
...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...
"muka lo kenapa Al? " tanya Tomi setelah Aldiyan sampai di villa Clay.
"tadi ketemu masa lalu" akhirnya Gilang yang menjawab karena Aldiyan hanya diam dan terus berlalu begitu saja tanpa menjawab ataupun menoleh kepada temannya.
"zavania maksud lo?" Daren menimpali
"iya, siapa lagi"
akhirnya Gilang menceritakan semuanya kepada temannya, mereka saling terbuka terhadap masalah teman temannya dan biasanya mereka akan membantunya tanpa bicara itulah the boys.
sedangkan di salah satu kamar villa clay.
"buugghhh" Aldiyan mengepalkan tangannya lalu melampiaskan ke tembok mengingat saat Zavania tengah berciuman di depan matanya
"gue harus bisa buat mu kembali pada ku Van" gumamnya
Aldiyan beranjak keluar dari kamar tanpa menyapa teman temannya yang tengah ngobrol di ruang keluarga
"Al lo mau kemana!" teriak clay
tapi yang di ajak bicara hanya diam tanpa menoleh ataupun menjawab.
"biarkan saja dia, mungkin mau nenangin pikiran" ucap tomi
"tapi gue harus ikutin dia gue nggak mau dia berbuat nekad !" Gilang langsung menyusul Aldiyan
"Al lo mau kemana?" ucapnya setelah berhasil mengusul Aldiyan
"gue mau beli obat ke apotik "
"obat apa? jangan lo bilang lo mau akhirin hidup lo!"
"sialan lo gue masih pengen hidup, magg gue kambuh makanya gue ingin beli obat". ucapnya bohong
"ooww kalau gitu gue ikut lo sekalian mau ke swalayan di depan"
akhirnya mereka berdua berboncengan menuju tempat yang di tuju
Aldiyan sengaja berasalan membeli obat magg padahal dia hanya ingin melihat villa yang di tinggali zavania dan juga suaminya
yaa tadi saat Aldiyan mengejar zavania dia berhasil mengikuti mereka sampai pintu gerbang masuk di sebuah villa yang sangat mewah, sebenarnya dia ingin melihat siapa suami zavania karena sangat penasaran terhadapnya, tapi hasilnya nihil karena dia terus membelakanginya
setelah tau di mana tempat zavania menginap aldiyan langsung balik ke villa clay karena dia merasa lelah akibat berlari mengejar zavania untungnya langkah suami Zavania itu sedikit pelan, karena dalam keadaan menggendong zavania, tapi itu yang membuatnya semakin geram melihat zavania dalam gendongan orang lain.
__ADS_1
"lo ngapain berhenti di sini Al?"
"gue penasaran sama suaminya Vania gil"
"emang lo yakin mereka di villa ini?"
"gue yakin karena gue lihat sendiri pas mereka mau masuk villa ini"
"kayaknya dia bukan orang sembarangan deh Al " ucap Gilang karena melihat begitu mewahnya villa di depannya itu
"terus lo ngapain kemari?" lanjutnya
"gue cuma mau lihat dia gil"
"gila lo ya, mendingan kita balik!" ucap gilang tapi tak di hiraukan oleh Aldiyan,
bertepatan itu suara gerbang villa di buka dan seorang cowok yang Gilang kenal keluar dari sana, siapa yang tidak kenal dengan pengusaha muda DAVIN RAFFASYA DERMAWAN yang sangat terkenal di dunia bisnis
mereka beberapa kali bertemu karena beberapa bulan lalu DRD Corp milik Raffa bekerja sama dengan perusahaan Aldiyan. dan Gilang Lah yang mewakili Aldiyan saat rapat dan dia merupakan salah satu kolega bisnis di anak perusahaan Aldiyan yang berada di kota I.
"dia kan Davin " ucap gilang karena dalam dunia bisnis Raffa di kenal dengan nama Davin
"lo kenal dia?" ucapnya setelah Raffa keluar dari villa menggunakan mobil dan nampak sendirian, tapi dia tidak melihat Aldiyan karena jarak mereka tidak terlalu dekat
"dia sangat di kenal dalam dunia bisnis Al bahkan dia menjadi pengusaha muda yang sukses dalam 3 tahun berturut turut, perusahaannya bekerja sama dengan perusahaan lo di sini makanya gue kenal dia" jelas Gilang,
"kok lo nggak tahu kalau dia suaminya Vania"
"gue mendapatkan undangan tapi pas waktu mereka resepsi gue lagi sibuk jadi gue menyuruh asisten gue yang kesana, lagian gue nggak tau kalau yang menikah zavania"
setelah mendengar penjelasan Gilang, dia langsung pergi ke swalayan mengantar Gilang membeli sesuatu.
tanpa di duga Gilang dan Raffa saling bertatapan saat mereka memilih sesuatu di dalam swalayan tetapi aldiyan tidak menyadarinya karena tengah asik mengotak atik ponselnya
"pak Davin !" ucap gilang mengulurkan tangannya untuk bersalaman.
"mmbb pak gilang" ucap Raffa sambil menerima uluran tangan Gilang,
Raffa mengenal gilang karena dia beberapa kali bertemu bahkan sebulan lalu mereka meeting bersama
"waah kebetulan sekali kita bertemu pak" ucapnya basa basi padahal dia tadi sudah sempat melihat Raffa pas keluar Villa
"jangan panggil bapak panggil Davin saja lagian ini bukan masalah bisnis dan kita sepertinya se umuran" terang Raffa
"ow ya pa… maaf maksudnya davin, ini kenalkan dia adalah Aldiyan pemilik perusahaan Wijaya Kusuma Corp " ucapnya sambil menyenggol lengan Aldiyan yang masih tidak menyadarinya
__ADS_1
"Al !" panggilnya tapi Aldiyan masih sibuk dengan ponselnya
Gilang yang kesal langsung menarik tangannya
"apa'an sih lo gill" suaranya terhenti saat melihat siapa yang di hadapannya, setelah beberapa detik dia kaget dia langsung menormalkan emosinya melihat rifal nya di depan mata.
"Al kenalin beliau pemilik DRD Corp yang bekerja sama di perusahaan lo"
Aldiyan/ Davin " ucapnya bersamaan
"senang berkenalan dengan anda tuan, maaf karena selama ini hanya Gilang lah yang selalu menemui anda. " ucap Aldiyan basa basi
"saya mengerti kesibukan anda ow ya jangan panggil tuan karena ini di luar bisnis panggil davin saja!"
"oww baik lah davin,"
"kalau begitu saya permisi dulu, !" pamit Raffa
Raffa pun bergegas meninggalkan Aldiyan dan juga gilang
"kapan ada pertemuan bersamanya lagi gil?" tanya Aldiyan
"sepertinya 2 minggu lagi" jawab gilang
"ok biar aku yang menemuinya, aku ingin tau tentangnya, "
akhirnya mereka berdua meninggalkan swalayan setelah menyelesaikan pembayaran.
"mas kok lama?" tanya zavania saat Raffa baru datang
"iya tadi bertemu pemilik perusahaan tempat kerja kamu dulu jadi kita ngobrol sebentar" jawab Raffa sambil duduk di sebelah Zavania.
"emang mas mengenalnya?"
"mas baru pertama kali bertemu dengannya, selama berkerja sama dengan perusahaannya orang kepercayaannya yang selalu bertemu dengan mas"
Zavania memang mengetahui bahwa perusahaan sang suami beberapa bulan ini melakukan kerja sama di mana dia pernah bekerja dulu.
"oow " Zavania hanya meng o kan saja karena menurutnya tidak ada urusan dengannya .
"ayo sayang ikut mas" ucap Raffa sambil menuntun zavania ke tempat makan malam romantis yang dia siapkan untuk istrinya tercinta
"bentar mas masa aku pakai baju ini ?
__ADS_1
"kamu tetap cantik kok sayang pakai baju apa saja" ucap Raffa
"iihh dasar gombal