Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 14


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


Di Negara A


Seorang cowok sedang berada di sebuah Club Malam dengan beberapa botol minuman keras yang sudah kosong dan di dampingi oleh asistennya


ya, Aldiyan yang Setahun ini menghilang,


Dia disibukkan dengan mengelola perusahaan yang didirikan oleh mendiang kakeknya.


Dia terpaksa menggantikan sang ayah memimpin perusahaan itu, setelah ayahnya meninggal dunia .


karena dia merupakan ahli waris tunggal.


Sepulang dari kantor dia tidak pernah absen ke Club, apalagi malam ini adalah malam Anniversary dia dan zavania yang ke 3,


mungkin dengan minum alkohol dia bisa melupakan rasa bersalah terhadap kekasihnya itu.


itulah yang ada di benak Aldiyan malam ini sehingga dia menghabiskan begitu banyak minuman beralkohol.


"pak, ayo kita pulang bapak sudah terlalu banyak minum" Rio sang asisten sambil berusaha membantu mengangkat tubuh Aldiyan


Tapi yang di bantu malah menepis tangan Rio dan bosnya itu tidak berhenti menyebut nama Zavania gadis yang selama setahun ini sangat ia rindukan


Walaupun Aldiyan sudah menikah tapi dia tidak pernah menyentuh istrinya,


dia tidak mau jika harus melakukannya selain dengan Zavania walaupun itu adalah istrinya


Lelah, sedih itulah yang di rasakan selama setahun ini oleh Ayesha istri Aldiyan.


Tapi dia tetap berusaha mempertahankan pernikahannya dengan Aldiyan karena selain Ayesha tidak memiliki siapa siapa selain Aldiyan dia juga sangat mencintai Aldiyan walau pun cintanya hanya bertepuk sebelah tangan.

__ADS_1


"Zavania maafkan aku "


"Zavania aku merindukan mu"


celoteh Aldiyan yang tengah mabuk.


Ayesha yang mendengar suara mobil suaminya langsung keluar menyambut sang suami


"Mas,,, !!"ucap nya khawatir,


lalu kemudian berlari membantu Rio yang kesulitan memapah tubuh Aldiyan


"kenapa mas Aldiyan bisa parah begini rio?" tanya Ayesha tegas, setelah meletakkan suaminya ke atas tempat tidur


"sudah saya larang bu, tapi pak Aldiyan tetap saja terus minum, saya tidak bisa melarang nya" jelas Rio


"yasudah terimakasih sudah mau mengantar suami saya" ucap Ayesha lalu kemudian Rio pamit pulang.


Tapi dia bisa pulang sendiri dan masih bisa berjalan walau sempoyongan,


Ayesha merasa khawatir karena aldiyan saat ini hampir tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak yang dia minum


Setelah kepulangan Rio,


Dengan tangan yang bergetar dan perasaan yang gugup, Ayesha melepas satu persatu kain yang melekat di tubuh sang suami karena bajunya bau alkohol yang menyengat.


"Glek" Ayesha menelan Slavina nya saat menyenggol sesuatu yang berada di balik c*lan* d*l*m sang suami, saat mau melepas celananya.


setahun mereka menikah tapi Ayesha baru kali ini melihatnya walau pun masih tertutup kain, tapi terlihat sangat menonjol.


"jangan tinggalin aku Zavania" racau Aldiyan dan memegang tangan Ayesha dia akan berdiri karena mau mengambil baju Aldiyan serta meletakkan baju kotor sang suami

__ADS_1


"tes" tak terasa air mata Ayesha menetes saat sang suami menyebutkan nama wanita lain saat sang suami masih tak sadarkan diri.


Sesak, sakit itulah yang dirasakan Ayesha saat mendengarnya walaupun tidak cuma kali ini sang suami menyebut nama Zavania.


karena Aldiyan selalu menyebut nama Zavania saat tidurnya,


Ayesha berusaha melepaskan pegangan tangannya Aldiyan tapi aldiyan malah bangun dan mengungkung tubuh Ayesha.


"sayang aku kangen sama kamu, maafkan aku ya sayang " ucap Aldiyan yang masih dalam pengaruh alkohol kemudian ******* bibir istrinya,


Ayesha yang baru pertama kali mendapatkan perlakuan itu hanya bisa mematung,


dia bahagia sekaligus sedih.


Ayesha bahagia karena sang suami mau menyentuhnya tapi di sisi lain dia sedih karena suaminya menyentuh dia saat dalam pengaruh alkohol dan menganggap dia adalah wanita lain.


Aldiyan yang masih terpengaruh alkohol awalnya cuma melum*at bibir Ayesha lama lama turun ke leher dan langsung melepaskan baju Ayesha dengan kasar


"Zavania Sayang aku kangen sama kamu !" ucapnya di tengah kegiatannya mencium leher jenjang Ayeha.


"deg" Ayesaha yang menikmatinya sejenak langsung kaget dan mendorong tubuh Aldiyan,


karena tubuh Aldiyan yang masih terpengaruh alkohol langsung jatuh akibat dorong sang istri.


Ayesah langsung berdiri tapi lagi lagi Aldiyan mencegahnya, dia menarik Ayesha lagi hingga penyatuan tidak bisa di hindari.


"uuggghhh zavania " erangan panjang dari Aldiyan yang telah mencapai puncaknya langsung menyebut kan nama Zavania.


Tanpa dia sadari gadis yang berada di bawahnya menangis bukan hanya karena sakit yang di rasakan karena itu hal yang baru pertama kalinya bagi Ayesha,


tapi juga karena sang suami menyebutkan nama wanita lain di saat mereka telah melakukan penyatuan

__ADS_1


Aldiyan tidak hanya satu kali bahkan dia berkali kali melakukannya mungkin karena ia masih mengira Ayesha adalah Zavania yang sangat dia rindukan.


__ADS_2