Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 7


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


"Vania vania" teriak dellia dari luar


"ooaammmhh hah iya ma bentar" jawabnya segera turun dari tempat tidur


"aauuuww" rintih zavania saat melangkahkan kakinya


"van kamu kenapa kok lama banget?"


"maaf ma kepala vania sedikit pusing makanya buka pintunya lama"


bohongnya zavania lalu berusaha biasa saja saat berjalan padahal dia lambat berjalan akibat merasakan sakit di perut bawahnya. zavania menuju tempat tidur lalu merebahkan badannya


"kamu nggak sekolah?" tanya dilla yang duduk di dekat zavania


"vania ijin aja ma sehari saja vania kurang enak badan! "


"yasudah istirahat saja nanti mama bawakan sarapan" lalu bergegas keluar kamar


Tiba tiba dilla melihat seprei yang basah tergeletak di lantai


"kok sepreinya di taruh di situ van basah lagi"


"i…itu ma a…anu ta…tadi malam vina dapet jadi tembus"jawab zavania sedikit gugup karena takut


"kok di cuci pakai tangan kan ada mesin cuci?"


"malas keluar ma kalau nunggu pagi takut susah hilangnya" jawabnya zavania asal


"yasudah mama bawa keluar biar mama yang jemur kamu istirahat saja" ucap dilla


"Ayah masih marah ya ma sama vania?" tanya vania saat mama dilla sudah di dekat pintu untuk keluar


"kamu tau kan gimana ayah? jangan ulangi lagi, turuti omongan ayah, ayah begitu demi masa depan kamu " jawab dilla lalu bergegas pergi


Zavania yang mendengar ucapan mamanya langsung murung dan menyesal apa lagi jika dia ingat apa yang di lakukan semalam

__ADS_1


"Maaf yah, mah vania lagi lagi mengecewakan kalian" lirihnya sambil meneteskan air mata


Zavania mengingat bahwa aldiyan semalam memberikan handphone kepadanya


zavania bergegas mengunci kamarnya agar tidak ada yang masuk


lalu mengambil handphone di laci dekat tempat tidur kemudian menghubungi nomor kekasihnya


^^^"𝘩𝘢𝘭𝘰 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘰𝘰𝘥 𝘮𝘰𝘳𝘯𝘪𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯? ^^^


"sudah sayang, kamu pulang jam berapa tadi?


^^^^^^"𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘮 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 4.^^^^^^


^^^𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘶𝘤𝘪 𝘴𝘦𝘱𝘳𝘦𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳 ^^^


^^^^^^𝘢𝘬𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘪𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶"^^^^^^


"Kenapa pakai di cuci pakai tangan sayang kan nanti bisa di mesin cuci, "


^^^𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩?? ^^^


"ooww gitu??aku nggak sekolah badan aku sakit semua lagian itu aku masih sakit" ucap zavania lirih


^^^^^^"𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘨𝘢𝘳𝘢 𝘨𝘢𝘳𝘢_"^^^^^^


"iya mah bentar " teriak zavania yang mendengar mamanya memangil zavania


"aku tutup dulu ya sayang LOVE YOU" ucapnya cepat lalu mematikan panggilan dan menyembunyikan handphone nya di bawah bantal


"kamu ngapain saja kok lama banget? kamu serapan gih lalu minum obat ! mama keluar dulu ya" ucap mama dilla menaruh makanan di meja dekat tempat tidur lalu keluar


****


5 bulan berlalu zavania merayakan kelulusannya


hubungan aldiyan dan zavania masih seperti biasa masih backstreet karena ayah david memberikan sopir pribadi yang sekaligus memantau zavania setiap hari.

__ADS_1


Hampir setiap malam aldiyan menghampiri kamar zavania sehingga mereka sering melakukannya


"vaniaaaa" teriak cicilia


"iihhh ngagetin kamu ini" kesal zavania


"hehehe iyaa maaf,, kamu lanjut di mana??


"entah lah gue bingung antara nikah apa lanjut kuliah" jawab zavania enteng


langsung dapat tabokan dari cicilia


"dasar lo yaaa nikah mulu yang di pikirin."ucap cicilia dan hanya di jawab juluran lidah zavania


Di dalam kamar dua sejoli yang baru saja menyelesaikan olah raga malam dengan nafas yang masih ter engah engah tanpa sehelai benangpun dan hanya berbalut selimut


Aldiyan memiringkan tubuhnya menghadap sang kekasih,memindahkan anak rambut yang menghalangi wajah cantiknya


"Yank sekarang kamu sudah lulus, aku mau menepati janji ku ke kamu.


besok aku pamit mau menyusul mama dan papa untuk aku bawa kesini "ucap aldiyan lalu mengecup lembut kepala zavania


mendengar omongan aldiyan,zavania mendongakkan kepalannya lalu menatap aldiyan


"kamu nggak bohong kan? berapa lama? kamu pasti kembali kan?" tanya zavania dengan mata yang menatap lekat aldiyan dengan tatapan yang tidak bisa di artikan


"aku janji nggak lama aku usahakan 2 minggu aku sudah disini bersama orang tua ku. masalah ayah mu kita akan hadapi bersama


semoga dengan keseriusan ku membawa orang tua ku untuk melamar mu ayah david bisa merestui kita" ucap aldiyan penuh harapan dan meyakin kan sang kekasih


"tapi aku takut kamu__"


"hhuussttt aku janji sayang jangan pernah mikir yang aneh" ucap aldiyan engan jari telunjuk yang di tempelkan ke bibir zavania agar tidak meneruskan ucapannya


"kapan kamu berangkat" tanya zavania


"Lusa aku berangkat, kamu jangan nakal ya selama aku tidak ada, aku janji secepatnya aku kembali dan akan langsung menikahimu"

__ADS_1


__ADS_2