BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 17 : ECLIPSE KEDUA (1)


__ADS_3

Darah monster yang selamat dari api jatuh bagaikan hujan.


Xiao Shan berjalan mendekati bekas pembakaran monster itu. Diantara tumpukan mayat gosong dan genangan darah Xiao Shan menemukan sesuatu menancap di tanah.


"aku menemukan sesuatu! " teriak Xiao Shan.


Hyeji, Yinchi dan Mei menyusul Xiao Shan. Jie Mei mengangkat rok nya menghindari genangan darah monster.


"kelihatannya itu sebuah belati. " Qin Yinchi menerka nerka.


Xiao Shan menggunakan tangan golemnya untuk mencabut belati tersebut. Saat terangkat terlihat benda itu bukanlah belati melainkan sebuah bendera.


"tunggu, jangan jangan..! "


Jie Mei terlambat mengatakan apa yang ada di hatinya. Tak lama setelah bendera itu diangkat langit berangsur tertutup awan hitam.


Xiao Shan mengadah ke langit dengan perasaan ngeri. Awan hitam menutupi matahari hingga cahayanya tidak lagi nampak.


Sebuah lingkaran putih terbentuk di langit yang gelap. Menggumpal menjadi sebesar bola basket, lalu menjadi bulan imitasi. Menyinari langit dengan cahaya palsu dan menyebarkan kekuatan kegelapan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.


Fenomena Eclipse kedua muncul.


**


Xiao Shan tidak tahu apakah bulan itu muncul karena salahnya. Kemunculannya bertepatan sekali setelah golem Xiao Shan menarik bendera yang tertancap di tanah.


"sial, semuanya lari! Keluar dari hutan!! "


Xiao Shan dan ketiga temannya lari mengikuti jalan masuk tadi. Namun aneh jalan yang seharusnya membawa mereka ke gerbang masuk hutan malah berubah menjadi gerbang menuju kuburan. Lebih anehnya lagi nama nama yang tertulis di batu nisan bukanlah nama manusia melainkan nama spesies monster.


"apa yang terjadi disini?!! " batin Xiao Shan.


Xiao Shan dan ketiga temannya saling membelakangi. Melindungi punggung masing masing dengan punggung teman di belakang.


"jalanannya berubah. Kalau begitu kita akan lewat jalur udara. " ucap Qin Hyeji, dia meminta waktu untuk membuat awan qi yang bisa mereka tunggangi.


"tapi apa benar ini fenomena gerhana yang sama dengan waktu itu? " Qin Yinchi bertanya pada udara.


Tak berapa lama kemudian atmosfer tempat itu berubah jadi mencekam karena qi alamnya terkontaminasi oleh kekuatan kegelapan yang menyeruak.


"bagaimana dengan benderanya, apa kau menaruhnya kembali Xiao Shan?! " tanya Jie Mei dengan panik.


"tidak, benderanya masih ada di tanganku. " sahut Xiao Shan.


"kita harus kembali ke tempat tadi untuk mengembalikan benderanya. Mungkin itu akan menghentikan fenomena ini. "

__ADS_1


Xiao Shan setuju dengan Jie Mei.


Tak lama kemudian Qin Yinchi berteriak sambil menunjuk ke arah jam 12.


Terlihat monster cacing besar keluar dari tanah.


Xiao Shan pun tanpa ragu mengeluarkan jurus elemen tanahnya.


"akan ku timbun semua kuburan ini!! "


"tingkat bumi, taring bumi!! "


Gruduk grudukk grudukk


Monster cacing itu terjepit tanah kuburan.


Jurus ini menghabiskan cukup banyak qi Xiao Shan. Berbanding terbalik dengan elemen api, elemen tanah lebih mudah dikendalikan tetapi lebih banyak menghabiskan qi.


"hebaatt... Ternyata kau bisa melakukannya tanpa formasiku. "


Jie Mei kaget saat Xiao Shan mengangkat tubuhnya lalu melemparnya ke atas kasur yang empuk.


Xiao Shan naik ke atas awan Qin Hyeji, lalu Awan itu terbang setinggi 20 meter dari permukaan tanah.


Xiao Shan menjelaskan kalau dia dapat menggunakan 5 elemen sekaligus. Selama latihan 1 minggu Xiao Shan mengetahui tingkat efisiensi atau bakatnya dalam mengendalikan setiap elemen. Yaitu api 20%, angin 90%, air 70%, petir 40%, tanah ???


Qin Hyeji berkata pada Xiao Shan untuk hati hati menggunakan apinya, karena awan yang mereka naiki sangat sensitif pada suhu panas.


Alhasil Xiao Shan pun memikirkan taktik lain untuk memusnahkan para mayat hidup di bawah sana.


Karena Xiao Shan tidak kunjung menemukan solusinya Jie Mei pun memutuskan menggantikannya. Ditambah Qin Yinchi, mereka berdua memiliki tipe qi yang cocok sehingga bisa melakukan jurus gabungan.


"aku akan membombardir mereka dengan petirku. Sebaiknya kau gunakan elemen tanah. "


"terserah kau saja. "


"Yang satu tingkat pegunungan bintang 1, yang satunya lagi tingkat bumi. Jurus kombinasi mereka tidak akan berhasil. " Pikir Xiao Shan.


Namun Jie Mei memiliki akal tidak terduga. Dia menurunkan output jurusnya agar setara dengan output Qim Yinchi. Karena seperti yang kita tahu tolak ukur tingkatan kultivator di dunia ini adalah kapasitas qi dalam dirinya. Tapi hal ini tidak berlaku pada Xiao Shan, dia masih tingkat bumi bintang 1 tapi disebut oleh roh penjaga hutan memiliki kapasitas qi setara kultivator langit rendah.


"bantu kami dengan formasi taktismu Xiao Shan!"


Xiao membuat formasi taktis yang baru dipelajarinya. Meningkatkan kekuatan Qin Yinchi dan Jie Mei. Mereka membuat sebuah orb besar dengan gabungan elemen petir dan air.


"cepatlah! Tunggu apa lagi? Mereka hampir keluar dari himpitan tanah! "

__ADS_1


Hyeji membawa awan lebih dekat ke monster cacing yang berusaha keluar dari himpitan tanah. Orb itu pun mereka jatuh karena bobotnya terlalu berat untuk mereka lempar. 


Saat orb menyentuh daratan air yang terkandung di dalamnya pun berhamburan membasahi area wajah si cacing, tentu saja air itu mengandung muatan petir yang langsung menghancurkan cacing monster itu sampai berkeping keping.


"itu tadi monster apa? " tanya Xiao Shan ke orang paling berpengetahuan di antara mereka.


"itu mayat hidup dari spesies cacing neraka. Nampaknya dia sudah mati sejak lama sehingga tubuhnya sangat rapuh. " tutur Qin Hyeji.


Namun mereka lupa kalau monster yang man akan bangkit kembali selama gerhana masih berlangsung.


Tubuh yang tercerai berai kembali bersatu. Para monster yang terjebak di himpitan tanah berhasil keluar. Ratusan monster kadal penguasa asli tempat itu menjadi lebih kuat, dan mereka mendapatkan zirah platinum dari sang pencipta gerhana.


Para monster yang menjadi sangat kuat, baik yang hidup maupun yang mati menyerang tim kultivator lain yang datang untuk membunuh para Centaur. Sama seperti kelompoknya Xiao Shan mereka juga tidak bisa keluar dari hutan itu.


"tenanglah semuanya, aku akan menaikkan ketinggiannya. Para monster itu tidak akan bisa menjangkau kita. Jangan menangis Yinchi. "


"Aku tidak menangis... Jangan bercanda di situasi genting seperti ini!! " Yinchi membentak kakaknya.


"jangan terlalu yakin dengan hal itu. Jika para monster itu menggunakan otak mereka, bisa saja mereka saling menumpukkan badan, membangun sebuah pilar untuk menjangkau kita. " ucap Mei dengan analisa pintarnya.


"kalau begitu akan kubakar mereka! Sebelum itu ajari aku cara membuat awan yang bisa dinaiki seperti ini, Qin Hyeji. "


Qin Hyeji mengajarkan teori kendaraan awannya pada Xiao Shan. 


Dugaan Mei benar. Para mayat hidup di bawah sana membuat pilar untuk menjangkau mereka.


**


Di area luar kota Yin terlihat bekas pertarungan. Qin Yuan menantang Zhao Liu untuk melawannya sebelum mengejar Xiao Shan. Kalau Zhao Liu menang barulah dia boleh lewat. Sementara Qin Yuan bersedia kembali melayani selir An Yanrou jika dia dikalahkan dalam pertarungan sengit itu.


"kau beruntung aku belum sembuh total setelah pertarungan itu. " oceh Zhao Liu.


"hahh? Maksudmu lukamu belum sembuh setelah istirahat total selama seminggu? Sejak kapan kau jadi setua ini? " ejek Qin Yuan.


Tiba tiba roh penjaga hutan masuk di antara mereka.


"ada kabar buruk dari kumbang yang aku taruh di baju Xiao Shan. Dia bilang fenomena Eclipse kembali terjadi di hutan kadal biru, dan Xiao Shan serta anak anakmu tidak bisa keluar dari hutan itu. "


Mendengar itu Qin Yuan pun langsung mengambil pedangnya yang berada di rumah dengan elemen angin. Roh penjaga hutan pun bersiap sembari memanggil binatang mistis penjaga hutan. Sementara Zhao Liu memanggil sisa pasukannya untuk menginvestigasi fenomena Eclipse di hutan kadal biru.


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁

__ADS_1


.................................................................................


__ADS_2