
Xiao Shan bangun dengan rasa sakit teramat perih di area kaki dan bahu. Terlihat kaki bengkok setelah mencoba menahan kekuatan Guan Yu.
"Akhirnya kau sadar juga. Makan ini agar kakimu pulih kembali. "
Guan Yu memberikan pil regenerasi yang ia ambil dari kantung putrinya.
Guan Yu mengakui sedikit terbawa saat memukul Xiao Shan. Sudah 2 hari sejak kejadian itu.
Xiao Shan masih lemas sehingga mengunyah pil pun sulit. "Aku akan segera pulih. Aku berjanji tidak akan lemah! " Xiao Shan merasa kesal karena dikalahkan dengan satu pukulan + pingsan selama 2 hari dan kesulitan minum obat.
Guan Yu menatap tajam ke arah lalu meninggalkan Xiao Shan.
Mengunyah pil memang sulit tapi dia berhasil melakukannya. Setelah itu tanpa menunggu efek pil muncul Xiao Shan langsung pergi untuk berlatih.
Guan Yu pun membiarkannya saja.
Sambil tertatih tatih Xiao Shan pergi ke tempat yang jauh untuk berlatih. Krakk! Kakinya mengeluarkan suara yang menyeramkan, tapi Xiao Shan tidak peduli. Karena efek pil Guan Yu mulai terasa.
"(Aku harus belajar mengendalikan elemen kegelapan abadi sebaik mungkin. Melalui elemen ini aku bisa mengendalikan elemen yang tidak bisa ku kendalikan dengan baik.)"
"Kegelapan abadi, muncullah. "
Xiao Shan memahami kalau orb kegelapan yang dia buat pasti akan berubah menjadi sesuatu.
"Oke, aku sudah menguasai perubahan elemen kegelapan menjadi elemen utama. Sekarang saatnya mencoba pemanggilan makhluk kegelapan. "
Xiao Shan berpikir sampai kesitu karena menurutnya teknik pemanggilan tempo hari akan sangat berguna dalam perjalanan ini.
"Aku harus bersiap melawan monster kegelapan yang aku ciptakan sendiri. Ada kemungkinan mereka tidak mengenal kawan ataupun lawan. "
Xiao Shan membuat orb kegelapan sebesar gajah. Di dalam orb itu dia membuat seekor monster berbentuk kepiting tanpa cangkang, agar mudah mengalahkannya.
"Keluarlah! " Perintah Xiao Shan ke makhluk yang berhasil ia buat di dalam orb nya.
Orb itu pun pecah dan monster yang jauh berbeda dari yang ia bayangkan keluar. "Apa?? Kenapa malah monster kelinci yang muncul... "
Kelinci itu mengaum seperti singa. Xiao Shan pun membunuhnya karena tampak tidak berguna.
"(Aku harus memanggil monster yang bisa membawa kami melewati kedalaman laut. Aku tidak boleh menyerah sekarang!) "
"(Akan ku mulai dari transportasi darat.) "
__ADS_1
"Keluarkan makhluk yang mirip Centaur! "
Bukannya Centaur pria malah seorang manusia perempuan yang keluar. Xiao Shan pun membunuhnya dengan memalingkan muka.
Selama 6 jam dia berlatih akhirnya makhluk yang muncul sesuai dengan yang ia pikirkan. Seekor monster dugong lah monster panggilannya yang pertama.
"Sekarang aku mengerti. Diperlukan pemahaman akan susunan tulang dan tekstur daging untuk memanggil makhluk yang kuinginkan. Kebetulan dulu aku pernah digigit bayi dugong. Apa yang aku lakukan setelahnya benar-benar tidak layak untuk dicontoh. "
"Halo makhluk panggilan. Aku ingin kau berlatih menahan mulutmu mulai sekarang. "
Xiao Shan membawa monster itu kembali ke pesisir pantai. Anehnya tidak ada seorang pun disana kecuali Hanlian, murid sekte gadis suci yang ikut mereka untuk mengumpulkan informasi.
"(Aku dengar murid lain memanggilnya gadis permata. Jadi aku harus memanggilnya Hanlian atau gadis permata?)"
"(Ahh, kupanggil nona Hanlian saja deh. Walaupun biasanya wanita menyukai nama panggilan yang cantik seperti permata.)"
"Permisi nona Hanlian. Apa kau melihat ketua Guan Yu dan Qin Yuan? "
Hanlian menoleh, dia berjalan sempoyongan kemudian menjatuhkan diri ke Xiao Shan. Kulitnya sangat panas.
"Astaga! Apa yang terjadi padamu Hanlian? Jangan sakit dulu, kami tidak punya waktu untuk menjagamu! " Ucap Xiao Shan sambil menggendong Hanlian.
Hanlian yang ditemui Xiao Shan ternyata palsu. Dia adalah monster ikan yang memiliki kemampuan Shapeshifting (berubah bentuk) yang sedang mencari mangsa. Monster ini seharusnya tidak ada di perairan beku seperti pinggir lautan monster.
"Akhh..!!! Kau bukan Hanlian!!! "
Xiao Shan menarik kaki si monster yang mulai berubah ke bentuk aslinya, yaitu sirip belakang hiu. Lalu membantingnya ke pasir.
Penipu ulung itu pun menjadi samsak tinju monster panggilan Xiao Shan.
"Dasar payah! " Ejek Guan Yu di belakang Xiao Shan.
Xiao Shan menebas Guan Yu yang ada di belakang. Guan Yu pun sedikit marah dengan ketidaksopanan Xiao Shan.
"Maaf ketua, aku kira kau salah satu dari monster duyung menyeramkan itu. " (Xiao Shan)
"Kau menyedihkan. Tertipu oleh penyamaran monster kelas teri. Aku akan mengajarimu cara membedakan manusia asli dengan yang imitasi dengan melihat aura di tubuhnya. " (Guan Yu)
Xiao Shan menghentakkan kakinya. Nampaknya sebentar lagi kakinya akan kembali ke keadaan semula.
Sementara Guan Yu terkejut melihat ada monster dugong yang bisa terbang. Xiao Shan menjelaskan kalau dia adalah monster kegelapan pertama yang berhasil dia kendalikan.
__ADS_1
Guan Yu masih trauma dengan kejadian Naga berkepala 2. Dia tidak mau melihat makhluk panggilan lagi. Xiao Shan pun menghapus eksistensi monster itu untuk sementara.
Di atas tebing tempat mereka menginap selama 2 hari Guan Yu mulai mengajari Xiao Shan cara mengukur kekuatan individu melalui aura di tubuh mereka.
"Perlu diketahui, semakin tinggi tahap kultivasi seseorang, semakin banyak pula qi di tubuhnya, dan semakin besar pula aura qi yang bocor dari tubuhnya. "
"Pelajaran ini gampang gampang susah. Karena perbedaan aura dari tahap bumi, dataran tinggi, dan pegunungan sangatlah tipis. "
"Bukan berarti mereka setara secara kekuatan. Ketiga tingkatan itu memiliki dinding pemisah yang cukup tebal. "
Xiao Shan ingat tembok yang dia lihat saat menerobos ke tahap Dataran Tinggi sesaat setelah melawan kultivator kegelapan.
Kakinya yang belum pulih ditambah luka robek akibat gigitan si duyung membuat Xiao Shan tidak mood untuk belajar. Selain itu dia sudah mencapai sesuatu hari ini.
"Berhenti melamun! Harusnya kau senang aku mengajarimu salah satu keahlian rahasia dalam kultivasi. " Guan Yu membentak Xiao Shan.
Menurut Guan Yu keahlian ini sangatlah penting untuk menilai apakah musuhmu kuat atau lemah. Biasanya seorang kultivator baru bisa menebak tahapan kultivasi saat bertarung. Itupun belum tentu valid, karena ada juga kultivator yang pintar memanipulasi gejolak qi yang keluar dari tubuh mereka selama pertarungan berlangsung. Sehingga lawan salah menebak tahapan kultivasi mereka dan dapat dibunuh dengan mudah.
Dengan mempelajari ketebalan aura qi yang keluar saat meridian ditekan, Xiao Shan akan selalu berada satu langkah di depan musuhnya.
Xiao Shan tahu kalau kemampuan itu sangat berguna, tapi kekuatan dan terutama semangat belajarnya belum pulih sepenuhnya.
"Apanya yang belum pulih?? "
Roh penjaga hutan datang bersama 4 orang asing.
Mereka adalah Jingming Dao si, pedang Kirin. Chuhui Dao, seorang tabib muda. Lalu ada 2 murid lain yang diseret kesini saat sedang dalam perjalanan bisnis. Roh penjaga hutan memang kejam. Nama kedua murid itu adalah Fei An si buruk rupa dan Bai Tian si pengendali boneka.
Roh penjaga hutan sangat senang bisa mengumpulkan ke 4 mantan muridnya. Ditambah satu murid baru.
Selain Guan Yu tidak ada yang benar-benar sudi hadir disini. Kesan pertama mereka terhadap Xiao Shan dapat disingkat menjadi 2 kata 'Kultivator jenius'.
Mereka semua kecuali Chuhui Dao mengukur kapasitas qi Xiao Shan yang diluar nalar. Bahkan jika qi mereka di masa prima dulu digabungkan ketebalan aura yang dihasilkan belum cukup untuk menyamai milik Xiao Shan.
Secara tidak langsung Xiao Shan sudah melampaui keempat seniornya yang membuat mereka jadi tertarik padanya.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
__ADS_1
.................................................................................