
Setelah mengisi qi alam hingga penuh roh penjaga hutan berubah jadi manusia lagi. Tapi dia tidak akan kembali ke rumah keluarga Qin melainkan pergi ke kota timur yang jauh untuk menemui seseorang yang ahli kultivasi petir.
Waktu tempuh 4 hari dengan kereta kuda dia persingkat menjadi 12 jam naik binatang mistis penjaga hutan. Walau berhasil mempersingkat waktu roh penjaga hutan tetap tak bisa langsung menemui orang itu karena selain seorang pelajar dia juga anak dari tetua sekte suiryu, sekte nomor satu di kota Yang.
Kalau yang diserang monster namanya kota Yin, kalau yang ini kota Yang. Tentu ada alasan mengapa nama kota itu berpasangan.
Roh penjaga hutan menunggu dengan sabar di depan pintu paling luar sekte. Sesekali pak tua itu menakut nakuti murid sekte yang meremehkannya. Roh penjaga hutan tidak suka apabila urusannya di ganggu. Dia juga bukan orang yang penyabar, dia akan marah jika disuruh menunggu lebih lama lagi.
Aura roh penjaga hutan kian mencekam. Dia tak peduli dengan para kultivator kota yang mewaspadai dirinya. Dia mulai kehabisan kesabaran.
'"sudah cukup! Keluarkan kau Guan Yu!! Aku tidak pernah mengajarimu durhaka kepada guru!!! "
Guan Yu, tetua sekte suiryu memiliki seorang putri yang ahli jurus elemen petir. Guan Yu pun keluar lalu menyampaikan beribu maaf kepada roh penjaga hutan yang ternyata adalah master yang melatihnya 40 tahun yang lalu.
"maafkan aku guru. Aku sedang dalam proses menerobos ke alam langit rendah. Aku kira guru bersedia menunggu muridmu ini memperkuat diri, ternyata guru masih sama seperti 40 tahun yang lalu. " Guan Yu menutup mulutnya setelah menyinggung masa lalu.
Roh penjaga hutan penasaran apa yang membuat muridnya segugup itu saat bertemu dengannya. Guan Yu menerangkan kalau sekte nya menjadi tuan rumah kompetisi membuat pil dan adu kultivasi.
"apapun yang anda inginkan aku mohon dengan sangat guru, jangan masuk ke dalam. Di dalam sana banyak kultivator cakrawala. Jangan sampai kau berurusan dengan mereka. "
Itu berarti Guan Yu telah berbohong soal meditasi. Tidak mungkin meditasi dapat dilakukan di tempat yang berisik. Sekte Suiryu sangatlah besar sehingga suara pertarungan para kultivator tidak bisa didengar orang yang berada di gerbang depan, tapi lain cerita kalau roh penjaga hutan mengaktifkan basis kultivasi.
Roh penjaga hutan pun percaya pada muridnya itu. Mengingat tujuan awalnya roh penjaga hutan meminta Guan Yu menyerahkan anak perempuannya yang bernama Jie Mei.
__ADS_1
"aku tak bisa melatih elemen petir, karena itulah aku butuh anakmu untuk melatih muridku. "
Guan Yu tak berani menolak permintaan sang guru. Dengan berat hati dia memanggil Jie Mei yang kala itu sudah menjadi finalis kompetisi. Tinggal selangkah lagi dia dapat memenangkan kompetisi itu, namun perintah dari sang ayah membuatnya mau tidak mau harus mengalah kepada lawannya.
Dengan sangat kecewa Jie Mei mendatangi ayahnya di gerbang depan. Tanpa pikir panjang dan tanpa rasa malu dilihat orang Jie Mei menangis di kaki ayahnya. Terlihat raut muka sedih di wajah Guan Yu. Ayah dan anak itupun saling memeluk dan menangis di lantai.
Roh penjaga hutan bingung dengan tingkah kedua orang itu. Guan Yu menyeka air mata anak perempuannya lalu mengatakan dengan berat hati kalau dia akan ikut bersama orang asing ke kota Yin.
Jie Mei adalah seorang kultivator muda berbakat. Di umurnya saat ini yang menginjak 23 tahun dia berhasil naik ke tingkat pegunungan bintang satu. Dia terkenal memiliki serangan guntur yang dahsyat dan sulit dihindari. Sayangnya gadis hebat ini tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu, sehingga dia selalu dijaga oleh ayahnya. Saat roh hutan ingin membawanya Guan Yu menangis sejadi jadinya karena untuk pertama kalinya dia akan berpisah dengan Jie Mei.
Roh penjaga hutan menghindari tatapan memeras Jie Mei. Dia yakin kalau keputusannya untuk mencarikan guru-guru yang berbeda untuk setiap elemen Xiao Shan adalah benar. Dia yakin dan berharap Xiao Shan bisa menjadi kultivator hebat di masa depan untuk mencapai sebuah tujuan yang besar dan menggapai tempat tertinggi yang gagal dia capai ketika masih hidup.
"guru, tolong jaga anakku, walaupun kuat dia belum pernah berhadapan dengan situasi hidup dan mati seperti kita. Jangan libatkan dia dalam pertempuran mengerikan seperti yang terjadi di kota Yin kemarin." Guan Yu mengulang ngulang permintaannya.
Jie Mei tidak menginterupsi pembicaraan ayahnya dengan kakek tua misterius itu. Guan Yu memberikan sekantong pil penyembuhan ke Jie Mei. Kelak jika anaknya itu terluka atau murid roh penjaga hutan yang bernama Xiao Shan terluka pil itu akan meregenerasi luka mereka hingga sembuh total.
Roh penjaga hutan memuji kualitas pil itu. Itu lebih dari sekadar pil penyembuhan tingkat tinggi melainkan pil tingkat mistis. Dari sini roh penjaga hutan menyadari betapa sayangnya Guan Yu pada anaknya. Roh penjaga hutan merasa bangga muridnya menjadi orang tua yang sangat baik.
Setelah itu Jie Mei dibawa terbang oleh binatang mistis ke kota Yin.
**
Di pinggiran kota Yin Xiao Shan sedang mencoba metode mengalirkan qi ke senjata. Qin Ahri menunjukkan kalau api dari qi tidak akan membakar senjata jika dilapisi dengan zirah qi.
__ADS_1
Jadi Xiao Shan harus bisa mengalirkan qi mentah di lapisan bawah dan qi elementar di lapisan atas. Kuncinya adalah imajinasi serta bakat.
"ayolah, muncullah garis garis putih, aki tidak mau dibakar oleh wanita kejam itu. "
Garis putih yang diharapkan muncul dan menyelimuti pedang kayu. Tak lama kemudian api berkobar di pedang kayunya. Merasa kagum dengan kemampuan sendiri Xiao Shan pun mengetesnya dengan menebas pohon di sampingnya.
Syaakk
Pohon terbelah bahkan sebelum pedang Xiao Shan menyentuhnya, namun Xiao Shan yang tidak tahu apa apa menganggap kejanggalan itu sesuatu yang wajar.
"bagaimana guru?"
"....coba lakukan lagi. " pinta Qin Ahri.
Xiao Shan menebas pohon lagi, dan hasilnya belasan pohon yang tidak terkena pedangnya ikut tertebas dan terbakar. Xiao Shan pun pesimis dalam latihan mengendalikan elemen apinya.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................
__ADS_1