BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 34 : The Fallen God '1'


__ADS_3

***


***


Di tempat dimana tak ada cahaya.


Hawa sangat dingin membunuh tikus tikus yang terjebak.


Istana The Fallen God.


Tersimpan jauh di dalam samudra. Tempat jiwa-jiwa malang berusaha mencari jalan keluar.


Pertempuran antara manusia yang masih hidup dengan yang sudah mati kan segera dimulai.


***


***


Berkat roh penjaga laut masalah dengan kaisar dapat diatasi.


Sekarang dia pergi untuk berjumpa kembali dengan ayahnya yang sudah tidak ketemu selama 15 tahun lebih.


Tapi apa yang dia temukan tidaklah seindah ekspektasi.


Sang ayah menjadi pecandu alkohol setelah sebelah tangannya di potong sampai sikut untuk menggantikan hukuman yang seharusnya ditimpalkan kepada anaknya.


Kondisi kasim istana itu begitu menyedihkan. Kepala kasim memindahkannya dari dapur ke kandang domba. Jadi sehari hari dia bekerja sebagai tukang bersih bersih kandang.


Xiao Shan mensejajarkan kepala dengan kaki domba, dimana kepala ayahnya berada.


"Apa yang terjadi padamu ayah? Apa ini karenaku? "


Xiao Shan ingin mendengar jawaban ayahnya, sebagai orang yang menderita karenanya.


Mata sang ayah yang berwarna biru cerah menunjukkan depresi yang mendalam.


Bau alkohol tercium saat dia membuka mulut.


"... saya tidak mengerti maksud anda, tuan muda Wei Chen. Saya tak pernah menderita karena anda. "


Jelas sekali ayahnya itu telah mengalami amnesia.


Kasih sayang masih tertinggal di hati Xiao Shan, karena tidak ada kenangan buruk saat bersama sang ayah.


Sayang sekali dia tidak punya waktu untuk mengembalikan ingatan sang ayah. Ingat! Dia satu-satunya yang tahu jalan ke istana The Fallen God.


***


Sebelum berangkat Xiao Shan dikenalkan dengan pemimpin pasukan istana.


Komandan Zhao Liu, si Tinju Lava.


Komandan Luo Shinu, si Pedang Api Biru.


Dan Komandan Qianfan Yu, yang termuda diantara 3 kultivator langit rendah istana. Terkenal dengan julukan Dewa Tanaman Berduri.


Lalu kelompok roh penjaga hutan yang terdiri dari


Qin Yuan, mantan ketua prajurit elit istana


Guan Yu, ketua sekte Suiryu. Sang legenda kota Yang.

__ADS_1


Jingming Dao si pedang Kirin.


Fei An si buruk rupa. Jelek wajahnya.


Bai Tian si pengendali boneka yang terkenal di wilayah perbatasan kota Yang.


Jingming Dao tidak mengizinkan anak sulungnya Chuhui Dao ikut. Sehingga mereka bertengkar sebelum pasukan berangkat.


Akhirnya Chuhui Dao diantarkan ke rumahnya di utara oleh 2 orang kultivator Pegunungan.


Pasukan kultivator yang sangat banyak itu berangkat menggunakan kuda ke wilayah Jinlian Utara yang ditutupi es.


Pasukan kultivator yang dipimpin Luo Shinu berjalan menyisir pantai ke sebelah barat lautan monster.


"Jadi dimana istana itu Xiao Shan? " Tanya Luo Shinu.


"Di dasar lautan, 30 kilometer dari garis pantai, mengikuti garis lurus ke bintang biru yang muncul setiap malam sabtu. " Jawab Xiao Shan lengkap.


Roh penjaga laut muncul lagi di depan pasukan kultivator.


"Terima kasih mau menunggu selama ini. "


Rupanya roh penjaga laut sudah menunggu di pinggir lautan ini selama 10 hari lamanya.


"Kau yakin ingin pergi kesana? Ini peringatan terakhirku. Tempat itu sangat berbahaya, bahkan air laut pun tidak mau menyentuhnya. "


"Tidak perlu mengkhawatirkan kami. Khawatirkan saja dirimu yang mungkin akan kehilangan seorang teman. " Roh penjaga hutan menyinggung roh penjaga laut.


Setelah itu laut terbelah, menyediakan jalan untuk pasukan kultivator.


"Jalan itu akan tetap terbuka selama 10 hari. Jadi selesaikanlah urusan kalian sebelum waktu itu habis. " Tutur roh penjaga laut sebelum hilang diterpa angin.


Semakin jauh semakin turun pula daratan itu hingga mencapai dasar laut yang belum terlalu dalam.


Xiao Shan terus mencari pemandangan yang mirip dengan di dalam ingatannya. Sebuah istana yang tertutup kabut.


Hingga sampailah mereka ke sebuah pintu masuk gua bawah laut.


Pasukan kultivator memasukinya tanpa seorang pun tinggal di luar.


Beberapa orang mulai was-was. Qianfan Yu pun merasa demikian. Dia menanyakan bentuk istana itu pada Xiao Shan untuk mengisi waktu.


"Bentukannya tidak terlalu jelas. Yang pasti area luar istana itu tertutup kabut. "


Mendengar itu Qianfan Yu makin meragukan keberadaan istana itu.


Hingga...


Bwooshh~


Baduum baduum


Dinding batu di depan mereka runtuh. Di baliknya ada suatu tempat misterius yang tertutup kabut cukup tebal.


Xiao Shan terkejut mendapati tempat itu benar adanya.


Sebelum memasuki tempat yang aneh itu, Luo Shinu mengabsen pasukannya terlebih dahulu. Yang terdiri dari tim penyerang, tim perbekalan, tim pembawa senjata, dan tim medis.


Setelah semua beres pasukan kultivator mulai menginjakkan kaki di tanah berkabut itu.


Saa~ saa~

__ADS_1


Roh penjaga laut dapat merasakan aura pasukan kultivator yang menghilang di dasar lautan. Kemungkinan mereka telah masuk ke 'tempat itu'.


Xiao Shan seolah mendapat penglihatan dari ingatannya. Dia tahu jalan menuju istana dan jalan masuk ke dalam istana.


Teorinya tentang ingatan Perishkakk yang tersegel sepenuhnya benar. Di tempa ini seluruh ingatan Perishkakk dapat diakses sehingga ekspedisi jadi lebih mudah.


...


Di tempat lain, Hanlian si gadis permata telah kembali dari perjalanan ke benua Jinlian.


Di situ dia bertemu dengan Tantai Yue dan langsung melaporkan temuannya soal fenomena Eclipse yang terjadi sebanyak 2 kali di waktu yang berdekatan.


Tantai Yue memiliki firasat buruk soal ini.


"Ketua Yu menjelaskan kalau fenomena Eclipse kedua dibuat oleh seorang pengguna elemen kegelapan untuk menjebak Xiao Shan, tapi orang tersebut sudah mati. "


"Tapi benarkah seorang pengguna elemen kegelapan lagi semudah itu...? "


Elemen kegelapan abadi sangat minim informasi ketimbang cahaya abadi.


"Oh iya ada satu hal penting lagi. Xiao Shan dan pasukan istana bergerak ke istana The Fallen God yang katanya berada di bawah air. "


"Roh penjaga hutan menipu kaisar dengan memanggil roh penjaga laut. Karena itulah mereka mendapatkan banyak bantuan. "


"Sepertinya roh penjaga hutan memiliki sesuatu yang dapat memanggil para roh agung. Tapi itu bukan urusan kita. "


Tantai Yue berjalan ke samping jendela menara. Menatap laut yang mulai mulai pasang.


...


Pasukan kultivator melangkah semakin dekat ke istana The Fallen God.


Salah seorang diantara mereka berteriak saat melihat sesuatu di balik kabut.


Xiao Shan memicingkan mata.


"Itu istana dalam ingatanku! Ayo ikuti aku semuanya! " Perintah Xiao Shan.


Tak lama kemudian kabut tebal menghilang dan berganti dengan kabut merah yang turun dari langit, atau atap gua, atau tempat apalah itu.


Roh penjaga hutan berlari ke samping Xiao Shan. Firasatnya mengatakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi.


Dan benar saja, tanah bergetar dan mulai naik membentuk sebuah tembok yang memecah belah pasukan kultivator.


Qin Yuan dengan Jingming Dao.


Guan Yu dengan Luo Shinu.


Qianfan Yu dengan Zhao Liu.


Fei An, Bai Tian, Xiao Shan dan Roh penjaga hutan.


Sebuah labirin besar tercipta.


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁


.................................................................................

__ADS_1


__ADS_2