
Terdengar erangan dan geraman di setiap sisi terluar labirin.
Entah mimpi apa yang dilihat para kultivator semalam, belasan monster Cerberus berzirah platinum menampakkan diri.
Monster itu setidaknya setara dengan Dataran Tinggi akhir dan Pegunungan Awal.
Xiao Shan yang berada di tengah labirin tidak bertemu oleh monster Cerberus, tapi mereka bertemu monster lain yang lebih mengerikan.
Mayat manusia yang disuntikkan jiwa jiwa jahat atau yang sering disebut 'Ghoul' muncul dari dalam tanah. Terlihat mereka memiliki Zirah Emas.
Xiao Shan bertindak cepat dengan menebas kepala Ghoul yang berusaha keluar dari tanah.
"Jangan biarkan satu pun keluar! Hancurkan mereka! " Ucap Xiao Shan.
"(Kekuatan seorang Ghoul tidak bisa diukur, karena tergantung dari seberapa kuat si mayat ketika masih hidup. Aku harus berhati-hati pada Ghoul yang memancarkan energi kuat.)"
Beruntung Ghoul ghoul yang ditemui Xiao Shan ini cukup lemah paling hanya kultivator Bumi.
Dari arah jam 3 muncul Ghoul dengan energi yang sangat kuat.
Roh penjaga hutan pun menyadari keberadaan monster ini.
Ghoul dengan energi yang menyeramkan itu menatap tajam ke arah dirinya. Saat roh penjaga hutan akan menebasnya roh itu menghindar dengan kecepatan sangat tinggi.
Semua orang terkejut kecuali Xiao Shan. Entah mengapa di penglihatannya Ghoul itu bergerak normal justru roh penjaga hutan yang merambat.
"Apa itu tadi?! "
Ghoul itu berbalik dengan kecepatan lambat seperti harimau yang mendominasi kawanan.
Roh penjaga hutan bergidik ngeri ketika melihat setengah wajah si ghoul yang utuh namun hancur di sisi lainnya.
"Tidak mungkin itu kau...! "
"Yin Yue...!! "
Siapa sangka pengguna 5 elemen 2000 tahun yang lalu menjadi Ghoul dan terjebak di istana The Fallen God.
Yin Yue nama wanita itu. Dia meninggal di medan perang saat akan melahirkan anak pertama.
Seharusnya jenazahnya dikuburkan dengan layak di suatu daratan yang jauh, tapi sekarang dia ada disini.
Amarah roh penjaga hutan memuncak saat melihat Yin Yue menjadi Ghoul.
"Xiao Shan... " Panggilnya dengan suara mengeras menahan amarah.
Sudah lama Xiao Shan tidak melihat kakeknya semarah itu. Terakhir kali terlihat saat Xiao Shan memotong dahan pohon tempat tinggalnya.
Ghoul Yin Yue tidak memiliki akal. Pikirannya telah membusuk tetapi kekuatannya masih ada. Siapapun yang membangkitkan manusia kuat ini adalah makhluk terkutuk pembawa kehancuran.
Fei An dan Bai Tian bergabung tuk melawan Yin Yue.
Ghoul itu menyalakan obor dan petir di kedua tangannya lalu menangkis semua serangan yang mengalah padanya.
Tahapannya sebelum mati ialah Langit Rendah bintang 9. Ditambah 5 elemen, dan 3 Alter Ego.
Suara Yin Yue saat mengucapkan jurus membuat Roh penjaga hutan menitikkan air mata, entah kenapa.
"Langit Rendah, Badai Api Penghancur."
Bilik labirin pun dipenuhi api yang menyambar seperti petir. Begitu dahsyat sampai perisai air roh penjaga hutan hampir saja tembus.
"Kita harus mengalahkannya dulu atau salah satu dari kita harus tinggal untuk melawannya. Ghoul Yin Yue tidak boleh dibiarkan, dan kita juga tidak boleh berlama lama disini. "
"Kalau saja ada cara untuk menghubungi para komandan. Mereka pasti memiliki cara untuk menghubungi pasukan."
Roh penjaga hutan mendecakkan lidah.
Bai Tian maju karena dia memiliki cara untuk melakukannya.
"Serahkan saja padaku master. "
__ADS_1
"Tingkat Cakrawala, Pohon Landak Merah. "
Fei An si buruk rupa membantu Bai Tian.
"Tingkat Cakrawala, Karbondioksida Super! "
Bai Tian mengeluarkan pohon pinus berduri yang dapat terbang mengejar lawan.
Walaupun terlihat sepele jurus berelemen kayu dan besi ini sangat sulit untuk dihancurkan.
Sementara jurus Fei An adalah angin asam yang dapat melelehkan tubuh manusia. Dia memberi nama jurus Karbondioksida karena tidak tahu nama unsur lain karena dirinya bodoh.
Angin asam menerjang dari sisi kiri pohon landak dari sisi kanan.
Ghoul Yin Yue terjepit dua serangan itu. Disaat itulah Bai Tian menyuruh Xiao Shan untuk pergi.
"Apa!! Ghoul itu tingkat langit rendah bintang 9! Senior tidak akan mampu melawannya!! " Xiao Shan menolak.
Namun roh penjaga hutan percaya pada murid muridnya. Dia menarik Xiao Shan keluar dari bilik labirin itu.
Sebelum benar-benar keluar Bai Tian sempat melemparkan sebuah boneka dan ditangkap oleh Xiao Shan.
Setelah itu mereka pun berpisah.
Di boneka yang diberikan Bai Tian terdapat nama Guan Yu.
Nampaknya itu adalah sebuah boneka Voodoo. Dengan boneka itu Xiao Shan dapat berkomunikasi dengan Guan Yu.
Roh penjaga hutan menengok kesana kemari tapi tidak menemukan jalan keluar dari tempat itu. Seolah labirin itu memisahkan mereka sangat jauh walaupun sebelumnya pasukan kultivator berdiri berdekatan.
Roh penjaga hutan pun mendapat sebuah ide. Dia mengeluarkan jantungnya.
Xiao Shan yang melihat itu pun kaget.
Apakah kalian menyadarinya?
Roh penjaga hutan tidak bisa meninggalkan daratan saat perjalanan ke sumur ajaib milik sekte gadis suci.
Lalu kenapa sekarang, di penyerangan istana The Fallen God ini bisa?
Namun makhluk hidup tak dapat hidup tanpa jantung. Hutan tempat tinggal mereka pasti akan lenyap setelah ini.
"Aku menghancurkan rumah kita agar bisa bertarung dengan kekuatan penuh hari ini. Karena itulah takkan kubiarkan satu murid pun mati. "
Roh penjaga hutan menyuruh Xiao Shan pergi sendiri mencari jalan keluar dari labirin ini. Sementara roh penjaga hutan akan kembali untuk melawan Ghoul Yin Yue.
"Pergilah Xiao Shan. Dan jangan berlebihan menggunakan apimu! "
Xiao Shan tersenyum mendengarnya.
"Baiklah Kakek. "
Rasanya bukan seperti perpisahan, padahal roh penjaga hutan mungkin saja akan mati saat jantung hutannya mati.
"(Aku tidak boleh lengah! Kakek dan para senior pasti menang! 2 Cakrawala dan 1 Misterius. Tak ada alasan untuk khawatir. Justru seharusnya aku mengkhawatirkan diriku sendiri.)"
Beberapa Ghoul mengejar Xiao Shan.
Teringat dengan pesan kakeknya Xiao Shan pun menggunakan elemen angin sebagai elemen tarung utamanya.
"(Secara spesifik Ghoul tidak memiliki kelemahan di bagian tubuhnya. Mereka murni Undead yang hanya bisa dibunuh dengan cara membunuh pengendalinya atau menghancurkan formasi yang menjaganya.)" Batin Xiao Shan dengan gelisah.
Dengan mudahnya Xiao Shan memotong para Ghoul itu.
Sebelum mereka bangkit kembali Xiao Shan bertanya ke Alter Ego. Siapa tahu dia mengetahui cara untuk keluar dari labirin ini.
"(Labirin ini adalah formasi taktis skala luas yang dibuat oleh seseorang. Mungkin.)" Tutur Alter Ego.
"Darimana kau tahu hal itu? Jangan bilang kau hanya mengada ngada? "
"(Kau bodoh. Perhatikan aliran qi yang mengalir di udara! Bukankah aliran qi itu mirip dengan zona qi Jie Mei saat dia aktifkan formasi?)"
__ADS_1
"(Kecil kemungkinan labirin ini berasal dari jurus kendali tanah atau besi, sebab pasti ada kelemahan yang terlihat di dinding.)"
"Begitu ya. "
"(Aku tidak tahu bagaimana cara keluar dari sini. Nampaknya ini adalah formasi tingkat tinggi buatan kultivator langit rendah, atau mungkin lebih tinggi lagi. Karena kalau levelnya rendah, tak mungkin Luo Shinu belum menemukan kita saat ini.)"
Alter Ego menjelaskan dengan bahasa paling mudah dipahami.
Singkatnya Xiao Shan tidak bisa berbuat apa-apa.
Walaupun begitu Xiao Shan merasa malu kalau harus menyerah sekarang. Dia masih memiliki elemen kegelapan abadi yang memiliki banyak kegunaan.
Xiao Shan melihat ke lubang bekas galian para Ghoul. Ia berpikir itu mungkin satu satunya jalan keluar dari sini.
***Dataran Tinggi Spesial,
Keluarlah makhluk penggali tanah***..!!
Seekor monster semut berkaki sekop keluar dari telur kegelapan.
Xiao Shan memerintahkannya untuk menggali lubang itu secepat mungkin. Taktik ini berhasil. Xiao Shan berhasil menemukan jalan yang menghubungkan bilik satu dengan yang lainnya. Namun karena terlalu kecil dan dipenuhi bekas darah dan daging Ghoul yang terseret jadinya tidak ada yang mau memasukinya.
Setelah menggali ke bilik sebelah dia menemukan Jingming Dao dan Qin Yuan sedang melawan Ghoul berbadan kecil dan kurus.
Tanpa basa basi Xiao Shan melemparkan bola apinya kepada Ghoul itu.
"Kena!!! "
Xiao Shan menyiapkan bola api selanjutnya namun Jingming Dao menyuruhnya berhenti.
"Jangan serang Ghoul itu dengan qi! Dia bisa memperkuat diri dengan cara menyerap qi lawan!! " Teriak Jingming Dao sampai terbatuk batuk.
Xiao Shan memutuskan membantu Qin Yuan dan Jingming Dao terlebih dahulu.
Semasa hidupnya, Ghoul yang mereka lawan terkenal sebagai ahli pengobatan dan pengintaian di medan perang.
Dengan penampilan yang mencolok dan gaya bertarung yang khas membuatnya dijuluki 'penganut nyawa kerdil'.
Bwoosh~
Ghoul itu secepat Qin Yuan dan memiliki jurus yang membatasi serangan qi lawan. Xiao Shan yang Ta terbiasa bertarung tanpa qi pun kewalahan saat harus bertarung dengan tangan kosong.
Qin Yuan masih sempat mengejek Xiao Shan di kondisi darurat itu.
"Pegang tanganku Xiao Shan! Aku akan melemparmu padanya!! " Perintah Qin Yuan dengan pedenya mengira Xiao Shan akan melakukannya.
"Tidak mau! Kau ingin menumbalkanku untuk nge-bait?! "
"Aduhh anak ini! Tahu saja rencanaku. "
Jingming Dao sebagai yang terkuat di antara mereka bertiga bertarung sengit menggunakan pedang.
"(Ghoul ini memiliki semacam capit kepiting yang bisa menangkap pedangku. Kalau begitu aku harus menyerangnya dengan gerakan tak terduga.)" Batin Jingming Dao.
Jingming Dao menari balet dengan badannya yang tidak lagi muda.
Gerakan balet tak terduga itu membuatnya dapat mengayunkan pedang dari arah yang tidak terlihat, dan akhirnya pedangnya berhasil menebas pelipis si ghoul.
"Ternyata begitu cara mengelabuinya! Terima kasih Nenek Dao, kau sangat keren tadi. "
Xiao Shan mencoba melakukan tarian balet juga namun gagal. Alhasil dia kena tikam belati kecil di paha kirinya.
"Sekalian saja potong kakiku Ghoul jelek!!! "
Xiao Shan menendang wajah si Ghoul dengan kakinya yang terluka.
Tak menyia nyiakan kesempatan Xiao Shan pun langsung menebas si Ghoul berkali kali sampai pedangnya patah.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
__ADS_1
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................