Bayangan Cinta Pertama

Bayangan Cinta Pertama
bab 15


__ADS_3

...◦•●◉✿ 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 ✿◉●•◦...


"aauuww" ucap aldiyan yang baru bangun tidur dengan mata yang masih tertutup. sambil memegang kepalannya yang terasa pusing


Aldiyan mencoba bangun dari tempat tidurnya dan menyibakkan selimut yang ia kenakan,


lalu begitu terkejutnya saat dia menyadari bahwa dirinya tidak menggunakan sehelai benang pun.


Dan yang membuatnya lebih terkejut lagi, dia melihat Ayesha yang berbalut selimut dengan leher dan dadanya begitu banyak tanda biru kemerahan yang pastinya sebagai lelaki dia tau itu apa, karena dia juga pernah membuat itu di tubuh Zavania.


"Astaga!! apa yang terjadi ?


"sial, mengapa aku melakukannya " ucap aldiyan frustasi sambil menarik rambutnya sendiri lalu bergegas ke kamar mandi


"aaaaaahhh buugghh" Aldiyan melampiaskan amarahnya dengan memukul tembok di dalam kamar mandi hingga membuat tangannya sedikit mengeluarkan darah.


"sial apa yang aku lakukan semalam sama Ayesha, kenapa aku nggak mengingatnya!" ucapnya sambil menjambak rambutnya sendiri.


"maaf kan aku sayang aku sudah benar benar menghianati mu maafkan aku zavania " ucapnya lirih


sedangkan Ayesha yang sudah bangun,


hanya bisa menyentuh dadanya karena terlalu sesak saat mendengar suara pukulan ditembok serta suara teriakan penyesalan Aldiyan.


"Kenapa kamu menyesal mas, bukankah ini memang seharusnya terjadi, bahkan seharusnya dari satu tahun yang lalu" ucap Ayesha lirih,


sampai tidak terasa air matanya mengalir melihat pintu kamar mandi yang masih tertutup.

__ADS_1


sebenarnya Ayesha bangun terlebih dahulu, dia memandangi Aldian hampir satu jam.


Ayesha mengamati setiap inci wajah suaminya itu dengan perasaan yang bahagia , karena untuk pertama kalinya dia mendapatkan nafkah batin dari sang suami, walaupun di lakukan Aldiyan tanpa sadar dan bahkan mengira ia wanita lain


Ayesha berharap semoga ini awal yang baik dan Aldiyan akan menerimanya.


Ayesha langsung pura pura tidur saat tiba tiba aldiyan bergerak dan mengerjapkan matanya.


Hingga harapannya sirna ketika Ayesha mendengar pukulan keras di tembok serta ucapan penyesalan Aldiyan.


Setelah 20 menit, pintu kamar mandi terbuka dan sosok aldiyan keluar hanya mengenakan handuk yang ia lilitkan di bagian pinggang, membuat dada bidang Aldiyan terekspos dengan nyata


Ayesha yang melihatnya hanya menelan slavina mengingat malam panas yang mereka lakukan, tapi detik berikutnya ia mengalihkan pandangan setelah mengingat penyesalan aldiyan


Ayesha berdiri ingin menuju ke kamar mandi tiba tiba


Aldiyan yang berada tak jauh dari Ayesha dan mendengar rintihannya langsung ia menghampirinya dan lalu..


"hap "Aldiyan menggendong Ayesha menuju kamar mandi dengan wajah yang datar, lalu menyiapkan air hangat untuk berendam.


Bukan karena perasaannya yang mulai menyukainya tapi dia merasa bersalah dengan apa yang dia lakukan.


Toh Ayesha sakit juga karena salahnya.


ingin sekali Aldiyan menyalahkan Ayesha karena tidak menolak saat Aldiyan melakukannya,


tapi ia urungkan karena melihat wajah Ayesha yang begitu kacau dan mata yang sembab mungkin semalam Dia menangis karena perbuatannya.

__ADS_1


Ayesha yang mendapatkan perlakuan dari Aldiyan awalnya dia sangat kaget saat tubuhnya tiba tiba melayang di udara, tapi saat di lihat ternyata Aldiyan yang menggendong, hati Ayesha seketika berbunga bunga dan tatapan matanya tidak lepas dari wajah Aldiyan yang begitu menawan dengan rambut yang masih basah hingga menambah ketampanannya


Apa lagi saat Aldiyan menyiapkan air panas hati Ayesha sangat tersentuh dia berharap Aldiyan akan sedikit membuka hati untuknya


Aldiyan langsung keluar dari kamar mandi tanpa sepatah kata pun


setelah 30 menit ia berendam rasa sakitnya agak berkurang,


Ayesha keluar kamar mandi tapi tidak menemukan Aldiyan sama sekali.


***


Di Negara I


Zavania yang baru sampai di kampus langsung di kaget kan dengan kehadiran Raffa.


yaa, Rafa sengaja datang ke kampus Zavania dan menunggu ke datangan gadis yang membuatnya gila berapa hari ini, Raffa membawa bunga serta coklat kesukaan zavania.


Raffa sengaja menanyakan apa saja kesukaan Zavania kepada sahabatnya cicillia


dan dengan senang hati Cicillia memberitahukannya karena dia setuju untuk membantu raffa.


"Hai cantik!" sapa Raffa sambil mengikuti langkah kaki Zavania


"sebentar dong cantik, aku sudah bawa sesuatu buat kamu" ucapnya sambil memotong langkah kaki Zavania. seketika Zavania berhenti karena Raffa saat ini berada di depannya dengan berlutut memberikan sepucuk bunga mawar serta coklat dengan box yang berbentuk hati.


"Will you be my lover?"

__ADS_1


__ADS_2