
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
Aldiyan saat ini sudah di airport
sebelum check-in, benda dalam saku celana aldiyan bergetar lalu di ambillah benda itu
"sayang maaf aku nggak bisa antar kamu" ucap seseorang di sebrang telfon siapa lagi kalau bukan zavania
^^^"iya nggak apa apa sayang yang aku mau kamu nunggu aku sampai aku datang yaaa, jaga diri baik baik tunggu aku kembali ya sayang"^^^
"aku akan sangat merindukan mu sayang"
^^^"merindukan akunya apa itunya? " goda aldiyan^^^
"iiihhh dasar omes!"
^^^"biarin orang kamu juga senang yeee"^^^
"iihhh dasar ya awas kalau pulang !!
kalau sudah sampai
jangan lupa hubungin aku ya sayang"
^^^"yasudah aku tutup dulu ILOVE YOU"^^^
"LOVE YOU TO "
kemudian mereka memutuskan panggilan karena aldiyan harus segera naik ke pesawat
***
Setelah beberapa jam Aldiyan sudah tiba di negara A
Aldiyan menunggu orang tuanya menjemput di bandara, karena sebelumnya aldiyan sudah memberi tahu sang papa kalau dia akan menemuinya di Negara A untuk membahas sesuatu tetapi dia akan beri tau setelah sampai di mansion orang tuanya
__ADS_1
Aldiyan sudah menunggu 2 jam lebih tapi orang tuanya tak kunjung datang padahal orang tuanya telah memberi kabar bahwa sudah jalan menuju bandara
tiba tiba ada seorang pria menghampirinya
"maaf dengan tuan ALDIYAN SYAHPUTRA?" tanya lelaki kekar itu
"iya benar , anda siapa??"tanya aldiyan
"saya di suruh tuan tuan febrian untuk menjemput tuan" jawabnya sopan
Aldiyan pun ikut bersama orang tersebut tiba tiba mobil berhenti di sebuah rumah sakit
"kok berhenti disini?" tanya aldiyan penasaran
"iya tuan muda, tuan besar dan nyonya besar mengalami kecelakaan saat mau menjemput tuan di bandara" jelas orang tersebut
Ferdian mengalami kecelakaan ketika menuju bandara hingga mengakibatkan sang istri meninggal ditempat dan ferdian sendiri kini tengah kritis di rumah sakit.
Aldian yang mendengarnya buru buru menuju ICU dimana sang ayah di rawat.
"pa… " lirih aldiyan menghampiri brankar sang papa
mata febrian yang sebelumnya terpejam langsung membuka pelan matanya lalu tersenyum ke arah sang anak semata wayangnya
"Al …umur papa sudah nggak lama lagi papa boleh minta sesuatu sama kamu?? tanya febrian dengan susah payah
"papa jangan ngomong begitu..." ucap aldiyan dengan air mata yang menetes dengan sendirinya
"Ayesha sini nak" ucap febrian memanggil wanita cantik itu lalu meraih tangannya dan di letakkan di atas perut febrian kemudian mengambil satu tangan Aldiyan ke arah yang sama
"menikahlah dengan ayesha, jaga dia karna dia tidak memiliki siapa siapa lagi Al kecuali kita. kamu menikahlah saat ini juga Al, waktu papa nggak lama lagi"
"degg"
Al yang kaget dengan permintaan sang papa hanya bisa diam dan mematung
__ADS_1
"papa mohon ini yang terakhir kali papa meminta sama kamu kali ini tolong kabulkan Al" ucap febrian dengan memohon
"baiklah Al akan lakukan"ucapnya lirih pada sang papa
"zavania maafkan aku sayang aku tidak bisa menolak maafkan aku sayang " ucapnya dalam hati dengan air mata yang hampir menetes karena teringat seseorang yang sangat ia sayangi"
"cklek" pintu ruangan di buka yang ternyata asisten ferdian yang membawa seorang pemuka agama untuk masuk kemudian berdiri di hadapan Aldiyan
aldiyan mengucap janji suci di hadapan sang papa yang sudah kritis
Beberapa menit kemudian mereka sah menjadi suami istri dan sesaat setelahnya ferdian menghebuskan nafas terakhir menyusul sang istri yang telah pergi terlebih dahulu saat kejadian kecelakaan itu
AYESHA
Anak dari sahabat lama Ferdiam Syahputra yang telah meninggal dunia berapa tahun yang lalu
Ayah Ayesha menitip kan Ayesha kepada Ferdian sebelum menghembuskan nafas terakhirnya,
karena Ayesha tidak mempunyai siapa siapa, ayah dan ibunya telah meninggal dan Ayesha anak tunggal
Dulu ketika Ayesha dan aldiyan kecil mereka sudah di jodohkan sebelum akhirnya Keluarga Ferdian menetap di Negara I
Ketika aldiyan berumur 3 tahun Ferdiyan beserta keluarga pindah ke Negara I di negara asal sang mama.
Waktu Aldiyan kelas 3 SMA Kakeknya yang ada di negara A meninggal dunia.
yang mengharuskan fernando beserta keluarga harus kembali ke Negara A untuk meneruskan Usaha sang Kakek karena ferdian satu satunya ahli waris sang ayah
Aldiyan tidak mau ikut bersama papa dan mamanya waktu itu karena alasan sudah hampir ujian kenaikan jadi tanggung jika harus pindah
Hingga setelah lulus Aldiyan teteap ingin menetap di Negara I dengan alasan sudah nyaman menetap di Negara I padahal sebenarnya yang membuat nya tidak ikut bersama sang papa karena Aldiyan yang tidak bisa jauh dari sang kekasih.
Aldiyan tinggal sendiri walaupun ada sang paman yang menyuruh tinggal bersamanya tapi dia tidak mau karena beralasan ingin mandiri
__ADS_1
Aldiyan anak yang sangat pintar tapi dia tidak mau menekuni bisnis sang kakek dia lebih suka membuka usaha sendiri dan memilih membuka beberapa kafe dan rumah makan