
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
Tok tok tok
seseorang mengetuk pintu kamar hotel yang di tempati pasangan pengantin baru
Zavania memindahkan tangan Raffa dengan hati hati agar suaminya itu tidak terjaga.
"mama" ucapnya saat membuka pintu kamar
"kamu di tunggu MUA sayang, sudah waktunya siap siap"
"iya ma vania akan segera ke sana"
kemudian mama dilla bergegas keluar
"mas aku pergi dulu ya" ucap zavania berbisik di telinga Raffa
greepp
"Mass!" teriak zavania kaget ,
Raffa tiba tiba memeluk erat tubuhnga hingga zavania terjatuh di atas tubuh Raffa.
Raffa memandang wajah cantik Zavania yang berada di atasnya lalu tangan satunya meraba lembut wajahnya menggunakan jari telunjuk
"mas aku harus segera pergi, kasihan MUA nya sudah menunggu" ucap zavania ingin melepaskan tubuhnya dari sang suami
"5 menit lagi" ucapnya sambil memiringkan badannya sehingga zavania sekarang jatuh di samping Raffa,lalu memeluk erat tubuhnya dan mencium leher jenjang Zavania
"mas geli" ucapnya karena hembusan nafas Raffa. tapi dia tidak menggubrisnya malah semakin mengeratkan pelukan
"sudah lima menit sekarang aku harus pergi dan kamu siap siap mas"
"ok sekarang aku melepaskan mu tapi jangan harap nanti malam kamu bisa terlepas" ucap aldiyan sambil melepaskan pelukannya
Deg…
Zavania mematung mendengar ucapan Raffa
"Apa aku siap melakukannya ? melakukannya dengan orang yang belum aku cintai?, tapi dia berhak atas aku" gumamnya dalam hati bingung
Zavania langsung keluar tanpa bicara saat tangan Raffa melepaskan pelukannya
Pesta pernikahan di adakan sangat mewah, bukan hanya sanak keluarga, teman, sahabat tapi banyak orang orang penting yang menghadirinya.
__ADS_1
Zavania yang begitu cantik dengan gaun berwarna putih yang sangat mewah hingga mata Raffa tidak bisa berpaling darinya.
"kamu capek sayang ? kalau capek kita turun saja"
bisik Raffa di telinga Zavania karena begitu banyak orang yang memberikan ucapan selamat kepadanya hingga tidak menyempatkan kedua mempelai untuk duduk.
"tidak apa mas, nggak enak sama tamu yang datang kalau kita turun lebih awal"
"jangan pikirkan itu yang penting kamu jangan sampai terlalu lelah"
"nggak kok sebentar lagi juga sudah selesai."
"zavaniaaaa" ucap Cicillia yang datang bersama hendri
"makasih sudah datang" ucap nya lalu memeluk sahabatnya itu.
"selamat ya vania semoga menjadi keluarga bahagia cepat dapat momongan"
"selamat ya tidak sia sia kesabaran mu selama ini, jaga zavania ya "
"terimakasih sudah dukung aku selama ini, aku akan menjaga dia dan akan selalu membahagiakannya" jawab Raffa lalu Cicillia turun bersama sang suami.
"Raffa, kamu ajak Zavania istirahat kasihan dia kelelahan!" ucap mama Rita
"biar mama dan papa yang akan menemui para tamu lagian ada ayah dan mamanya Zavania juga" lanjutnya
"baik ma, "jawab Raffa langsung mengajak Zavania untuk istirahat
Raffa serta Zavania mematung saat melihat tempat tidurnya serta lantai sudah di hias oleh bunga yang sangat indah dan juga beberapa lilin .
"sayang, kamu tunggu di sofa dulu biar aku yang bersihkan bunganya ditempat tidur" ucap Raffa lalu segera membersihkan bunga yang ada di tempat tidur karena takut mengganggu mereka tidur nantinya.
"Aku mau mandi dulu saja, nggak enak kalau nggak mandi" ucapnya sambil kesulitan melepas hiasan yang berada di kepalanya
"biar aku bantu sayang"
"makasih" ucapnya setelah selesai lalu pergi ke kamar mandi masih menggunakan gaun yang panjang karena tidak mau melepaskan gaunnya di depan Raffa
__ADS_1
"ssttt kok sulit sih" ucapnya kesulitan membuka resleting gaun pengantinnya hingga lumayan lama dan merasa lelah karena belum juga terbuka.
Zavania membuka pintu kamar lalu melihat kiri dan kanan berharap Raffa masih di sana tapi ternyata tidak ada siapa siapa hingga suara pintu terbuka.
Sosok Raffa masuk dengan membawa makanan yang baru di antar oleh pegawai hotel.
"kamu kenapa sayang?" ucap Raffa yang baru saja masuk
"mmbbb i…ini a…aku susah membuka resleting baju"ucapnya malu
"ooww sini aku bantu" ucap Raffa langsung menghampiri istrinya itu.
Glek
Raffa menelan salivanya karena melihat punggung mulus dan putih milik zavania
"sadah?" tanya zavania karena Raffa begitu lama.
"su…sudah" jawabnya sambil membalik badan Zavania untuk menghadapnya
"eemmbbhhh" Raffa yang tidak tahan langsung menyambar bibir Zavania mengabsen setiap isi dalam mulut Zavania
Zavania yang awalnya kaget karena perlakuan Raffa yang tiba tiba, dia menutup matan nya membiarkan Raffa melakukannya, tapi zavania hanya diam tanpa membalas ******* Raffa
Zavania mendorong kasar tubuh Raffa karena dia kehabisan nafas
"maaf sayang" ucapnya sambil mengelap bekas ciumannya di bibir Zavania
"Aku mandi dulu"ucapnya lalu pergi ke dalam kamar mandi dan merendam tubuhnya di bath up yang telah di beri aroma terapi yang membuat tubuhnya rileks.
karena terlalu lama berendam akhirnya zavania langsung bangkit dari bath up lalu membilasnya dengan air bersih
Zavania keluar sudah menggunakan baju tidur lalu duduk di depan cermin untuk mengeringkan rambutnya.
Raffa yang sebelumnya tengah asik melihat foto fotonya tadi langsung melempar handphone yang dia pegang lalu beranjak menghampiri Zavania
"kok keramas, ini kan sudah malam?" ucap Raffa mengambil alih alat pengering rambutnya
"tidak enak mas rasanya gerah tadi"
"jangan sering sering nanti masuk angin" ucapnya hanya di jawab dengan anggukan dan senyuman kecil dari bibir Zavania.
setelah selesai Raffa langsung pergi ke kamar mandi karena juga merasa lelah saat acara tadi
Todak butuh lama Raffa hanya menggunakan waktu 10 menit karena sudah ingin segera melakukan kegiatan yang di lakukan pasangan saat malam pengantin
__ADS_1