
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
Di perusahaan Aldiyan, Gilang menanyakan kepada pak Doni yang bekerja sebagai HRD untuk menanyakan soal Zavania yang 2 hari ini tidak masuk bekerja.
"Zavania mengambil cuti 3 hari untuk menikah pak" ucap pak Doni Seketika Gilang merasa kaget
"kapan dia akan menikah? dan di mana?"
"kemungkinan hari ini katanya pak kebetulan beberapa temannya di undang dan menurut mereka acaranya di gedung hotel X pak"
"ya sudah terimakasih" ucap Gilang kemudian berlalu pergi dan mengambil handphone yang berada di saku celananya
"halo gimana?" tanya seseorang yang Gilang hubungi
"lo jangan kaget ya!"
"memang ada apa?"
"Dia menikah hari ini, dan gue baru saja di kasih tau sama pak Doni HRD di sini, Zavania ambil cuti 3 hari untuk menikah dan sekarang pernikahannya berlangsung" ucap Gilang menjelaskan membuat seseorang di sana seketika kaget dan hampir menjatuhkan handphonenya.
"Al lo masih bisa denger gue kan?"
"i…iya gue dengar,"
"gue harus gimana? apa gue harus ke sana?"
"gue pengen liat dia, " ucap Aldiyan lirih sambil menahan kesedihannya.
"gue akan ke sana !" ucap Gilang lalu berlalu pergi menuju tempat pernikahan Zavania.
**
Sedangkan di sebuah kamar gedung hotel yang sangat mewah Zavania duduk di depan cermin menatap sendu wajahnya sendiri.
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘪𝘭𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘬𝘶, 𝘈𝘭 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪, 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘱𝘢𝘵𝘪 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪𝘮𝘶 𝘮𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶.
__ADS_1
𝘋𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘢𝘬𝘶 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘵𝘢𝘬𝘥𝘪𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘩𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘶.
𝘒𝘢𝘶 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘬𝘶 𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪, 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢
𝘋'𝘰𝘢 𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘺𝘢 𝘈𝘭 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪 𝘬𝘶.
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘬𝘶 " gumam zavania dalam hati sambil menatap wajahnya yang sudah cantik di cermin.
hingga di sadari air matanya mengalir begitu saja dan segera menghapusnya di saat pintu kamar di ketuk dan menampilkan seseorang.
"kamu cantik sayang " ucap mama Dilla yang berada di belakang Zavania yang saat ini tengah menatap dirinya sendiri di cermin
"Ayo keluar acaranya hampir di mulai"
"i…iya ma" ucapnya sendu kemudian berlalu keluar kamar menuju tempat acara.
Setelah sampai di ujung pintu tempat acara Zavania melihat Raffa yang tengah duduk di kursi yang sudah di hias sedemikian rupa, dan di depan nya sudah ada pemangku agama yang akan menikahkannya dan juga keluarga besar , teman dekat dan juga beberapa tamu yang tengah hadir
"cantik!" gumamnya pelan Raffa tidak mengalihkan pandangannya dari gadis yang tengah menuju tempatnya saat ini dengan di gandeng oleh sang mama.
Zavania terlihat sangat cantik menggunakan pakaian kebaya putih dengan hiasan mahkota yang berada di atas kepalanya membuat dia semakin memukau.
sedangkan Raffa tidak berkedip sama sekali dengan mata yang masih menatap kagum zavania
Sah…
ucap semua orang yang berada di sana membuat Raffa begitu lega.
Zavania mencium tangan Raffa yang saat ini resmi menjadi suaminya .
Cup…
seketika Raffa mendaratkan ciuman di ujung kepala gadis yang sudah berstatus menjadi istrinya itu membuat zavania begitu malu karena Raffa melakukannya di depan umum.
"kok wajahnya merah"bisik Raffa menggoda Zavania.
__ADS_1
"dilihatin orang malu mas"
"udah sah juga jadi nggak usah malu" ucap Raffa sambil mengedipkan sebelah matanya
"selamat ya sayang semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian" ucap mama Rani yang berada di samping Hendra setelah kedua mempelai mencium tangan orang tuanya itu, lalu kemudian mama rani memeluk mereka secara bergantian, kemudian di lakukan yang sama oleh mama dilla dan juga ayah David.
Gilang yang baru saja sampai dia tidak bisa masuk karena tidak memiliki kartu undangan hingga dia menyuruh seorang pelayan untuk mengabadikan foto dengan handphonenya dan memberikan beberapa lembar uang merah sebagai imbalan
setelah mendapatkan foto yang di inginkan Gilang langsung mengirimkannya ke Aldiyan kemudian langsung balik ke Kantornya.
acara akad nikah sudah selesai, mempelai di ijinkan untuk beristirahat karena nanti malam akan ada resepsi yang sangat mewah di tempat yang sama
Zavania seketika tegang saat seseorang membuka kamarnya karena dia tau siapa yang datang.
"kamu kalau capek istirahatlah, agar nanti malam tidak terlalu lelah" ucap Raffa saat berdiri di belakang Zavania yang saat ini tengah menghapus make up nya
"he'em" jawab zavania
"mas apa aku dulu yang mandi" lanjutnya
"kamu saja dulu" jawab Raffa sambil terus mencium pucuk kepala zavania.
Zavania berdiri lalu mengambil handuk beserta pakaian ganti ke dalam kamar mandi
20 menit Zavania dalam kamar mandi kemudian dia keluar dengan pakaian yang sudah lengkap lalu duduk di cermin dan mengambil hair dryer ,
Dengan cepat Raffa mengambilnya kemudian dengan sepenuh hati mengeringkan rambut zavania hingga kering.
"Aku mandi dulu" ucap Raffa mencium kembali puncak kepala zavania lalu berlalu pergi
Melihat kepergian Raffa ke kamar mandi Zavania bergegas naik ke atas tempat tidur lalu cepat cepat memejamkan matanya.
15 menit Raffa keluar dari kamar mandi hanya berbalut handuk di pinggangnya melihat sang istri sudah tertidur pulas
Raffa segera mengenakkan celana pendek beserta kaos lalu naik ke atas tempat tidur dan memeluk sang istri dari belakang kemudian menyusul sang istri ke dalam mimpi.
__ADS_1
"uuggghhhh" ucap zavania yang berusaha menggerakkan badannya karena terasa sangat berat,
"astaga !! Vania kok kamu Kaget gitu, kamu harus ingat dia sudah resmi jadi suami mu" ucap zavania dalam hati menenangkan dirinya karena hampir saja teriak melihat Raffa memeluk tubuhnya.