
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
Di negara A
Aldiyan Baru selesai memberikan penghormatan terakhir kepada sang ayah.
Dia langsung bergegas pergi ke mension utama tanpa mempedulikan istrinya.
mereka menggunakan mobil yang berbeda.
Aldiyan langsung bergegas menuju kamarnya tanpa menunggu Ayesha yang saat ini sudah resmi menjadi istrinya
Aldiyan mengambil benda pipih di dalam sakunya
di lihatnya puluhan panggilan tak terjawab serta seratus lebih pesan yang di kirim zavania walau yang banyak hanya tulisan (𝘺𝘢𝘯𝘬) memanggil aldiyan dan berharap aldiyan membalas pesannya.
Dia Membaca satu persatu pesan yang di kirim oleh Zavania tapi saat mau membalas tangan Aldiyan begitu kaku,
dia tidak sanggup meneruskannya hingga melempar handphonenya di atas kasur
"Aaagghhhhhh"
"kenapa jadi begini!" teriak Aldiyan sambil menarik rambutnya dan menjatuhkan dirinya di lantai dengan memeluk kedua kaki lalu menenggelamkan kepalanya.
"maaf sayang aku tidak bisa berbuat apa apa
maafkan aku " ucapnya dengan air mata yang terus mengalir
Ayesha yang baru pulang dan ingin masuk ke kamar aldiyan seketika dia urungkan setelah mendengar teriakan Aldiyan dari dalam.
selama tinggal bersama Febrian, Ayesha di suruh menempati kamar Aldiyan dengan alasan Aldiyan yang tidak pernah pulang dan juga kelak dia akan menjadi istri Aldiyan maka dari itu Ayesha menempatinya.
__ADS_1
walau pun dia tidak pernah bertemu langsung dengan Aldian.
Ayesha yang pertama kali melihat foto aldiyan di kamar,
Ayesha langsung jatuh cinta kepadanya dan tidak pernah bosan melihat foto itu setiap hari dengan harapan suatu saat pemilik foto juga akan mencintainya.
Ayesha langsung turun untuk menyiapkan makan malamnya,
walau mereka baru pertama kali bertemu dan suaminya belum menerima dia, tetapi Ayesha berusaha menjadi istri yang baik demi mendiang orang tua serta mendiang ayah mertua yang sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri
Ayesha tidak mau mengecewakan mereka.
"tok tok tok" Ayesha yang mengetuk ointu kamar aldiyan
"cklek" aldiyan membuka pintu dengan keadaan yang berantakan
"ada apa? " tanya aldiyan dengan datar
"hemmm" jawab aldiyan lalu menutup kembali pintu kamarnya
karena sudah hampir 2 jam Ayesha menunggu, tapi aldiyan tidak kunjung turun akhirnya Ayesha terpaksa makan malam sendiri.
Sedangkan yang ditunggu masih betah di kamarnya dengan memandangi foto Zavania yang dia gunakan untuk jadi wallpaper handphone nya.
tidak terasa air matanya mengalir dengan sendirinya lalu panggilan masuk, tertera nama 𝙈𝙮 𝘿𝙚𝙖𝙧
aldiyan ingin sekali mengangkatnya dan mendengar suaranya tapi tangan dan bibirnya seolah mati untuk mengangkat serta bicara dengannya
Aldiyan tidak mau mengecewakan Zavania , kalau dia sebenarnya sudah menikah.
walau pun dia tau dengan sikap diamnya ini juga membuat zavania khawatir.
__ADS_1
"maaf aku nggak sanggup sayang,maafkan aku sudah mengecewakan kamu" ucap aldiyan lirih dengan handphone yang masih bergetar hingga panggilan ke sepuluh Aldiyan tidak kunjung mengangkatnya.
Ayesha yang tidak mau mengganggu Aldiyan karena dia tau pasti suaminya itu masih sedih karena kehilangan orang tua serta pernikahan mereka yang begitu tiba tiba.
Ayesha memutuskan untuk tidur di kamar tamu.
Pagi hari Ayesha bangun lalu mengambil baju diam diam tanpa menimbulkan suara karena tidak mau mengganggu tidur sang suami. kemudian memutuskan untuk mandi di kamar tamu
Aldiyan yang menyadari seseorang telah masuk ke kamarnya dan ternyata itu istrinya dia langsung pura pura tidur.
"kamu boleh tidur di kamar ku bagai mana pun kau adalah istriku walaupun aku tidak mencintaimu dan aku masih sangat mencintai seseorang.
Dia tidak akan pernah bisa di gantikan oleh siapa pun di hati aku termasuk kamu!.
aku akan tetep memberikan nafkah lahir tapi jangan berharap lebih." ucap aldiyan setelah menyelesaikan sarapannya lalu langsung pergi begitu saja
Hari di mana seharusnya dia melamar zavania ia habiskan untuk ke club dan minum sangat banyak.
"sayang maafkan aku hiks hiks"
"aku sayang kamu zavania"
"maafkan aku sudah mengecewakan kamu"
"zavania hiks hiks"
Aldiyan terus menerus mengoceh memanggil nama sang kekasih hingga akhirnya dia tidak sadarkan diri karena terlalu banyak minum.
walaupun Aldiyan orang yang terbilang lumayan nakal dan menjadi pemimpin salah satu genk motor tapi Aldiyan dan teman temanya tidak pernah minum minuman keras sama sekali mereka hanya nongkrong biasa tidak lebih.
Tapi malam ini Aldiyan begitu stress karena memikirkan Zavania dia ingin sekali meminta maaf padanya, mengapa dia tidak datang melamarnya dan menceritakan alasannya, tapi Aldiyan tidak sanggup dia begitu pengecut untuk menjelaskan semuanya kepada zavania.
__ADS_1