
BLAARR!!!!!
Kacau balau. Itulah situasi yang tepat untuk menggambarkan kondisi medan perang saat ini. Pohon pohon berhamburan terkena gelombang kejut jurus petir.
Si kultivator langit rendah menaikkan perkiraan level Xiao Shan menjadi setara dengannya yaitu langit rendah.
Sungguh menakjubkan melihat seorang pemuda tahap awal bumi bisa menandingi kekuatan seorang langit rendah. Benar benar tidak adil. Dan ketidakadilan itu membuat si kultivator membenci Xiao Shan.
Xiao Shan menyimpan satu Halberd nya. Lalu melarikan diri dengan membawa Jie Mei dan yang lainnya yang masih tak sadarkan diri.
Pria itu memegang pita suara. Tanpa sepengetahuan Xiao Shan pria itu telah mencabut pita suara Qin Yinchi. Dia menggunakan itu untuk bicara dengan Xiao Shan.
Dengan kekuatan kegelapan dia menelan pita suara Qin Yinchi lalu secara instan membuatnya dapat bicara bahasa orang orang di benua Jinlian ini.
Xiao Shan berpikir berpencar adalah ide yang bagus untuk menghindari kejaran kultivator langit rendah itu. Tapi alter ego nya menyuruhnya untuk tidak mewujudkan ide konyol itu.
"kau benar, kalau berpencar sekarang Mei, Yinchi, dan Hyeji akan berada dalam bahaya. Kita harus menunggu sampai salah satu dari mereka sadar dulu. "
Xiao Shan mengambil batang pohon berdaun lebar untuk diikatkan ke luka teman temannya.
Aura mencekam yang tadi tidak terasa lagi, bukan berarti semua sudah aman. Selama gerhana tidak berhenti tidak ada jaminan keselamatan dan tidak ada tempat mendarat yang aman di daratan.
Xiao Shan memutar otak. Akhirnya dia putuskan membangun sebuah tower dari tumpukan batu dan tanah.
"tolong bantu aku lagi alter ego. Tolong lakukan seperti saat kau membantuku mengeluarkan jurus api. "
Menurut Xiao Shan Alter ego bukanlah kepribadian ganda jahat. Dia lebih seperti emosi yang tidak terkontrol. Xiao Shan masih tak bisa mendeskripsikan apa sebenarnya alter ego dalam dirinya.
Karena penasaran dia pun bertanya langsung.
"alter ego. Sebenarnya kau ini apa? "
"tidak mungkin kau kepribadian gandaku. 2 kepribadian tidak bisa berbicara satu sama lain. Kau lebih seperti penunggu. "
Alter ego memberi jawaban tidak terduga. Dia mengakui kalau ucapannya sebelumnya adalah bohong. Dia bukan kepribadian ganda Xiao Shan.
"lalu apa kau ini? "
Alter ego berjanji akan memberitahukan kebenarannya jika Xiao Shan selamat dari insiden ini.
Setelah berbicara dengan alter ego Xiao Shan mengeluarkan jurusnya, garis imajiner putih muncul.
__ADS_1
"tingkat bumi spesial, menara baja. "
Xiao Shan berhasil membuat menara setinggi 20 meter.
Untuk menjauhkan para monster Xiao Shan membuat 10 golem penjaga di bawah menara, dan mengubah bentuk awannya menjadi seekor elang yang dapat menembakkan peluru angin.
Xiao Shan merebahkan ketiga temannya di puncak menara dan menutup atasnya dengan tanah agar cahaya gerhana tidak menyentuh mereka.
Alter ego bicara lagi "kau memiliki berkah Dantian yang sangat besar sehingga dapat menampung qi yang sangat banyak. Selain itu regenerasi qi mu sangat cepat, dan tubuhmu dapat membiasakan diri dengan fenomena qi dengan sangat cepat."
Saat memeriksa keadaan mereka Xiao Shan menemukan lubang menganga di tenggorokan Qin Yinchi. Karenanya Xiao Shan mengira Yinchi sudah mati.
Dengan perasaan sedih Xiao Shan menutup luka di leher Yinchi dengan daun lalu mengikatnya dengan benang pohon. Di tubuh mereka terdapat tanda yang aneh. Tanda itu berwarna ungu dan berbentuk matahari.
Letaknya pun berbeda beda seperti bekas serangan yang terkena tubuh secara acak. Mei ditandai di perutnya, Hyeji di paha, Yinchi di punggung.
Terasa hawa qi dari tanda itu. Mungkin mereka masih bisa diselamatkan jika si kultivator kegelapan melakukan sesuatu ke luka itu.
"aku memiliki ide yang bisa kau coba sekarang. "
"apa itu alter ego? "
"bagaimana caranya? "
"mulailah bermeditasi. Fokus ke qi yang melayang di udara, tarik sebanyak mungkin qi itu seperti yang sudah diajarkan roh hutan. "
Xiao Shan langsung mencobanya. Kata roh penjaga hutan saat melatih Xiao Shan di kediaman keluarga Qin, menaikkan bintang di tingkat bumi jauh lebih mudah ketimbang dataran tinggi, karena bahan bakar yang diperlukan hanyalah pengalaman bertarung dan pengetahuan tentang jurus dasar kultivasi, termasuk menguasai teknik teknik dasar seperti, zirah qi, jurus elementar (aura attack), dan teknik serangan langsung menggunakan qi mentah (direct attack).
Xiao Shan sudah memenuhi syarat semuanya jadi dia bisa langsung naik 2 tingkat dalam sekali percobaan.
Jika usaha seorang kultivator untuk naik tingkat berhasil maka akan terlihat sebuah pintu limit yang tergambarkan di imajinasi sebagian besar orang sebagai cahaya putih di ruangan yang gelap. Saat cahaya putih itu mendekat dan menyinari ruangan yang gelap itulah tanda kalau seseorang berhasil naik tingkat. Keberhasilan itu memberikan rasa nyaman kepada para kultivator, termasuk Xiao Shan.
"ahh... jadi begini rasanya menembus limit. Terasa sejuk dan membuat hatiku tenang. "
Untuk sesaat Xiao Shan lupa dia sedang berada di medan perang. Qi yang melayang di udara berkumpul di kedua tangannya, sayang sekali di tahap ini Xiao Shan belum bisa mengamplifikasi kemampuan elemen menjadi penyembuhan, ilusi, dan semacamnya.
Tiba tiba Xiao Shan merasakan hawa mencekam itu lagi. Disaat itu pula dia mendengar suara kakeknya entah darimana.
"syukurlah kau masih hidup Xiao Shan. Apa kau melihat seseorang yang menggunakan elemen kegelapan abadi di dalam sana? "
Xiao Shan berusaha tetap tenang dengan menjawab apa yang ditanyakan kakeknya.
__ADS_1
"aku tidak tahu pasti. Tapi ada seorang kultivator langit rendah yang jurusnya bernuansa gelap." jawab Xiao Shan.
"nah itu dia! Dia menarikmu dan ketiga gadis ke dimensinya, dimensi gerhana. " (roh penjaga hutan)
"lalu bagaimana caraku keluar? Mei, Hyeji, dan Yinchi sedang tidak sadarkan diri karena serangan penjahat itu. "
"kau harus melawannya Xiao Shan. "
"aku kesulitan memasuki dimensi nya karena penghalang kegelapan yang dia pasang membuatku tidak bisa menemukan titik lemahnya. Kau harus melukainya barang hanya sejengkal. Itu akan mengungkap titik lemah dimensinya."
Xiao Shan menelan ludah lalu bertanya "apa kakek tidak takut aku mati? "
".....kau tidak akan mati. Kau anak yang pintar, kau pasti bisa memikirkan cara untuk bertahan hidup sama seperti saat kau lari dari istana dahulu. "
"berjuanglah Xiao Shan. Ingat! Lukai dia. "
Suara kakeknya tidak terdengar lagi. Xiao Shan menjadi ragu apakah kakeknya benar menyayanginya.
"sudahlah, tanpa disuruh pun aku pasti akan berjuang untuk hidup. Aku tidak ingin mati sampai mencapai batas terakhir yang tidak bisa dilewati. " gumam Xiao Shan.
Dia membuat sebuah boneka dari bagian tengah daun lalu menaruhnya di perut Mei dan meletakkan tangan mereka bertiga di boneka itu.
"itu adalah jimat keberuntungan kalian. Aku pasti akan membawa kalian keluar dari sini. "
Dududuk...
Menara berguncang saat seekor ular mengerikan yang terbentuk dari rantai kegelapan mendaki dari bawah.
Setelah Xiao Shan naik menjadi tingkat bumi bintang 3 makhluk makhluk yang dia buat dengan qi nya pun berubah.
Xiao Shan melompat ke elangnya yang sekarang berukuran lebih besar dan memiliki 4 sayap.
Pertarungan hidup dan mati akan dimulai bersamaan dengan rencana yang telah disusun matang.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
.................................................................................
__ADS_1