
"aku yang mengendalikan jurusmu setiap kali kau mengeluarkannya. Mau tahu kenapa aku lakukan itu? Karena kau penakut. "
Xiao Shan tersinggung mendengarnya. Dia melawan kultivator tahap bumi tanpa kultivasi sebelum itu pun dia sering bertarung dengan binatang buas ketika di hutan. Lalu makhluk yang aneh ini menyebutnya pengecut.
"kemarilah akan ku hajar kau makhluk aneh. "
Xiao Shan tak bisa memukul makhluk itu, anehnya malah makhluk itu yang bisa memukulnya. Tinju makhluk itu sangat kuat sampai sampai Xiao Shan terpental membentur dinding jantungnya sendiri.
"jadi kau lah yang ikut campur saat aku mengeluarkan jurus. Naga api itu berasal dari imajinasimu kan?! "
"kenapa kau marah...? Harusnya kau senang memiliki kekuatan api yang bisa menghancurkan apapun bahkan kekuatan kegelapan. "
"Walaupun kegelapan itu masih lemah, dapat menghilangkan efeknya di tahapmu yang sekarang adalah hal yang luar biasa. " puji si Alter Ego.
"Alter ego... Apa kau kepribadian lainku? "
Alter ego mengangguk dengan gemas. Dia gemas karena Xiao Shan asli baru sadar sekarang.
"apa yang kau inginkan dariku? Berhentilah mengganggu saat aku mengeluarkan jurus! "
Alter ego menatap dengan sorot mata tajam, "aku tidak mengganggumu. Pada dasarnya kita ini sama. Aku akan muncul saat kau dikuasai ambisi, termasuk saat melawan monster dan latihan. "
"Alter egomu akan selalu mengikuti... "
Alter egonya mendekatinya, dengan mulut menganga berwarna hitam bak roh pendendam.
Xiao Shan membuka mata. Pertemuan dengan Alter egonya membuat Xiao Shan syok. Sekaligus marah. Karena alter egonya bilang kalau dia akan muncul saat Xiao Shan berambisi.
"ada apa Xiao Shan? " Qin Ahri berhati hati terhadap Xiao Shan.
Melihat itu Xiao Shan pun bertanya mengapa master Ahri waspada padanya.
Qin Ahri menjelaskan kalau qi Xiao Shan sempat keluar dengan tidak terkontrol. Dari sudut pandang dunia dalam imajinasi Xiao Shan hal itu terjadi saat dia bertemu dengan Alter egonya.
"master Ahri aku punya permintaan. Bisakah aku menyegel sebagian kekuatanku? "
Qin Ahri terkejut mendengarnya. Memang ada orang yang bisa melakukan itu tapi dia tinggal sangat jauh dari kota Yin. Tepatnya di kota Shui.
"kenapa kau ingin menyegel sebagian kekuatanmu? " tanya Qin Ahri sambil menatap dalam ke mata Xiao Shan.
Xiao Shan pun menceritakan pertemuan dengan Alter egonya. Setelah mendengar cerita itu Qin Ahri semakin merasa aneh dengan Xiao Shan. Selain tak bisa mengontrol kekuatannya anak itu juga tidak bisa mengontrol sisi lain dirinya. Benar benar aneh.
"aku tidak terlalu paham masalah yang kau hadapi saat ini. Kekuatanmu akan jadi tidak terkendali saat kau berambisi. Masalahnya, segala tindakan yang kita lakukan memerlukan ambisi untuk mewujudkannya. "
__ADS_1
Xiao Shan bingung harus melakukan apa. Satu satunya jalan keluar yang terpikir adalah meminta bantuan orang yang lebih kuat untuk menyegel Alter egonya.
Tak berapa lama kemudian Qin Yinchi datang dan berteriak memanggil ibu serta Xiao Shan dari atas tembok.
"Ibu, Xiao Shan, cepat pulang..!!! Kakek tua datang...!!!! "
Jangan salahkan Qin Yinchi. Roh penjaga hutan memang tidak memberitahukan nama samarannya.
**
Xiao Shan menyerbu ke dalam rumah lalu melompat ke kaki kakeknya.
"Xiao Shan jaga sopan santunmu di rumah orang!! " bentak roh penjaga hutan sembari menginjak wajah Xiao Shan saking malunya dengan kelakuan cucu angkatnya itu.
Qin Yuan tidak heran lagi melihat kekerasan yang dilakukan roh penjaga hutan. Roh tua itu memang terkenal keras pada anak anak nakal yang bermain ke hutan yang dijaganya. Harusnya dia lebih sopan saat menghukum muridnya di depan anak anak.
Qin Yuan pun melelai mereka.
"hahh baiklah, apa yang ingin kau sampaikan." roh penjaga hutan duduk kembali.
"huaa...!! aku tidak tahu bagaimana cara mengendalikan kultivasi ini. Di dalam tubuhku ada makhluk aneh yang menyebut dirinya Alter ego. Dia bilang jurusku akan lepas kendali jika aku berambisi mengalahkan lawan. " ungkap Xiao Shan.
Roh penjaga hutan memegang dahinya. Masalah yang dimiliki Xiao Shan 100 persen sama dengan masalah yang dimiliki kultivator jenius 2000 tahun yang lalu. Zaman ketika roh penjaga hutan masih hidup sebagai manusia.
"jadi itu masalahmu. Aku ingat ketika masih hidup dulu pernah ada orang dengan masalah yang sama denganmu. Akan kucarikan ahli formasi taktis untuk mengajarimu mengendalikan sisi berbahayamu itu. "
Wanita itu juga memiliki berkah 5 elemen dan kapasitas qi sangat banyak di dalam dirinya. Nampaknya semua orang yang memiliki 5 elemen akan memiliki penyakit atau setting batasan yang sama. Yaitu kepribadian ganda yang membuat mereka takut atau kesulitan menggunakan kekuatannya.
Roh penjaga hutan merasa sangat kasihan pada Xiao Shan.
Jie Mei sedari tadi menahan diri. Dia mengenal Xiao Shan yang berarti Jie Mei merupakan kenalan Xiao Shan 15 tahun yang lalu.
Jie Mei menarik nafas panjang. Dia anak yang pemalu karena itulah dia selalu bergantung dengan ayahnya. Jie Mei merasa tidak nyaman karena kehadiran seperti tidak dianggap padahal dia adalah tamu kehormatan dari kota Yang dan dari sekte Suiryu.
"anu kakek siapa orang disampingmu? " Xiao Shan bertanya siapa Jie Mei.
"ya ampun, aku sampai lupa memperkenalkan mu. " roh penjaga hutan menepuk dahinya dengan rasa malu.
"Xiao Shan ini Jie Mei, master elemen petirmu. "
Jie Mei mengulurkan tangannya, Xiao Shan pun kaget melihat tata krama berkenalan itu. Seingatnya etika bersalaman ketika berkenalan hanya dilakukan oleh penduduk istana karena mereka sering menjamu raja raja dari benua luar. Bisa dibilang persilangan budaya di dalam istana.
Xiao Shan meraih tangan Xie Mei lalu bertanya apakah dia pernah ke istana kaisar.
__ADS_1
"aku pernah kesana beberapa kali. Aku juga ingat denganmu. Kau anak kasim yang meninju wajah putra selir kaisar kan? "
Qin Yuan dan Qin Ahri kaget mendengarnya.
"jadi itu alasanmu kabur dari rumah. Kau mengambil keputusan yang tepat. Kaisar tidak akan mengampuni orang yang mengusik putra mahkotanya walaupun itu seorang anak kecil. "
"kalau tidak kabur kau pasti sudah digantung sekarang. "
Qin Yuan dipukul oleh istri dan anak pertamanya tepat di persendian tangannya.
"akhh...! "
"jangan bicara kelewatan suamiku."
"benar ayah, maksudnya ayah Xiao Shan akan dihukum menggantikan anaknya kan? "
Qin Hyeji mewarisi wajah ibunya dan sifat ayahnya, karenanya dia keceplosan dan malah melanjutkan ucapan ayahnya yang terpotong.
Qin Ahri takut ucapan anak dan suaminya menyakiti Xiao Shan karena biar bagaimanapun seorang ayah tetaplah ayah walaupun Xiao Shan tidak pernah bertemu dengannya selama 15 tahun.
"boleh aku ikut mencari ahli formasi taktis itu? jujur saja aku jatuh pesimis dalam latihan mengendalikan api tadi. "
Jie Mei penasaran dengan masalah yang dihadapi Xiao Shan. Dia juga tidak pernah mendengar tentang Alter ego yang mereka bicarakan.
Jie Mei bersuara lagi "aku bisa menggunakan formasi taktis tingkat menengah. begitulah caraku melepaskan jurus petir yang membuatku terkenal."
Seketika Xiao Shan langsung melompat ke depan Jie Mei. Roh penjaga hutan sangat geram sampai ingin menggantungnya terbalik di batang pohon paling tinggi.
"benarkah Jie Mei..?? " mata Xiao Shan berbinar.
"tentu, tapi kau harus bisa membuat zirah qi terlebih dahulu. " kata Jie Mei.
"aku sudah menguasai yang itu. apalagi? "
"selanjutnya kita akan langsung belajar membuat formasi taktis. akan ku ajari cara mengendalikan jurus elemenmu dengan formasi taktis ini. "
Xiao Shan sangat senang. kalau Jie Mei menyuruh lompat ke jurang sekarang pun pasti dia lakukan. Roh penjaga hutan tak menyangka anak Guan Yu bisa menggunakan formasi taktis juga.
Sekarang tugasnya adalah mencarikan guru elemen tanah agar mereka jadi paket komplit.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
__ADS_1
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................