki lima puluh slot untuk penyimpanan.]
"Lucky! Omen bantu aku kumpulkan semua item." Tanpa pikir panjang Aron memasukkan semua item kedalam penyimpanan tersebut.
Setelah semua yang ada diruangan tersebut beres dan mayat Hunter yang telah dia rapikan agar saat dia melapor ke Association Hunter maka mereka dapat mengurusnya dengan mudah.
"Navi apa kau bisa berjalan?" Bertanya Aron membantu Naviza berdiri.
"Ya." Singkat saja Naviza menjawab.
Aron berjalan keluar dan memungut berbagai core dan item dilorong gua tepatnya dimana dia membunuh para Goblin.
Singkat cerita Aron membawa Naviza ketempat dimana dia menumpuk berbagai item juga tasnya yang membawa bahan makanan dan beberapa pakaian didalamnya untuk Aron pakai jika pakaiannya tidak dapat dia gunakan atau rusak.
"Makanlah." Aron memberikan roti kering dan satu botol minum kepada Naviza.
"Terima kasih." Naviza segera memakannya dengan lahap.
__ADS_1
Hari sudah menjelang malam jadi Aron segera membangun sebuah tenda dan membereskan seluruh perlengkapan yang dia tumpuk kedalam box item.
Setelah semuanya selesai wajah Naviza juga sudah lumayan membaik. "Istirahatlah lebih dulu didalam tenda." Aron mendekat kearah dan memberikan Naviza selimut.
"Bagaimana denganmu?" Bertanya Naviza menerima selimut milik Aron.
"Aku akan berjaga." Jawab Aron.
"Aku akan menemanimu." Naviza msngajukan diri.
"Aku akan membangunkanmu untuk berganti jaga nanti."
Aron memberikan alasan agar Naviza beristirahat walaupun Aron tidak berniat berganti jaga karena ingin menyeleksi satu persati item yang ia dapat selama semalaman ini juga ingin agar Naviza beristirahat dengan baik karena tentu Naviza tidak pernah tidur dengan baik didalam sarang goblin karena harus menjaga dirinya.
"Baiklah." Naviza masuk kedalam tenda.
Aron berjalan keara bos penyimpananya dan membuka untuk memeriksa isinya. "Baiklah waktunya untuk memeriksa item."
Cukup lama Aron memeriksa item dan memilih yang terbaik serta cocok untuk nya yang selalu menggunakan dual pedang.
Aron juga memilih beberapa item untuk digunakan oleh Naviza yang sepertinya adalah seorang Mage dan sisanya akan segera Aron jual.
[Red Fire Sword
Pedang lurus bermata satu. Meningkatkan Damage tebasan sebesar 20%.
Skill khusus : 'Fire Blade' melapisi pedang dengan kobaran api dan meningkatkan kerusakan tebasan. Dapat bertahan selama pengguna mengalirkan mana untuk mengaktifkan skill.]
[Iron Shoe
[Body Armor
Pelindung dada dan punggung yang dapat menahan 20% kerusakan..]
[Sholder Armor
Armor pundak kanan yang dapat melindungi leher pundak hingga lengan. Memiliki satu slot penyimpanan pedang.]
[Hand Armor
Armor tangan yang dapat menutupi seluruh telapak tangan dan punggung tangan kiri.
Skill khusus : menembakkan bola angin kearah target.]
[Green Staff
Tongkat sihir berwarna hijau dapat meningkatkan kekuatan pengguna sebesar 10% saat menggunakan skill heal.
Skill khusus : 'Wind slash' melemparkan bilah angin kepada beberapa target.]
[Shield Cloak
Jubah yang dapat menangkis berbagai serangan sihir sebesar 30%.
Skill khusus : 'Protection' membuat barier untuk melindungi kawasan pengguna sejauh dua meter dapat menangkis segala serangan fisik dan sihir.]
__ADS_1
Aron langsung menggunakan semua perlengkapan yang cocok dengannya sedangkan untuk jubah dan staff akan Aron berikan pada Naviza.
Alasan Aron menggunakan armor tangan tersebut sendiri karena tertarik dengan skillnya siapa tagu Aron dapat melemparkan skill Dark Bom nya menggunakan armor tangan itu, tapi Aron tidak ingin mencobanya karena jelas itu akan membangunkan Naviza.
Tentu Aron masih menyimpan beberapa item yang menurutnya penting dan untuk menjadi cadangan seperti pisau atau armor dan senjata lainya termasuk Box penyimpanan yang akan Aron bawa pulang.
"Dsngan ini selesai tapi aku sepertinya mengalami peningkatan biar ku cek dahulu." Aron membuka Sistemnya.
[Status
Nama : Aron Atmaja
Umur : 20 Tahun
Kakuatan Eubuh.
Kekuatan : C
Kecepatan : C+
Mana : D+
Pertahanan : C-
Ketahanan Elemen.
Air : 5
Api :-
Tanah : 3 +5
Angin : 1 ]
"Peningkatanku lumayan tinggi." Aron kembaki menutup sistemnya dan lanjut berjaga.
Aron masih tetap berjaga semalaman untuk memastikan keselamatan mereka juga hanya ada beberapa monster tingkat rendah yang mendekat dan Aron sudah mengurusnya.
Pagi hari.
"Aron! Kenapa kau tidak membangunkanku untuk berganti jaga!?" Naviza tiba tiba berteriak begitu dia membuka mata dan tahu ini sudah pagi.
"Aku lupa ... segera habiskan roti ini kita akan pulang setelahnya." Jawab Aron santai memakan roti dan menyerahkan satu potong roti kering pada Naviza.
"Oh baiklah." Naviza duduk didekat Aron dan memakan rotinya.
Setelah sarapan Aron segera membereskan tenda juga memasukkan box 0enyimpanan kedalam tasnya.
"Gunakan ini dan kembalikan jubahku." Aron memberikan jubah yang didapat dari drop item goblin juga Aron merasa kedinginan semalam karena hanya menggunakan kaos.
"Baiklah." Naviza mengambilnya tapi sebentar terdiam menatap Aron.
"Kenapa kau melihatku?" Bertanya Aron karena tidak enak dipandang oleh Naviza dengan cara yang mencurigakan.
"Aku ingin ganti baju kenapa kau tidak berbalik!?" Berteriak Naviza.
__ADS_1
"Oh baiklah." Aron langsung berbalik.