Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 23


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


"wah wah ada yang aku nggak tau nih" ucap Cicillia saat melihat 2 orang yang saling bergandengan.


Bukan mereka berdua yang saling bergandengan tapi Raffa lah tang menggenggam erat tangan zavania.


Raffa hanya tersenyum memperlihatkan giginya yang putih sambil mengangkat genggamannya bersama Zavania kemudian mereka duduk bersebelahan


"Gue baru sadar ternyata gue punya teman seorang dukun" ucap Raffa tanpa menjawab pertanyaan Cicillia


"hahahaha"zavania tertawa dengan ucapan Raffa


sedangkan sang sahabat hanya melongoh bingung


"maksud lo?" tanya Cicillia


"Lo ingat kan, apa yang ucapkan pas waktu kita bilang papa aku mau ketemu seseorang dan juga ayah zavania juga sama mau bertemu seseorang dan kami juga di haruskan ikut?" ucap Raffa


"he'em terus?"


"ya lo benar kalau yang di ajak ketemu sama bokap gue adalah ayahnya Zavania.


ternyata sudah 10 tahun yang lalu kita sudah di jodohkan sama mereka.


jadi pertemuan kemaren adalah makan malam beserta lamaran keluarga gue buat Zavania" jelas Raffa panjang lebar


Cicillia yang melihatnya melotot tak percaya dengan penjelasan Raffa hingga dia menatap zavania seolah menanyakan kebenaran itu.


Zavania yang mengerti langsung mengangguk dan mengangkat sedikit bibirnyake atas.


"hahahaa ternyata memang benar jodoh lo mudah mencarinya sangking mudahnya seperti mencari tukang ojek hahahah" tawa Cicillia mengingat obrolan beberapa hari lalu


"Hahahahaaa benar juga ucapan lo Cill memang lo kayak dukun ya!" ucap zavania


Sekarang giliran Raffa yang bingung dengan mereka berdua


"maksudnya,? tukang ojek? jodoh zavania?

__ADS_1


Enak aja!"


"lo kan sempat lihat kita berpelukan pas waktu di cafe?.


itu karena gue sehabisnikah langsung ikut hendri,


jadi gue yang nggak tega ninggalin sahabat gue yang satu ini masih sendiri,


gue saranin harus dapat calon suami sebelum 1 bulan, dan Zavania bilang dikira cari ojek yang sehari saja sudah bisa dapat. " jelas Cicillia panjang lebar.


"tapi gue salut zavania langsung dapat calon suami" lanjutnya


"tapi bukan kang ojek ya! masak se orang DAVIN RAFFASYA DERMAWAN yang ganteng ini di bilang kang ojek" ucap Raffa dengan wajahnya dibuat sedikit sebal


kemudian mereka bertiga tertawa bersama lalu di lanjutkan mengobrol membahas pernikahan Cicillia yang tinggal menghitung hari kemudian menyantap makanan yang sudah di pesan.


"terus kapan rencananya kalian nikah?" tanya cicillia di setelah makan


"2 hari setelah oernikahan lo kita melangsungkan pertunangab, 2 minggu setelah setelahnya kita melangsungkan pernikahan.


orang tua kita sudah menghandle semuanya


"tapi yang paling ngebet dia" ucap Zavania melanjutkan ucapan Raffa dan menekan kata Dia sambil meliriknya


"Gue kan nggak mau ada yang berubah pikiran lo kan tau sendiri gimana gue susah payah dapetin dia,"


"kalau tau dari awal kita di jodohin ngapain aku susah susah sampai 3 tahun kejar kejar kamu" ucap Raffa langsung dapat tatapan tajam dari zavania


"ma…maksud aku pas pertama kali ketemu kamu kenapa nggak langsung minta nikah saja hehehe" lanjutnya takut salah ngomong bisa berabe kalau zavania marah.


***


Pernikahan Cicillia saat ini telah berlangsung dan tiba giliran zavania serta Raffa memberikan selamat kepada ke dua mempelai.


"selamat ya Cill semoga langgeng sampai kakek nenek cepat di berikan momongan" ucap zavania langsung memeluk sahabatnya itu


"makasih hiks hiks hiks"jawab Cicillia menangis apa lagi setelah ini mereka akan terpisah.

__ADS_1


"Lo jagain sahabat gue jangan selingkuhin dia lagi kalian sudah menikah bukan lagi pacaran yang bisa putus nyambung"ucap zavania ke Hendri dengan mengarahkan jari telunjuknya di depan muka Hendri


"iya gue janji gue bakal buat cicillia bahagia dan akan setia sama dia"


sambil memeluk gadis yang telah menjadi istrinya itu


"selamat ya sill doa'in gue biar cepet nyusul" sekarang giliran Raffa memberi ucapan


"jagain sahabat gue, gue yakin lo bisa buat dia bahagia jangan sampai dia terbayang cinta pertamanya, hapus namanya dari ingatan zavania ," ucap Cicillia agak berbisik sambil menahan air matanya.


karena hanya dia yang tau perasaan Zavania ke Aldiyan yang masih begitu besar walaupun Zavania tidak memberitahukannya


"aku akan buat dia jatuh cinta sama aku" ucapnya langsung dapat senyuman dan acungan jempol dari Cicillia,


lalu turun dari tempat mempelai dan menuju ke tempat prasmanan.


"mau makan apa sayang" ucap Raffa setelah berada di depan makanan yang banyak makanan.


Panggilan sayang membuat zavania kaget pasalnya baru kali ini dia di panggil sayang oleh Raffa


"sayang…" ucap Raffa lagi


"i…iya yang itu saja " sambil menunjuk salah satu makanan. lalu makan di meja yang sama.


"sayang, besok siang pas istirahat aku jemput di kantor ya, kita mencari cincin pertunangan.!" ucap Raffa saat sudah di mobil mau pulang dari pernikahan Cicillia


"apa harus secepat itu ya Raf??"


"kamu belum siap?"


"bu…bukan begitu maksud aku, cuma terlalu terburu buru Raf"


"orang tua kita sudah merencankannya lagian aku juga takut kamu berubah fikiran, apa kamu belu siap?? "


"nggak apa apa kok" jawab zavania


entah apa yang di rasakan zavania , dia memang sudah nyaman berada di dekat Raffa tapi dia masih belum merasakan perasaan yang sama seperti perasaannya dengan Aldiyan.

__ADS_1


jika di tanya apakah perasaannya terhadap aldiyan masih sama maka jawabannya Iya.


Dia juga bingung, apa setelah menikah dia bisa mencintai Raffa?


__ADS_2