Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 28


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


di Negara A


Aldiyan melampiaskan amarahnya dengan pergi ke club malam,


memesan begitu banyak alkohol berharap rasa sedih di hatinya berkurang, setelah Aldiyan mendapatkan kabar akan pernikahan zavania.


"kalau saja aku bisa pergi dari sini mungkin aku akan melakukannya, tapi aku nggak bisa hiks hiks hiks" tangisnya pecah mengingat kekasihnya sudah menjadi istri orang lain harapan yang selama ini dia impikan telah hancur.


***


Sebulan setelah Aldiyan tidak sengaja melakukan hubungan suami istri dengan Ayesha, Aldiyan bertekad ingin pergi menemui Zavania karena dia tidak ingin semakin lama berada di Negara A karena Perusahaan papanya sudah mulai stabil dan sudah bisa di tinggal.


Aldiyan akan kembali menetap di Negara I dan segera melamar serta menikahi Zavania .


Aldiyan berencana akan memantau perusahaan sang ayah dari jauh dan hanya akan ke sana jika ada hal penting.


Aldiyan yang sudah bersiap pergi, tetapi Ayesha berusaha menghalanginya


"mas jangan pergi, kalau kamu pergi aku sama siap, kau adalah satu satunya orang yang aku punya hiks hiks hiks" ucap Zavania saat menghentikan Aldiyan yang saat ini berhenti saat berada di tangga, karena Ayesha memegangi tangan Aldiyan


"Maaf aku nggak bisa, kamu tenang saja, aku akan memberikan sebagian harta ku untuk kamu mengingat kau sudah di anggap putri sendiri oleh mendiang papa" ucapnya tanpa melihat Ayesha


"Aku nggak mau hartamu mas, aku mau kamu, aku cinta sama kamu mas!" ucapnya sambil sedikit berteriak


"Tapi aku nggak cinta sama kamu, aku mencintai orang lain dan nggak akan bisa mencintai orang lain dia, kamu mengerti !! " Aldiyan penuh amarah


"sebaiknya kamu mulai hidupmu yang baru dan aku akan kembali ke kehidupan ku yang dulu sebelum aku menikah dengan mu !" Aldiyan menghentakkan kakinya menuruni tangga.


"Tapi mas Aaaaaaaaa!" Ayesha berteriak ketika terjatuh dari tangga, untung nya hanya tinggal empat pijakan saja,.


"Ayesha!" ucap Aldiyan saat melihat Ayesha terjatuh, dan begitu terkejutnya saat melihat ada darah di bawah kaki Ayesha.


Aldiyan langsung berlari dan menggendong Ayesha, tak perduli dengan begitu banyaknya darah yang membuat baju lengan panjang yang berwarna biru muda Aldiyan berubah menjadi merah karena darah Ayesha.


Sesampai di Rumah sakit Aldiyan menunggu dokter memeriksa sang istri kemudian pintu IGD terbuka menampakkan seorang perawat yang mendatanginya


"maaf dengan suaminya"

__ADS_1


"iya sus"


"bapak di tunggu dokter di ruangannya!"


"ooow baiklah terimakasih"


setelah di beri tahu Aldiyan langsung menemui sang Dokter.


"istri bapak baik baik saja, tapi mohon maaf kandungan istri bapak tidak bisa di selamatkan" ucap sang Dokter


Deg


"i…istri saya mengandung dok?"


"iya pak istri bapak mengandung, usia kandungannya baru 3 minggu, akibat benturan yang keras membuat janinnya yang masih kecil itu tidak bisa diselamatkan" jelas sang dokter


Setelah keluar dari ruangan Dokter Aldiyan kemudian memasuki ruangan Ayesha,


Terlihat Ayesha sedang terkapar lemas di atas tempat tidur rumah sakit.


"Maaf" ucap Aldiyan lirih memegang tangan istrinya itu lalu duduk di samping tempat tidur Ayesha


"mas jangan pergi!" ucapnya lirih


Aauuuww


Ayesha merasakan nyeri di perutnya karena dia tidak tau apa yang terjadi terhadapnya


"maaf kandunganmu tidak bisa di selamatkan"


Deg


"ja…jadi aku hamil mas? dan kamu membunuh anak ku hiks hiks hiks" Ayesha langsung menangis keras akibat mendengar penjelasan Aldiyan


"maaf aku nggak sengaja!"


"kamu jahat mas, kamu tega, kamu pembunuh, andai saja kamu tidak ngotot ingin pergi, mungkin aku masih punya kesempatan memiliki dia dan akan menjadi satu satunya orang yang aku miliki di dunia ini, kalau aku tau lebih awal aku akan lebih merelakan kamu pergi mas, aku mohon kembalikan dia ke aku mas hiks hiks hils " Aldiyan tidak tega melihat Ayesha seperti itu lalu membawanya ke dalam pelukannya.


"aku sudah bertekad aku akan membuatmu tetap berada di sisiku mas!" ucap Ayesha dalam hati.

__ADS_1


Sejak saat itu Ayesha berusaha membuat Aldiyan tidak bisa meninggalkannya dia akan melakukan berbagai cara terhadap Aldiyan.


Ayesha berpura pura sakit parah sehingga Aldiyan mau tidak mau harus berada di sampingnya karena Ayesha tidak memiliki siapa siapa dan juga Ayesha akan mengungkit kesalahan Aldiyan jika tidak mengikuti kemauannya.


Ayesha sengaja menyewa beberapa orang Dokter untuk di ajak bekerja sama sehingga sampai saat ini kebohongannya tidak terbongkar.


Egois itulah Ayesha, dia tidak ada pilihan lain karena terlalu cinta terhadap Aldiyan.


Saat aldiyan merencanakan akan membuat cabang perusahaan di Negara I,


Ayesha sangat murka dan merencanakan sesuatu.


Saat peresmian perusahaan Aldiyan di Negara I, Aldiyan berencana akan menemui Zavania dan akan memberi tahu bahwa dia selama ini sibuk mengurus perusahaan orang tuanya serta berpura pura perusahaan orang tuanya hampir bangkrut sehingga dia terlalu sibuk beberapa tahun ini, tetapi dia akan merahasiakan pernikahannya dengan Ayesha,


Maka dari itu Aldiyan menyuruh Gilang untuk tidak memberi tahunya karena dia ingin menjelaskannya sendiri dan berharap Zavania akan memaafkannya dan kembali padanya


Tapi sebelum pertemuan itu Dokter yang menangani Ayesha memberi kabar bahwa Ayesha saat ini kritis, sehingga mau tidak mau Aldiyan langsung pergi ke Negara A


padahal Aldiyan baru tiba pagi hari dan terpaksa dia kembali sore hari padahal niatnya akan lebih lama di Negara I


"lo serius mau balik lagi?" tanya Gilang


"iya habis gimana lagi, padahal gue berencana mau ketemu zavania besok"


"apa gue aja yang nemuin nya?"


"nggak usah gue akan ngomong sendiri"


"kalau lo kelamaan dan dia di ambil orang gimana ?"


Buugghhh


Gilang langsung dapat tonjokan di lengannya


"anjiirrr gue sakit tau"


"lo sih ngomong seenak jidad lo "


"kan gue cuma bilang kalau…" belum selesai bicara Aldiyan langsung memotong pembicaraan Gilang

__ADS_1


"Dia nggak akan ninggalin gue apalagi nikah sama orang lain" ucap Aldiyan percaya diri karena dia tau zavania sudah memberikan sesuatu yang berharga untuk Aldiyan dan menurut Aldiyan tidak akan ada cowok yang mau sama bekas orang.


__ADS_2