
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
3 Tahun kemudian…
Zavania baru saja menyelesaikan kuliahnya.
Dia tidak mau bekerja di perusahaan sang ayah padahal David ingin menjadikan anak semata wayangnya itu menjadi Direktur Utama yang kelak akan menjadi pemilik perusahaanya.
Walaupun zavania baru S1 tapi dia yang mulai kecil sering ikut sang ayah dan sering belajar mengenai bisnis dengan David, jadi tidak sulit bagi Zavania jika di tempatkan di posisi Direktur Utama.
Biarpun perusahaan sang ayah bukanlah perusahaan yang besar,
tapi perusahaan David sangat berpengaruh di Negara i.
"hai Hen apa kabar!" tanya David menyapa sahabat lamanya yang yang baru saja datang ke Negara I, karena dia lebih memilih tinggal di ngara A untuk mengelola bisnis ayahnya yang sangat besar di sana
"aku baik gimana kabar kamu?" tanya Hendara
"seperti yang kamu lihat saat ini" jawab david
"gimana calon menantu ku?,
sudah lama aku tidak bertemu, terakhir kali aku bertemu dengannya waktu dia kelas 5 SD" tanya Hendra
"Dia baru saja menyeslesaikan S1 nya" jawab David
"Mau Lanjut apa langsung terjun ke bisnis nih? " tanya Hendra
"Nggak tau, Katanya sih pengen kerja" jawab David
"Gimana kabar Raffasya, Hen?? lanjutnya
__ADS_1
"Memang kamu nggak pernah bertemu calon manantumu?? ucap henda membalikkan pertanyaan
"Gimana bertemunya bukankah dia ikut sama kamu ya di Negara A?"
"Dia nggak ikut bersama ku, katanya lebih suka disini sama neneknya, semenjak mertua ku meninggal jadi istri ku yang sering menemaninya di sini" jelas Hendra
"Apa kamu tidak pernah bertemu sama Raffa?? " tanya nya lagi
"Padahal katanya semenjak beberapa tahun ini dia jadi salah satu pengusaha termuda loh di sini" ucap hendra membuat David mengingat
"Jangan bilang, pengusaha muda yang memiliki DRD Corp itu adalah Raffa?? " tanya David mengingat wajah Pemilik perusahaan DRD Corp yang berapa hari lalu ia temui di acara pernikahan anak dari salah satu penguasaha.
"itu sudah tau, jangan bilang kamu tidak mengenalinnya? "
"Pantesan wajahnya tidak asing, waktu aku bertemu dengan Dia beberapa hari lalu di pernikahan anak salah satu rekan bisnis ku. " ucap david
"Gimana rencana kita 10 tahun yang lalu?? tanya hendra
"ya sudah aku sabtu depan ke rumah mu dengan istri dan juga Raffa , siapa tau mereka setuju, gimana??
"yasudah, aku tunggu sabtu depan"
Yaa, HENDRA DERMAWAN adalah sahabat dekat David semenjak mereka SMA.
Hingga suatu ketika saat perusahaan David hampir saja bangkrut Hendra menolongnya sampai kembali normal.
Hendra yang dulu sering menemui David di kantornya, Dia senang mengajak bermain gadis kecil yang saat itu masih kelas 5 SD.
ya dia adalah Zavania,
Zavania yang dulu masih kecil tidak bisa jauh dari sang ayah membuatnya selalu ikut ke kantor sang ayah sepulang sekolah. membuat semua teman bisnis David mengenalnya terutama Hendra, dia yang saat itu ingin memiliki anak perempuan, sangat menyayangi zavania seperti anaknya.
__ADS_1
Hendra dulu sering mengajak Zavania bermain dan berbelanja hingga terbersit rencana akan menjodohkan anaknya dengan zavania dan langsung di setujui oleh David.
Setelah itu Hendra memutuskan tinggal di Negara A menjalankan perusahaan Ayahnya hingga membuat mereka tidak pernah bertemu lagi.
***
Dua gadis yang saat ini tengah duduk di sebuah cafe menikmati minuman segar di depannya.
"Gimana sudah dapat panggilan?" tanya cicillia
"Belum sih tapi semoga saja di terima"jawab Zavania
"Kenapa nggak di setujuin saja permintaan bokap lo atau lo ngelamar ke perusahaan bokap gue aja?"
"ogah ah, ntar yang ada gue di perintah mulu sama anaknya, " ucap zavania langsung dapat tabokan dari cicillia
"enak aja " jawabnya langsung memanyukan bibirnya
"kok tumben si Raffa nggak ngikutin lo?? tanya cicillia.
semenjak kejadian 3 tahun lalu zavania berteman dengan Raffa, walaupun Raffa masih sangat mencintai Zavania bahkan perasaan itu makin bertambah seiringnya waktu.
Bagi Raffa gadis yang sangat ia cintai itu mau berteman dengannya saja sudah cukup, karena selama Raffa dekat dengan zavania, gadis itu tidak pernah dekat bahkan berteman dengan cowok lain selain dirinya.
"Raffa kerja, makannya nggak kesini" jawab zavania.
"ciieee yang udah mulai tau kegiatan satu sama lain" goda cicillia
"Udah ada perasaan belum? masak 3 tahun bareng masih belum ada rasa, jangan bilang lo masih nunggu Dia!" lanjutnya
"gue sama dia cuma sebatas teman nggak lebih dan masalah Aldiyan mungkin dia udah bahagia di sana. "jawab Zavania
__ADS_1
Zavania sebenarnya mulai merasakan kenyamanan saat bersama Raffa tapi di sisi lain nama Aldiyan masih tersimpan rapi dalam hatinya.