
◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦
" Sayang kamu sudah tidur ?" tanya aldiyan
zavania mendongakkan kepalanya
"Belum, aku nggak bisa tidur" jawab zavania
Aldiyan menyambar bibir zavania lalu ********** .
Selama pacaran mereka beberapa kali melakukan ciuman tidak lebih dari itu
Ciuman yang awalnya lembut sekarang semakin menuntut dari mulut turun ke leher dan tanpa di sadari tangan aldiyan sudah menyusup masuk ke dalam baju zavania
"uughhh" suara leguhan keluar dari mulut zavania saat tangan aldiyan meremas dua bukit kembar milik zavania dan memainkan bola kecilnya
Hawa panas semakin menyelimuti tubuh mereka walaupun di luar hujan masih sangat deras
"Sayang Ja…ngan!! uugghh" zavania berusaha mendorong tubuh aldiyan yang sudah berhasil membuka pengait kain kaca mata yang menutupi dau bukit nya lalu memainkan bola kecil berwarna pink itu menggunakan li dah nya
"Sayang maaf " ucap aldiyan yang berusaha menahan naf su nya.
Tapi ketika aldiyan hendak menurunkan baju zavania yang ke atas karena ulahnya tiba tiba zavania mencegahnya mungkin zavania sudah terbakar oleh naf su sehingga mengijinkan aldiyan melakukan lebih
mendapat ijin Aldiyan langsung ******* kembali bibir zavania, setelah kehabisan nafas baru melepaskannya
"Kamu yakin mau melakukannya?" tanya aldiyan memastikan
"Iya tapi kamu janji jangan tinggalin aku "
ucap zavania menatap aldiyan lalu memeluknya
__ADS_1
"Aku janji sayang nggak akan pernah ninggalin kamu apapun yang terjadi.!!
Aku siap jika harus menunggu restu ayah mu.
Aku tidak akan meninggalkanmu aku janji" Jawab aldiyan dengan mengangkat tangannya dan diletakkan di atas kepalanya sambil menatap lekat mata zavania
"Aku ijin ya sayang " ucap aldiyan dan langsung di angguki zavania
"eemphh" bibir aldiyan langsung melahap habis bibir zavania me lu mat dan mengabsen setiap rongga yang ada di mulut zavania
Setelah mencium bibir langsung ke leher dan tangannya mencoba membuka kain atas yang di kenakan zavania
"uugghh sayang" desa han keluar dari mulut zavania saat aldiyan kembali meremas bola besar lalu melahap bola kecil yang berwarna pink secara bergantian lalu turun ke perut, kedua tangannya sambil membuka celana pendek dan juga kain segitiga berwana merah
Aldiyan membuka kedua kaki zavania lalu bermain di antara dua pahanya dan melahap sampai zavania tidak kuat,
tangannya meremas seprei karena tidak kuat dengan apa yang di lakukan aldiyan
sedangkan aldiyan yang yang melihatnya langsung ******* bibir zavania sedang kan tangannya masih asik memainkan biji kacang zavania yang bawah lalu memasukkan satu jari ke lubang yang masih sangat sempit itu.
Kemudian aldiyan memposisikan badannya di depan kedua kaki yang terbuka lebar lalu mengarahkan benda pusakanya
"Sayang sakit"
Air mata zavania lolos ketika ujung pusaka aldiyan mencoba menerobos selaput tipis yang menjadi satu satunya selaput paling berharga bagi seorang perempuan.
Aldiyan melahap bibir kekasihnya agar rasa sakitnya berkurang,
setelah di rasa zavania agak tenang aldiyan meneruskan agar pusakanya masuk semua sehingga menyebabkan darah segar mengalir di bawa.
"Terimakasih sayang maaf telah mengambilnya" perasaannya senang karena dia menjadi yang pertama dan sedih melihat wajah zavania yang kesakitan.
__ADS_1
zavania hanya bisa mengangguk pelan menahan rasa sakit dan perih.
"eegghh" suara keduanya saat aldiyan memaju mundurkan pusakanya hingga erangan panjang dari mereka yang menandakan keduanya mencapai puncak kenikmatan.
Suara hujan yang deras menyamarkan suara ******* dua orang yang tengah memadu kasih serta dinginnya udara kalah dengan hawa panas yang ada di kamar zavania
Aldiyan tidak cukup satu kali dia melakukannya hampir jam 3 setelah selesai
Aldiyan bergegas membersihkan tubuhnya di kamar mandi.
Zavania yang lelah langsung tertidur
"sayang bangun di bersihkan dulu ya badannya " ucap lembut aldiyan sambil mengusap wajah zavania yang tampak letih
"uuumm sayang aku lelah" ucap zavania lirih
Tanpa menunggu lama aldiyan menggendong javania yang berbalut selimut ke dalam kamar mandi lalu mendudukkannya di atas kloset
membuka kedua kaki zavania dengan hati hati
"apa yang kamu lakukan Al masih sakit tau" ucap zavania yang hampir saja teriak karena ulah aldiyan
"sebentar biar aku bersihkan pakai air anget biar sakitnya berkurang dan tidur kamu nanti nyaman" ucap aldiyan lalu mengelap nya pakai kain yang sudah di basahi air hangat dari bathub
Aldiyan sengaja cuma memberihkan badannya pakai kain dan air hangat karena takut zavania masuk angin kalau mandi.
"tunggu di sini sebentar ya sayang"ucap aldiyan yang segera meninggalkan zavania yang masih berbalut handuk di dalam kamar mandi
aldiyan membuka lemari lalu mencari sprei dan bed cover yang baru karena seprei nya ada bercak darah akibat sisa bercinta mereka
setelah menemukan apa yang di cari aldiyan mengambil seprei yang kotor lalu mengganti yang baru.
__ADS_1
"akhirnya sudah selesai" ucapnya lalu masuk ke dalam kamar mandi menyusul zavania
"maaf lama sayang" kata aldiyan sambil tersenyum manis ke zavania dan di balas anggukan dan senyuman kecil