
Lautan monster dikenal seperti itu karena perairannya yang dingin memungkinkan banyak monster untuk tinggal. Semua manusia tahu kalau wilayah ini sangat berbahaya karena merupakan habitat para monster yang berdiri puncak rantai makanan.
"jangan melambat! kita harus terus berlari setidaknya sampai melewati habitat naga air. "
Sesekali jembatan es itu terguncang karena dihantam oleh sesuatu dari bawah air.
Kehadiran Guan Yu sangat membantu, dia dapat mendeteksi kedatangan monster dari arah manapun. Sekarang monster datang dari arah Xiao Shan.
"Xiao Shan di sampingmu ada 2 ekor naga air!! "
Tanpa menoleh ke para naga itu Xiao Shan mengeluarkan naga api kembar lalu melemparkan petasan itu ke sebelah kirinya.
"sudah di atasi! " (Xiao Shan)
"seranganmu meleset Xiao Shan!! " teriak Qin Yuan.
Xiao Shan mengira dia memiliki kemampuan deteksi seperti Guan Yu nyatanya tidak. Xiao Shan pun membuat busur petir.
Kecepatan lesatan yang sangat tinggi tidak bisa dihindari oleh naga air.
Satu naga tumbang.
Sementara yang satunya lagi dikalahkan oleh Guan Yu.
Guan Yu terkejut melihat kemampuan Xiao Shan. Manipulasi listrik nya setara dengan Jie Mei, itupun Jie Mei harus meningkatkan kekuatannya dengan formasi taktis.
Takut monster laut muncul lagi Xiao Shan tidak melepaskan busurnya. Benar saja, tak lama kemudian 3 ekor naga air muncul di depan mereka, menghantam jembatan es bersama sama dan memutuskan jalan mereka.
"biar kami yang melawan mereka tuan Guan Yu! " (Qin Yuan)
Xiao Shan memanah 2 ekor naga dan berhasil menumbangkan mereka. Qin Yuan menebas naga lainnya dengan pedangnya yang dilapisi qi angin super tipis dan super tajam.
Naga itu pun terbelah dua.
Guan Yu kembali menghubungkan jembatan yang putus. Siklus itu terus berulang selama perjalanan mereka di wilayah naga air.
Jembatan putus - monster dibasmi oleh Xiao Shan dan Qin Yuan - Guan Yu menghubungkan kembali jembatan - jembatan putus lagi
Selama 4 jam mereka berlari menempuh jarak 50 kilometer dengan kaki, akhirnya wilayah naga air terlewati.
Selanjutnya adalah wilayah gurita bercakar obsidian. Makhluk ini di klaim lebih berbahaya dari naga air.
Qin Yuan yang kelelahan akhirnya meminta waktu untuk beristirahat.
"tuan Qin tidak tidur selama berhari hari. Kalau begitu kita istirahat dulu. " ucap Guan Yu.
Guan Yu menghentakkan kakinya lalu jembatan es pun melebar dan membangun sendiri sebuah istana es.
Mereka beristirahat di dalam istana Guan Yu. Xiao Shan bertugas memasak sarapan, Guan Yu mengawasi sekitar dan Qin Yuan membaca peta.
Setelah membaca peta Qin Yuan dengan tidak sopan mengambil daging yang dimasak Xiao Shan kemudian memakannya sampai habis setelah itu tidur.
"tidak sopan, " ucap Xiao Shan pelan.
"makanannya sudah matang? " Guan Yu duduk di samping api.
"sudah ketua Guan Yu. Kalau makanannya tidak enak kau bisa mengejek roh penjaga hutan karena dialah yang mengajariku cara memasak daging monster. "
"heh, kau pandai bergurau ya. Dulu kami akan mati kalau mengejek roh penjaga hutan. " Guan Yu mengunyah daging dengan kuat sampai remah remahnya berceceran.
__ADS_1
"siapa lagi yang pernah jadi murid roh penjaga hutan di masa 40 tahun yang lalu? " Xiao Shan makan dengan cara yang sama seperti Guan Yu.
Ketua sekte Suiryu dengan senang hati menceritakan kisah nya 40 tahun yang lalu secara singkat.
40 tahun yang lalu ada 4 anak yatim piatu yang kabur dari penagih hutang sampai memasuki hutan keramat.
Disana mereka bertemu dengan kakek tua berwujud roh yang begitu membenci anak anak.
Berkali kali mereka dilempar keluar hutan, namun keadaan membuat mereka tidak bisa pergi ke manapun selain ke hutan itu. Sambil berlutut dan menangis ke 4 anak itu memohon kepada roh penjaga hutan untuk membiarkan mereka tinggal di hutan.
"Tempat yang aman dari kekejaman manusia adalah tempat yang dihuni binatang buas atau tempat yang berada di ambang kehancuran. Kami memohon kepadamu sebagai manusia lemah yang membutuhkan pertolongan dari roh hutan yang pemurah. " ucap Guan Yu dahulu.
Roh penjaga hutan yang awalnya membenci mereka pun mulai membuka hati. Dia menyuruh Guan Yu dan ketiga anak lainnya untuk berlatih kultivasi agar mereka bisa mengambil misi dan melunasi hutang.
Semenjak saat itu Guan Yu berlatih dan mendapatkan tempat tinggal. 10 tahun kemudian dia berhasil mencapai tingkat pegunungan dan jadi yang pertama meninggalkan hutan.
Guan Yu pergi ke barat saat itu sementara ketiga temannya tetap berkelompok dan pergi ke wilayah Jinlian timur.
- Flashback berakhir -
Guan Yu menolak memberitahu Xiao Shan siapa dan dimana 3 murid lainnya karena itu privasi.
Xiao Shan tidak masalah dengan hal itu.
Sambil menunggu Qin Yuan bangun Xiao Shan pun turut beristirahat.
**
3 jam kemudian Xiao Shan terbangun mendengar suara ledakan yang keras.
Saat membuka mata dan menoleh ke luar jendela Xiao Shan kaget melihat bola mata besar melotot tajam ke arahnya.
Langit langit istana itu pun diangkat oleh sebuah tentakel gurita.
Tanpa pikir panjang dia meledakkan bola mata monster itu dan menembaki tentakel nya dengan tanah.
"Groooaarrr....!!!! "
Guan Yu melempar monster itu ke udara lalu membuat sebuah tombak es yang sangat panjang.
Tingkat langit rendah, tombak es pembunuh dewa!
Tombaknya terbang dengan kecepatan penuh lalu menembus tubuh si gurita. Gurita itu pun mati sembari memuntahkan tinta berwarna merah.
"sepertinya aku tidak perlu khawatir selama ada Guan Yu. " Xiao Shan membatin.
"tapi dimana tuan Qin? "
Secara mengejutkan Qin Yuan keluar dari dalam salah satu tentakel gurita.
"apa yang kau lakukan disana tuan Qin? " tanya Xiao Shan.
"aku menyusup untuk menghancurkannya dari dalam. Tidak disangka tuan Guan Yu bisa mengalahkannya dengan mudah. " sahut Qin Yuan.
"kita beruntung gurita bercakar emas ini tidak memiliki zirah. Ingat, gurita bercakar emas adalah puncak ekosistem laut untuk monster bintang 4."
Para kultivator menerapkan peringkat monster menggunakan bintang. Dengan begitu para kultivator tidak akan sembarangan menyerang monster yang sudah teridentifikasi seperti Centaur, kadal biru, naga air, dan gurita bercakar emas.
Bintang 1 \= Centaur, kadal biru
__ADS_1
Bintang 3 \= Naga Air
Bintang 4 \= Gurita bercakar emas
Xiao Shan berinisiatif mengambil cakar emas yang berada di bawah tentakel gurita itu. Tidak tanggung tanggung beratnya sampai 10 ton.
"kenapa kau lakukan itu Xiao Shan? Apa kau masih memikirkan uang di saat seperti ini? " tanya Qin Yuan dengan memicingkan mata.
Itulah niat Xiao Shan tapi dia sedikit berbohong dengan mengatakan kalau emas itu untuk jaminan.
"kakekku bilang sumur ajaib itu milik sebuah sekte terpencil yang disebut sekte gadis suci. Biasanya wanita menyukai emas karena itulah aku membawa banyak emas untuk bernegosiasi jika kita berhadapan dengan mereka. " sahut Xiao Shan.
Qin Yuan mengusap dagunya lalu memutuskan membantu Xiao Shan.
Emas emas itu disimpan dalam cincin penyimpanannya Qin Yuan.
Setelah urusan disana selesai mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Tiba tiba di tengah jalan Alter ego Xiao Shan muncul dan memperingatkan dirinya akan kedatangan monster yang berbahaya.
"aku punya deteksi qi yang lebih luas dari milik Guan Yu. " kata kata Alter ego nya terlalu sulit dipercaya.
"aku ingat kau pernah berjanji akan menceritakan siapa dirimu kalau kita berhasil selamat dari kultivator kegelapan. Sekarang adalah saat yang tepat alter ego. Akan kudengarkan sembari bertarung melawan monster apapun itu. "
Xiao Shan menarik pedangnya lalu menebas tentakel gurita cakar emas. Teknik itu dia tiru dari Qin Yuan barusan.
Dengan sangat cepat dan akurat Xiao Shan memotong satu persatu tentakel gurita tak berzirah lalu menghabisinya dengan menusukkan pedang api ajaran Qin Ahri ke kepala si gurita.
Dataran tinggi spesial, lonceng api kematian.
Kepala si gurita terguncang hebat lalu meledak.
Xiao Shan tidak sepenuhnya sadar saat mengeluarkan jurus tadi. Kemungkinan besar alter ego nya lah yang melakukannya.
"baiklah kalau kau sangat ingin tahu siapa aku. "
"sebenarnya aku adalah saudara kembar siam mu. "
"terdengar seperti omong kosong buatku! " sela Xiao Shan dengan nada kesal.
Alter ego melanjutkan penjelasannya "aku tidak seberuntung kau kakak. Aku lahir tanpa memiliki tubuh dan organ. "
"mungkin dewa memberikan takdir yang kejam ini untuk suatu tujuan di masa depan. "
Xiao Shan ternganga mendengar pengakuan alter egonya. Menurutnya dia tidak punya adik. Manusia tidak bisa disebut manusia jika tidak memiliki wujud.
Mendengar itu si alter ego pun marah kepada Xiao Shan.
"sialan kau, aku mengatakan yang sebenarnya. Jangan harap kau bisa mengendalikan kekuatan apimu mulai sekarang! "
Si alter ego pergi ke dalam diri Xiao Shan dan tangannya pun tidak bisa mengendalikan naga api yang dia pegang.
"sialan, aku harus mengatasi kutukan ini!! "
"kembalilah adik..!!! "
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
__ADS_1
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................