Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 20


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


"ehhemmmm" Raffa memecah keheningan.


"Ternyata kita punya teman dukun ya ?lanjutnya, membuat zavania bingung dengan ucapan Raffa


"Maksudnya?"


"iya, Cicill kayak dukun peramal saja, ingat nggak yang kemarin dia bilang?"


"hahaha iya juga ya" zavania tertawa terbahak bahak membuat perasaan yang tadi canggung sekarang tidak lagi


"Cantik" gumam Raffa karena baru kali ini Zavania tersenyum karenanya.


"hah ngomong apa barusan?" tanya zavania mendengan gumaman Raffa yang menurutnya tidak jelas


"Ng…nggak ngomong apa apa kok,"ucapnya sambil tersenyum salah tingkah


" oww ya gimana menurut kamu rencana orang tua kita tadi?" tanya Raffa dengan serius


"mmbb se…sebenarnya aku bingung, kalau kamu gimana?" ucap Zavania sedikit ragu


"kok malah balik tanya, bukannya kamu pasti tau jawaban aku?, lagian kamu bingung kenapa?"


"mmmbbbb aku nggak mau membuat kamu kecewa!"


"memang apa yang membuat aku kecewa?aku mencintaimu tulus van !" ucap Raffa meyakinkan


"Aku bukan yang terbaik buat kamu Raf aku takut kamu kecewa dan meninggalkan aku, itu yang membuat aku takut membuka hati ku untuk kamu!" jelas Zavania sambil tertunduk

__ADS_1


"Aku tidak akan meninggalkanmu apa pun yang terjadi, jadi apa yang kamu takutkan?" Raffa memegang wajah Zavania yang tertunduk dengan ke dua tangan dan mengarahkan untuk menghadap wajahnya


"Apa kamu kurang yakin dengan ketulusan ku selama ini?"ucap Raffa tulus dengan menatap wajah zavania


"apa kamu akan menerima aku apa adanya Raf?" menatapnya sejenak lalu memalingkan wajahnya


"yaa aku akan menerima kamu apa adanya Van, tataplah mata aku,! apa kau belum percaya?"


"Apa kau akan tetap mencintaiku dan tetap ingin menikah dengan ku kalau kau tau aku nggak Virgin lagi" ucap Zavania tegas dengan air mata yang mengalir dengan sendirinya.


"deg" Raffa kaget lalu diam sejenak mengambil nafasnya dalam


"yah aku akan tetap menerima kamu, apapun kamu, Virgin bukan lah suatu keharusan untuk menjadi pasanganku, hati dan kepribadian gadis seperti kamu lah yang membuat aku ingin memilikimu,"


"Biasanya semua cowok akan mempermasalahkan itu"


aku salut atas kejujuran mu van itu tidak mudah untukmu mengungkapkannya.


yang aku minta cuma satu, lupakan masa lalu mu cintai aku dan balas perasaan ku, aku tulus sayang sama kamu!" ucapnya sambil menangkup wajah Zavania lalu membawanya dalam pelukannya karena zavania masih menangis haru akan pengungkapan Raffa.


"maaf" ucap lirih zavania


"maaf untuk apa ?" ucapnya sambil melonggarkan pelukannya


"maaf karena selama ini aku tidak membalas perasaan mu karena aku terlalu takut untuk memulai hubungan dan aku takut akan kecewa untuk ke dua kalinya" ucap Zavania menunduk dengan deraian air mata yang terus menetes


"𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘢𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘢𝘴 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘪, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘮𝘶 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢"ucap Raffa dalam hati sambil mengusap air mata Zavania yang mengalir


"sekarang lupakan masa lalu mu aku mencintai mu tulus AURELIA ZAVANIA"

__ADS_1


lalu Raffa berlutut di hadapannya lalu mengulurkan tangannya


"AURELIA ZAVANIA WILL YOU MARRY ME?"


zavania terharu dengan perlakuaan Raffa dia berhambur memeluknya hingga membuat mereka hampir terjatuh.


"Yes, I want to"


"apa kamu bisa ulanginya lagi?" ucapnya sambil melepas pelukannya Zavania


"iihh masa kamu nggak denger sih" jawab zavania dengan sebel dan memanyukan bibirnya


"ya aku mau" ucapnya sedikit teriak membuat Raffa senang lalu berdiri dan memeluk zavania erat sambil mengangkat dan memutarkan tubuhnya.


"terimakasih" air mata Raffa jatuh karena terharu lalu mencium terus pipi gadis yang menjadi calon istrinya itu.


"ayo kita masuk, aku nggak sabar mau bicara sama orang tua kita untuk cepat menikahkan kita berdua" ucap Raffa sambil menarik tangan Zavania dan sedikit berlari


"Tapi nggak secepat itu juga kali Raf"ucapnya dengan ter engah engah karena mengikuti langkah kaki Raffa yang panjang


"apa kamu tau aku sudah menunggu lama," Raffa seketika berhenti lalu menatap ke calon istrinya itu


" tiga tahun aku menunggu jawaban ini zavania" lanjutnya dengan suara merengek yang di buat buat, hingga Zavania tidak sanggup menahan tawa melihat wajah Raffa yang begitu lucu baginya


"ihh malah ketawa lagi " sambil mengacak rambut zavania


"kamu lucu, yaudah ayoo" ucapnya lalu gantian, sekarang Zavania menarik tangan Raffa


"𝘩𝘢𝘩 𝘨𝘶𝘦 𝘭𝘶𝘤𝘶? 𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘨𝘢𝘭𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘯𝘵𝘰𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘥𝘪 𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘨𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯 𝘤𝘰𝘰𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘤𝘦𝘸𝘦𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘨𝘢𝘵𝘳𝘪 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘱𝘦𝘵𝘪𝘯 𝘢𝘬𝘶, 𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘦𝘥𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵, 𝘪𝘯𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘬𝘪𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶" ucap Raffa dalam hati sambil mengikuti zavania yang tengah menariknya

__ADS_1


__ADS_2