BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 23 : Menyusup Ke Kamar Kaisar


__ADS_3

Xiao Shan, Qin Yuan, Guan Yu, dan roh penjaga hutan berhasil melewati kota perbatasan istana dengan aman lewat jalur udara. Apa lagi kalau tidak memakai binatang mistis penjaga hutan.


Kini mereka berada di hutan luar istana, tepatnya 2 kilometer dari istana.


Xiao Shan menghampiri roh penjaga hutan "kakek, kita tidak perlu bertarung di istana kan? Kalau terjadi pertarungan ayahku mungkin akan kena imbasnya. "


Walau tak tahu pasti apakah ayahnya masih menjadi kasim atau tidak. Tetap lebih bijak tidak membuat kegaduhan di istana.


"Qin Yuan bilang dia memiliki cara untuk menyusup ke kamar kaisar tanpa ketahuan. Selain itu kita memiliki jadwal kunjungan kaisar ke kamar haremnya dari Zhao Liu. Yang perlu dikhawatirkan adalah 3 kultivator langit rendah yang menjaga istana. "


"kita tidak boleh sampai ketahuan oleh mereka. Apalagi Qin Yuan dan Guan Yu. Akan sangat kerepotan kalau wajah mereka ketahuan. "


Kekhawatiran terbesar roh penjaga hutan adalah 3 kultivator langit rendah yang menjaga istana. Mereka pasti mengaktifkan jurus deteksi tingkat tinggi selama 24 jam. Teori ini diperkuat dengan pernyataan Zhao Liu saat tengah berbincang dengan Qin Yuan dan Qin Ahri soal penjagaan ketat istana.


"2 dari kultivator langit rendah itu adalah wanita. Wanita suka dengan keindahan. Aku yakin bisa mengatasi 2 kultivator wanita itu jika mereka muncul. " ucap Guan Yu dengan percaya diri.


"berhati hatilah nak, kau yang baru naik tingkat ini mungkin akan kesulitan menghadapi 2 orang sekaligus. Sebaiknya gunakan cermin ilusimu untuk membalikkan persepsi mereka. " Roh penjaga hutan memberikan sarannya.


"jangan khawatir aku. Kekuatan cinta seorang ayah tidak akan bisa dikalahkan oleh kultivator langit rendah manapun. "


Roh penjaga hutan mengusap dada.


"apa yang kita tunggu? " Xiao Shan tidak ikut rapat makanya dia tidak tahu apa apa soal rencana penyusupan ini. Selain itu, Xiao Shan tidak mendapatkan peran apapun di operasi penyusupan ini.


"kita tunggu Qin Yuan mengeluarkan jurus rahasia keluarganya. "


Qin Yuan berkonsentrasi pada qi nya. Tingkat konsentrasi nya dalam mengukir qi berbeda dengan Xiao Shan yang hanya mengubah bentuk luarnya saja. Qin Yuan dapat mengukir qi nya hingga anginnya menjadi garis tipis yang mampu memotong ruang.


"satu disini, satu lagi di kamar kaisar. Qi ku tidak mungkin terdeteksi oleh mereka karena ini adalah jurus rahasia keluarga Qin. "


Qin Yuan membelah ruang dengan anginnya. Xiao Shan ternganga menyaksikan kepiyawaian Qin Yuan dalam memanipulasi angin. Benar benar luar biasa.


"itu adalah jurus rahasia keluarga Qin yang pertama. Nama jurusnya gerbang dewa. " tutur roh penjaga hutan.


Qin Yuan menghalangi Guan Yu yang ingin masuk ke portal.


"apa maksudmu tuan Qin? " tanya Guan Yu dengan nada kesal.


"kita bergerak sesuai rencana. Roh penjaga hutan akan masuk lebih dulu untuk mencari letak sumur itu. Qi nya tak akan terdeteksi selama 1 menit setelah keluar dari portal ku. " Qin Yuan menjelaskan kemampuannya yang imba pada Guan Yu.


Sementara itu tanggapan Guan Yu adalah "apa kau mengantuk tuan Qin? "


"aku belum tidur selama 2 hari, malam ini akan jadi 3 hari. "


Guan Yu menepuk punggung Qin Yuan sementara roh penjaga hutan bersiap memasuki portal.


"hati hati kakek, " kata Xiao Shan.


Roh penjaga hutan menyeberang ke kamar kaisar. Seperti kata Zhao Liu, kaisar sedang pergi ke kamar haremnya di saat sepertiga malam.


Pas sekali malam itu kaisar Wei sedang berada di kamar selir An Yanrou untuk membuat anak.


Roh penjaga hutan melangkahkan kaki di kamar kaisar. Karena pengaruh dari jurus gerbang dewa Qin Yuan, aura roh penjaga tidak bisa dideteksi dan roh penjaga hutan tidak bisa mendeteksi lawan.


Kamar kaisar cukup luas. Para selir bisa berkumpul dan membentuk barisan saat kaisar sedang prima. Pikir roh penjaga hutan.


Karena tidak menemukan sumur maupun benda yang mirip sumur roh penjaga hutan pun memutar otak untuk memecahkan teka teki ini.

__ADS_1


"mungkinkah ada sumur di dalam kamar? Normalnya tak mungkin ada bangunan seperti itu di kamar kaisar kecuali ini terbuat dari emas dan permata. "


Roh penjaga hutan menengadah ke atas. Ada kristal bercahaya di atas situ. Lalu melihat ke bawah.


Roh penjaga hutan pun menghentakkan kakinya dengan keras lalu dinding di samping ranjang kaisar terbuka.


Waktu yang ia miliki kurang dari 20 detik lagi. Qin Yuan mulai memberi tanda pada roh penjaga hutan.


Di samping ruangan yang terbuka itu terdapat tulisan sumur ajaib kepunyaan Wei Housen.


Berhasil menemukan sumur ajaib yang dimaksud roh penjaga hutan pun menyeberang kembali ke hutan, lalu mengajak Xiao Shan dan yang lainnya masuk.


Xiao Shan merasakan geli di sekujur tubuhnya saat memasuki gerbang dewa. Waktu tinggal 5 detik lagi. Untungnya mereka berempat berhasil masuk sebelum ketahuan oleh penjaga yang datang karena mendengar suara gaduh di kamar kaisar.


"WAAA...!!! Apa ini?! " jerit Xiao Shan saat tanah yang dia pijak menghilang.


Tiba tiba mereka terjatuh ke dalam lubang gelap tak berujung.


"semuanya bayangkan wilayah utara benua Jinlian yang bersalju! Jangan pikirkan hal lain.


Xiao Shan mengingat lukisan pantai utara yang ditunjukkan Qin Yuan sebelum berangkat. Melalui lukisan itu Xiao Shan membuat gambaran wilayah utara seperti apa.


Sembari menutup mata Xiao Shan membayangkannya. Dan saat membuka mata dia sudah berdiri di atas tanah bersalju.


Hawa dingin membekukan di tempat itu dapat diatasi dengan melindungi tubuh dengan zirah qi.


"berhasil, aku sampai di wilayah utara!! Rasakan itu kaisar Wei! Kau dan selir busukmu tak akan pernah menangkapku! " Xiao Shan mengepalkan tangannya ke langit.


"tapi dimana kakek dan yang lain. "


Tes tes


Tak lama kemudian Guan Yu muncul di atas tebing. Tanpa khawatir terluka dia melompat ke bawah.


"syukurlah kau selamat Guan Yu. Tapi terjadi hujan yang aneh disini. " kata Xiao Shan.


"itu adalah jurus kultivasi ku. Aku ahli manipulasi air dan menurunkan hujan. Ayo kita hampiri tuan Qin dan master hutan. "


Xiao Shan mengikuti Guan Yu. Mereka menemukan Qin Yuan dan roh penjaga hutan di bibir pantai.


"syukurlah kita tidak terpisah terlalu jauh. " kata Qin Yuan.


Sstt sssttt


Terdengar suara mendesis yang menyeramkan. Suara itu berasal dari monster ular berkaki 6 yang menghuni wilayah terumbu karang raksasa di pantai ini.


"mereka memakai zirah platinum kah? Warnanya hitam pekat sama seperti pasukan centaur waktu itu? " tanya Xiao Shan kepada siapapun yang berkenan menjawab.


"itu adalah zirah obsidian. Zirah tertinggi kedua setelah platinum. Mereka tidak lebih berbahaya dari salamander berzirah emas. "


Guan Yu memberikan contoh yang tidak dimengerti Xiao Shan.


Para monster itu mulai menyerang. Roh penjaga hutan menarik pedangnya lalu memotong para ular itu seperti memotong sosis.


"pergilah! Aku tidak bisa meninggalkan daratan ini! " teriak roh penjaga hutan.


Xiao Shan sudah beritahu sebelumnya kalau roh penjaga hutan tidak bisa meninggalkan daratan Jinlian.

__ADS_1


Xiao Shan pun menggunakan kekuatan tanahnya untuk membangun sebuah kapal dan mendorongnya sampai ke lautan monster. 


"aku akan membuat kapal dari tanah. Tidak ada yang keberatan kan? "


"aku keberatan. "


"aku keberatan. "


Qin Yuan dan Guan Yu menolak ide Xiao Shan. Menurut mereka naik kapal hanya akan membuang buang waktu. Guan Yu memiliki ide yang lebih bagus, yaitu membuat jembatan es yang sangat panjang. Lalu dilanjut dengan jurus topan pengangkut Qin Yuan. Dan terakhir jurus awan kinton Xiao Shan.


Guan Yu memulai rencananya. Dia berhasil membuat jalan es yang menghubungkan daratan dengan lautan monster. Tidak heran dia memiliki kekuatan sebesar itu karena dia adalah kultivator langit rendah yang terkenal dengan julukan naga airnya.


"jika kita lari dengan kaki kita, melewati lautan monster dapat dilakukan kurang dari sehari. " ungkap Guan Yu.


Roh penjaga hutan selesai membantai monster yang mendekat. Ditekannya tubuh para ular itu lalu dia potong beberapa bagian untuk dijadikan bekal Xiao Shan menyeberangi laut.


Kembali ke tim Xiao Shan, Guan Yu dan Qin Yuan. Mereka berdiskusi sebelum berangkat dan menunggu suplai makanan dari roh penjaga hutan.


"maaf tuan Qin, apa anda lupa membawa bekal? " (Xiao Shan)


Qin Yuan menggaruk rambutnya yang tidak gatal. 


"begitulah, aku dan istriku terlalu tegang menyusun rencana sampai lupa membawa perbekalan. Tapi aku membawa baju hangat. "


"dimana? "


Qin Yuan menarik cincin di jari manisnya lalu mengeluarkan baju hangat dari dalam situ.


Karena penasaran Xiao Shan bertanya cincin apa itu. 


"ini cincin penyimpanan. Pusaka langka dan sangat mahal yang hanya dimiliki oleh segelintir orang di benua Jinlian ini. "


"kalau tidak salah dulu aku pernah punya kantung ajaib. " ucap Xiao Shan mengingat masa lalunya.


"kantung ajaib adalah pusaka kelas bawah jika dibandingkan dengan cincin penyimpanan." 


Qin Yuan seperti sedang menyombongkan cincin itu.


Tak lama kemudian roh penjaga hutan datang dengan membawa daging ular yang ia basuh di dalam gelembung airnya.


"berhati hatilah selama penyeberangan ini Xiao Shan. Kalau terus berlari kalian akan sampai dalam setengah hari. "


"baik kakek! "


Xiao Shan membawa bekal itu.


Baru saja melangkahkan kaki tiba tiba muncul seekor naga air di samping jalan yang Guan Yu buat.


Naga air biasa saja sudah diidentifikasi setingkat dengan kultivator dataran tinggi akhir apalagi yang berzirah emas.


Namun naga ini salah memilih lawan. Dalam sekejap Guan Yu mengeluarkan aura membunuh yang sangat tajam. Naga itu pun kocar kacir dibuatnya.


"gangguan sudah pergi, ayo berangkat menyelamatkan keluarga kita. "


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.

__ADS_1


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁


.................................................................................


__ADS_2