BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 33 : Tundukkan Kepalamu Pada Roh Superior!


__ADS_3

***


***


Istana kaisar. 3 jam sebelum tengah malam.


2 Kultivator langit berkumpul di depan singgasana kaisar.


"Luo Shinu belum kembali. Kalau dia tidak kembali, salah satu dari kalian harus mencari jasadnya. " Perintah kaisar Wei.


"Aku rasa itu tidak mungkin kaisar. " Sanggah kultivator langit rendah yang lebih muda dari kaisar.


"Luo Shinu memiliki kekuatan yang luar biasa, juga pertahanan absolut. Tidak mungkin dia kalah melawan Guan Yu dan mantan anggota pasukan khusus. " sambung si kultivator.


Kaisar Wei menyandarkan badannya di tahta.


Perhatian sang kaisar teralihkan saat mendengar suara aktifnya sumur ajaib.


Lewat lubang sumur ajaib yang masih terbuka Luo Shinu membawa keempat penjahat ke hadapan kaisar Wei.


Selir An Yanrou dan beberapa petinggi istana pun dipanggil ke hadapan kaisar untuk menyaksikan penghakiman.


Namun sebelum kaisar sempat bicara sepatah kata pun, Luo Shinu mengambil alih panggung.


"Sebelum anda menghukum mereka, ada hal penting yang harus saya sampaikan. Mereka memiliki motivasi yang sangat menarik. "


Kaisar mengizinkan Luo Shinu bicara.


Luo Shinu pun menjelaskan kalau Xiao Shan adalah seorang kultivator 6 elemen.


Sontak semua orang yang ada disana pun kaget. Luo Shinu tidak pernah berbohong kepada kaisar.


Luo Shinu menceritakan alasan mereka berempat menyelinap ke kamar kaisar adalah untuk menyelamatkan ingatan menuju istana Dewa yang jatuh.


Kaisar Wei jelas tidak percaya dengan ucapan Luo Shinu.


"Maksudmu di suatu tempat di benua ini berdiri istana yang ditinggali oleh seorang dewa? Itu terlalu mengada ngada. Menurutku itu hanyalah sebuah tempat yang dinamai dewa, bukan tempat yang benar-benar ditinggali oleh dewa. "


Memang ada kemungkinan nama itu memiliki maksud lain.


Luo Shinu yang dipaksa bersandiwara di depan kaisar pun menunggu aksi roh penjaga hutan sesuai yang direncanakan sebelumnya.


Roh penjaga hutan berdiri, sontak membuat para penjaga mengarahkan mata tombak padanya.


"Saya roh penjaga hutan diutus oleh roh laut untuk mencari istana dewa yang jatuh. Kalau yang mulia kaisar tidak percaya saya akan panggilkan roh laut kesini. "


Berbeda dengan The Fallen God yang tidak pernah ada dalam sejarah.


Roh laut adalah salah satu dari 3 roh superior yang menjaga dunia.


Roh laut disembah dan diyakini sering memberikan perlindungan dan kekuatan kepada para pelaut yang menyembahnya.


Kaisar Wei ragu pada ucapan roh penjaga hutan yang terkesan mengada ngada.


Mana mungkin roh tingkat rendah bisa memanggil roh tingkat tinggi. Pikir Kaisar.


Roh penjaga hutan meniup sebuah suling kecil di mulutnya.


Tak lama kemudian terjadi gempa bumi yang cukup besar.


Roh penjaga hutan heran apakah yang datang adalah roh penjaga bumi. Ternyata yang datang benar-benar Roh penjaga laut.


Dengan wajahnya yang mulus dan tampan, serta aroma laut yang kuat. Roh itu membuat semua orang yang melihatnya terkesima.


Di tubuhnya terdapat 2 cincin air yang mengalir melingkar. Dan di tangannya terdapat ombak raksasa yang melambangkan kemurkaan terhadap pria bermahkota di depannya.


***

__ADS_1


1 menit sebelum kemunculan roh penjaga laut. Di taman istana tampak seorang pria tua tengah berlari kencang menuju ruangan kaisar.


Saat pria tua itu sampai sudah ada keturunan dewa yang menatap kaisar Wei dengan penuh kemurkaan.


Pria tua itu adalah penasehat kaisar sekaligus pemuja roh penjaga laut.


Dia berlari ke hadapan kaisarnya yang membeku di tatap sang roh.


"Puja roh penjaga laut. Saya Sui Pinghu, pemuja anda. "


Penasehat istana berusaha meredakan kemarahan roh penjaga laut.


Roh penjaga laut mengabaikannya dan berbicara kepada Kaisar Wei. "Wahai kaisar manusia, beraninya kau hendak mengeksekusi utusanku! "


"U-utusanmu...? "


Harga diri kaisar Wei terinjak injak saat bicara terbata-bata.


Selir An Yanrou, wanita yang diberkahi oleh dewa itu pun tidak kuat menahan tekanan yang diberikan roh penjaga laut padanya. Sehingga kakinya tidak kuat menopang berat tubuhnya.


"Xiao Shan si pengguna 6 elemen adalah individu yang aku pilih untuk memasuki istana Dewa yang jatuh. Aku memberinya tugas untuk memenggal leher Dewa itu karena dia jauh lebih berharga dan lebih kuat daripada kau. Kaisar kejam yang menghukum bawahan karena masalah sepele! "


Di caci maki bukanlah hal yang biasa bagi kaisar Wei. Hatinya panas. Dia menahan gertakan di giginya.


Tawa kecil terdengar dari mulut Xiao Shan yang dilindungi oleh 2 roh.


Kaisar Wei tidak lemah. Dia adalah kultivator langit rendah sama seperti Luo Shinu. Dia hanya tidak berani menghadapi entitas non manusia.


"Tapi meskipun kau kejam, aku tidak terlalu mempermasalahkannya. Justru aku ingin kau dan pasukanmu pergi ke istana Dewa yang jatuh juga. "


"Apa! Kenapa kaisar harus melakukan itu?! "


Kultivator langit rendah istana membentak roh penjaga laut. Seketika itu juga kepalanya berlubang.


Melihat kultivator langit rendah nya mati dengan begitu mudah di tangan roh penjaga laut,Kaisar Wei pun langsung mengira semua ini adalah mimpi.


"Baiklah roh penjaga laut. Aku akan pergi membawa yang terpilih memenggal kepala dewa yang jatuh. Tapi... "


Roh penjaga hutan dan roh penjaga laut menatap tajam ke Kaisar Wei.


"... aku ingin kau memberikan imbalan yang sesuai, karena perjalanan ini pasti akan memakan banyak korban jiwa. "


Roh penjaga laut menanggapi tawar menawar kaisar Wei dengan senyum tipis.


Sang kaisar tidak takut berhadapan dengan roh penjaga laut karena Xiao Annchi si dewi tombak sudah sampai disini.


Xiao Annchi berhenti di luar istana. Memikirkan cara mengeluarkan kaisar dari sana. Bagaimanapun dia tidak bisa bertarung jika di dekatnya ada kaisar.


"Kau memanggil bawahanmu kemari? "


Xiao Annchi tersinggung disebut bawahan oleh roh penjaga hutan. Kalau saja dia 40 tahun lebih muda tombaknya pasti sudah melesat ke wajah roh itu.


Xiao Annchi tidak gegabah dan mendengarkan perintah kaisar.


"Hmm, akan aku berikan pecahan Hati Lautan, jika kau memberikan dukungan penuh kepada Xiao Shan. "


"Setuju. Akan kupinjamkan pasukan terbaikku untuk menyerang istana Dewa Jatuh, termasuk Xiao Annchi. Hanya saja dia baru akan turun jika bahaya besar terjadi. "


Rencana roh penjaga hutan berjalan dengan sangat mulus. Dengan tambahan kekuatan dari pasukan kerajaan menyerang istana The Fallen God akan lebih mudah. Ditambah lagi ada Xiao Annchi yang akan menolong disaat genting.


Roh hutan tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya begitu pula dengan Qin Yuan dan Guan Yu yanh juga mempelopori rencana ini.


Tidak hanya meminta pasukan yang banyak, setelah perjalanan ini berakhir roh penjaga laut ingin kaisar Wei untuk mengangkat derajat keluarga Xiao Shan dan mengampuni kesalahan semua orang yang membantunya.


Sekali lagi Kaisar Wei meng-iyakan perintah roh penjaga laut.


Selir An Yanrou tidak bisa berbuat apa-apa kepada Xiao Shan.

__ADS_1


Tatapan wanita itu disadari oleh Xiao Shan yang kemudian tersenyum sombong kepadanya.


"(Kau tidak akan bisa menyentuhku perempuan gila! Tidak kau maupun anak-anakmu.)"


"(Aku hanya harus mengeluarkan ayah dari sini lalu pergi sejauh mungkin dari tempat traumatis ini. Aku yakin ayah akan senang tinggal di rumah pohon yang aku buat di hutan.)" Gumam Xiao Shan dalam hati.


Roh penjaga laut melepas rantai yang mengikat Xiao Shan dan yang lainnya.


Rantai buatan kultivator langit rendah dia hancurkan dengan begitu mudahnya.


"Bangunlah para penantang. "


Segera mereka menegakkan badan.


"Berbaikanlah dengan anggota kerajaan sebagaimana leluhur kalian dahulu, saat menyatukan wilayah Jinlian yang terpecah belah. "


Xiao Shan dipaksa untuk bersalaman dengan Kaisar Wei.


Roh penjaga laut dapat mendengar isi hati kedua orang itu saat dipaksa bersalaman. Sedari awal dia tidak berharap mereka berdua benar-benar berdamai.


Masalah dengan kaisar pun beres. Dan kelompok ekspedisi istana The Fallen God bertambah jumlahnya hingga ratusan orang.


Tidak lupa roh penjaga hutan mengucapkan terima kasih kepada roh penjaga laut.


"Terima kasih banyak tuan muda. "


"Sekarang aku roh penjaga laut, statusku sebagai tuan muda sudah berakhir sejak ribuan tahun yang lalu. " Sahut roh penjaga laut.


"Frey, apa kau yakin ingin menyerang istana The Fallen God? Apakah kau tidak takut kejadian itu terulang kembali? "


"Mungkin saja keluarga baru yang kau miliki saat ini akan menjadi seperti mereka. "


Roh penjaga laut memperingatkan Frey akan hal mengerikan yang pernah terjadi di masa lalu dan mungkin akan terjadi lagi di penyerangan ini.


Roh penjaga hutan membalas. "Aku tidak pernah takut padanya. Lagipula dia sudah tersingkir. Dia mencoba bangkit kembali karena tidak terima dengan keadaan tubuhnya pasca kejadian itu. "


"Kali ini aku akan benar-benar menghabisinya! Dewa sialan, akan ku habisi dia dengan bantuan roh langit. " Roh penjaga hutan bicara sambil meneguk amarah.


"Terserah kau saja. Kesempatanmu untuk memanggil roh penjaga agung tinggal sekali lagi kan? Sebaiknya kau panggil yang terkuat seperti rencanamu barusan. "


Roh penjaga laut menghilang.


Kaisar Wei masih kesal dengan roh penjaga laut. Apalagi dia menyerahkan keputusan tanggal keberangkatan kepada roh penjaga hutan, yang artinya secara tak langsung kaisar Wei harus mendengarkan perintah roh rendahan itu.


Selama satu minggu Xiao Shan pergi keluar istana untuk berlatih bersama 4 murid senior.


Kekuatan yang dia latih tidak lain adalah elemen kegelapan.


Lewat Buku-buku di perpustakaan istana Xiao Shan juga menemukan fakta-fakta baru seputar pengguna elemen kegelapan abadi yang hidup 1800 tahun yang lalu.


***


***


10 hari setelah diturunkannya perintah absolut dari roh penjaga laut.


Pasukan kultivator yang terdiri dari 50 kultivator Dataran tinggi, 40 kultivator pegunungan, 30 kultivator cakrawala, dan 2 kultivator langit rendah, berangkat menuju istana The Fallen God yang rutenya ada di ingatan Xiao Shan.


Sementara sang kaisar tetap tinggal di istana bersama Xiao Annchi.


Tak lama lagi pertempuran besar akan terjadi di istana The Fallen God yang misterius.


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁

__ADS_1


.................................................................................


__ADS_2