Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 32


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


Raffa menepati janjinya mengajak Zavania jalan jalan.


"kita mau kemana mas?" ucap Zavania yang sudah berada di dalam mobil


"kamu mau nya kemana?"


"terserah mas aku ikut aja"


Raffa hanya manggut manggut dengan tatapan fokus ke jalan walaupun tidak jarang dia mencuri pandangan ke samping,


Raffa menarik tangan Zavania lalu merekatkan jari jemarinya sesekali mencium punggung tangan sang istri


"Mas kamu fokus nyetir aja jangan gihh!" berusaha menarik tangannya walaupun gagal karena pegangan Raffa terlalu kuat.


"biarkan begini sayang lagian aku masih fokus nyetir" kilahnya


"ooww ya mas kok aku nggak hamil hamil ya?" tanyanya sedikit sedih membuat Raffa menoleh ke arahnya sebentar lalu melihat kedepan dan menepikan mobilnya di pinggir jalan


"mungkin Tuhan masih belum mempercayakannya kepada kita, kamu jangan berfikir yang enggak enggak"


"kalau aku…" belum sempat bicara jari telunjuk Raffa sudah menempel di bibir mungil sang istri


"kita berusaha dulu lagian baru 6 bulan kita menikah, kita bisa pacaran dulu jangan terlalu di pikir kan, Aku menikahi mu bukan untuk pencetak anak, jika Tuhan tidak memberikannya tidak apa apa yang penting kamu selalu di sisiku itu sudah cukup selebihnya biar Tuhan yang menentukan" ucap Raffa dengan menatap lekat wajah Zavania dengan tangan yang menangkup wajah istrinya lalu membawanya ke dalam pelukan Raffa.


"I love you from the battom off my heart "


"me too"


"ayo kita berangkat buat adonan biar jadi" ucap Raffa dengan mengurai pelukan lalu menjalankan mobilnya


Zavania mengerutkan dahi karena tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan sang suami

__ADS_1


"kita mau belajar buat kue?? " tanyanya polos


"ya nggak lah sayang , kita buat adonan di sini" jawabnya sambil mengelus perut sang istri lalu seketika mendapat kan pukulan keras tangannya


"enak aja dikira kue donat apa anak kita" sambil memanyunkan bibirnya


"hahahha gemess banget sihh" ucap Raffa dengan mencubit pipi zavania


"aaww sakit masss!"


"kamu sih lucu bikin aku nggak sabar ingin cepat cepat makan kamu" Zavania melotot dan itu membuat Raffa makin tertawa karena sang istri begitu menggemaskan


3 jam perjalanan mereka akhirnya sampai di suatu tempat dan Raffa sengaja menutup mata Zavania saat akan keluar mobil


"apaan sih mas di tutup segala!" sungutnya


"kamu ikutin aja perintah ku ya jangan bawel!"


Raffa menuntun serta mengarahkan Zavania masuk ke dalam sebuah vila yang berada di pinggir pantai



Raffa memeluk Zavania dari belakang


"kamu senang?? " zavania berbalik arah menghadap sang suami lalu mengangguk senang


"makasih ya mas"


"ayo kita ke sana !" ajak Raffa menuju tempat dinner romantis



Zavania terpaku atas semuanya yang udah di siapkan oleh Raffa

__ADS_1


"makasih ya mas"zavania manatap lekat wajah Raffa"


"makasih nya nanti aja setelah makan malam dan buat adonan"


"iihh makin kesini ternyata mas mesum" ucapnya sambil memanyunkan bibirnya


"biarin mesum ke istri aja" jawabnya tersenyum gemas dengan ulah sang istri


"I Love You" lanjutnya sambil menggenggam tangan zavania lalu menciumnya menatap lekat wajah Zavania dengan penuh cinta, kemudian menikmati makanan dengan sesekali Raffa menyuapkan makanan ke mulut Zavania.


"𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵.


𝘢𝘬𝘶 𝘯𝘺𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘬𝘪𝘳 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢


𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘪𝘮𝘱𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘪𝘯 , 𝘢𝘬𝘶 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘢𝘴 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘶𝘭𝘶𝘴,


𝘏𝘢𝘱𝘶𝘴 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯" ucap zavania dalam hati dengan memandang wajah suaminya yang sedang asik makan,


"kok melamun makannya kurang enak? apa kamu nggak suka" tanya raffa membuat zavania tersadar dari lamunannya


"nggak kok mas " jawabnya langsung menyantap makanannya


Setelah selesai makan Raffa menunjukkan kamar yang akan mereka tempati, lagi lagi zavania terpana dengan kamar yang begitu indah



"kamu suka?" Tanaya Raffa


"kayak orang bulan madu aja mas lagian kita bukan pengantin baru lagi"ucapnya sedikit terkekeh


"aku kan pengennya bulan madu terus sama kamu sampai adonannya sukses" Raffa sambil menghampiri Zavania dan memeluknya dari belakang kemudian mengelus perut sang istri


"iiihhhh kamu ini mah" zavania mencubit pelan tangan Raffa.

__ADS_1


Sebenarnya zavania sedikit sedih kalau membahas anak tapi dia berusaha tutupin agar tidak merusak suasana.


__ADS_2