BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 46 : Kultivator pilihan dewa vs mantan dewa


__ADS_3

Xiao Shan mulai menyukai Alter egonya karena membantu disaat genting. "Kau lebih tahu cara menggunakan elemen kegelapan ini entah bagaimana caranya, aku akan percaya padamu kali ini,"


Alter ego menyeringai senang, bersama sama mereka menyebarkan qi dengan kecepatan tinggi bercampur elemen kegelapan yang misterius. Alter ego mengendalikan perataan elemen kegelapan dan Xiao Shan menembakkan qi nya.


Gelombang qi menabrak para kultivator yang tertekan oleh aura the fallen god. Elemen kegelapan membebaskan mereka dari tekanan yang sangat kuat itu. The Fallen God pun kagum pada kemampuan Xiao Shan.


Dia semakin menginginkan Xiao Shan untuk melancarkan agendanya.


"Jangan sentuh juniorku!!"


Guan Yu menangkis tangan The Fallen God. Namun alih alih tangan Fallen God terkena yang terluka justru Guan Yu yang terkena serangan petir dari mulut The Fallen God.


Guan Yu terpental ke tengah pasukan, dia segera bangkit saat mendengar suara yang tidak asing di telinganya keluar dari mulut The Fallen God.


Roh penjaga hutan membimbing Xiao Shan mengeluarkan serangan kegelapan karena tampaknya hanya elemen itu yang bisa melukai The Fallen God.


"Dataran tinggi spesial, Lumba lumba berduri cabang!"


Duri duri landak keluar dari lantai diikuti dengan seekor lumba lumba yang merupakan pemilik dari duri tersebut. Layaknya armadillo lumba lumba itu menyerang dengan berputar dan mengandalkan punggung berdurinya.


Jingming Dao mengeluarkan pedang dan kirin, disertai roh penjaga hutan yang mengeluarkan jurus naga air berkepala 3. Bagi pengguna elemen air, semakin banyak kepala naga air yang bisa dibuat maka semakin besar pula output air yang dapat dikeluarkan.


"Katakan dimana jiwa-jiwa manusia disegel!?" seru roh penjaga hutan sembari menghantam kaki besar the fallen god dengan naga air.


"Katakan kenapa kau mencariku!? Kenapa kau menciptakan fenomena eclipse dan membuat banyak orang terluka!?!?"


Xiao Shan memanggil naga kegelapan berkepala 2, berbeda dengan saat di pantai, waktu itu dia mengeluarkannya karena berada di bawah kendali alter ego sedangkan kali ini dia mengeluarkannya tanpa dikendalikan sepenuhnya oleh kemarahan.


"Jangan ganggu aku dulu Alter ego, aku ingin mengamuk sepuasnya, kalau kau mengambil alih sama saja aku tidak melakukan apa-apa," ucap Xiao Shan dengan suara serak menahan amarah.


"Terserah kau saja," sahut alter ego dengan dingin.


Naga kegelapan meludahkan api ungu berkali kali ke Fallen God, disusul dengan Xiao Shan yang bergerak lincah di udara, dia menggunakan tornado kecil sebagai pijakannya untuk bergerak cepat di udara.

__ADS_1


The Fallen God berusaha menangkap Xiao Shan dengan tangannya namun bocah itu semakin cepat. Fallen god sendiri berpikir tidak akan bisa menangkapnya dengan kecepatannya yang sekarang.


Semua aspek yang diperlukan untuk bertarung mulai dari kekuatan, kecepatan, naluri, refleks, strategi, teknik, output qi, dan keganasan meningkat drastis saat naga kegelapan muncul. Bagaimana dua individu yang melengkapi satu sama lain naga kegelapan menarik qi dalam jumlah raksasa dari tubuh Xiao Shan, sedangkan Xiao Shan ikut terbantu dengan peningkatan kekuatan yang diberikan si naga.


Namun keunggulan itu hanya bertahan sementara, Xiao Shan segera terlempar saat kena pukulan tak berwujud,


"Apa itu tadi?!" Xiao Shan berusaha mencari asal lengan yang memukulnya. Jelas sekali itu seperti sebuah daging yang besar mendarat di wajahnya.


Dengan masih diselimuti kebingungan Xiao Shan kembali menyerang the fallen god dengan nafas petir bercampur api yang membara. Serangan naga kegelapan berhasil merobek mulut the fallen god yang kalah beradu serangan dengannya.


Tanpa ampun naga kegelapan menghujani fallen god dengan nafas petir yang membara, saking dahsyatnya kehancuran yang disebabkan nafas naga kegelapan floor 4 hampir saja hancur.


Fallen god tumbang dengan kondisi tubuh tercabik cabik. Bagian dalam tubuh the fallen god juga berwarna hitam seperti kulit luarnya, tampak menjijikkan seperti bagian luarnya.


Xiao Shan mengatur nafasnya, mempertahankan naga itu semenit memakan hampir setengah qi nya. Akibat kekurangan qi tangan kanan Xiao Shan menjadi lumpuh sementara.


Terlihat Guan Yu berlari mendekati the fallen god, Xiao Shan berusaha menghentikannya namun tenaganya tidak cukup untuk mengejar Guan Yu.


Ternyata di dalam mulut the fallen god yang sudah mati ada ruang penyimpanan jiwa manusia yang dia ambil secara langsung melalui perishkakk. Hal ini menjelaskan alasan kultivator kegelapan sebelumnya bisa menarik dan mengurung jiwa manusia dengan sangat mudah, adalah karena dia dibantu oleh the fallen god.


"Kalian tunggu disini, aku akan masuk ke dalam."


"Apa kau gila? Jangan masuk ke dalam mulutnya, bisa saja yang kau dengar itu bukan suara putrimu!" ucap Bai Tian.


"Aku yang paling paham soal mengendalikan jiwa diantara kita. Tidak mungkin monster ini bisa mengurung jiwa manusia di dalam mulutnya,"


"Kecuali kalau dia seorang dewa," Xiao Shan menyela penjelasan Bai Tian, membuat seniornya itu geram.


"Dewa apa yang bisa dikalahkan oleh anak kecil yang belum mencapai tingkat cakrawala?" tanya Bai Tian.


"Mungkin dewa yang jatuh dari nirwana dan kehilangan sebagian besar kekuatannya. Atau mungkin dewa ini sedang berpura-pura kalah agar kita membuat kesalahan," Sahut Luo Shinu dengan argumennya.


"Dia tidak mungkin bangun, lihat aku menginjak bola matanya!"

__ADS_1


"Hentikan itu Fei An, kau bisa membangunkannya!"


Fallen god sadar dari pingsannya. Harga dirinya terinjak injak karena tumbang oleh kekuatan manusia biasa. Para kultivator bergegas menjauh saat mata the fallen god terbuka.


"Aku akan mengeluarkan naga itu sekali lagi, ayolah tubuhku, keluarkan jurus yang bisa menghabisinya."


Sekali lagi Xiao Shan mengeluarkan naga kegelapan, namun kali ini kepalanya hanya satu.


"Hancurkan dia dengan serangan aura terkuatmu naga kegelapan!"


Naga kegelapan menghembuskan nafas api hitam yang sontak mengejutkan Xiao Shan. Fallen god melindungi diri dengan 3 pasang sayap besi.


Xiao Shan terus menyalurkan qi nya meskipun kakinya sudah lumpuh, Jingming Dao meletakkan tangannya di punggung Xiao Shan, diikuti oleh Huili bersaudari. Seluruh pasukan kultivator menyalurkan qi mereka ke tubuh Xiao Shan.


Namun gabungan dari output qi semua orang tidak bisa memenuhi kolam qi Xiao Shan, hanya 20% yang terisi, Xiao Shan menggunakan 15% qi yang tersisa untuk serangan gabungan 5 elemen.


Melalui mulut sang naga serangan gabungan 5 elemen itu ditembakkan ke sayap fallen god, disaat yang sama Xiao Annchi datang bersama roh penjaga hutan.


Xiao Annchi melemparkan tombaknya ke fallen god. Bersama sama mereka berhasil menembus pertahanan fallen god dan menghancurkan 4 dari 6 sayapnya. "Sekarang penjaga langit!!!" Seru roh penjaga hutan.


Roh penjaga langit yang sedang melawan penjaga neraka pun melempar halberd cahaya ke langit, menghancurkan pembatas antara lantai 3 dan 4 dan menusuk fallen god tepat di jantungnya.


Semua kultivator bersorak sorai. Penjaga neraka pun kehilangan kendali atas dirinya dan menyerang tanpa strategi. Dengan cepat roh penjaga langit menyentuh dahi wanita itu, membebaskannya dari kendali pikiran fallen god.


"Apa yang terjadi selama ini? Siapa kau?" ucap dewi penjaga pintu neraka dengan linglung.


"Aku salah satu dari 3 roh pelindung utama, kau dikendalikan oleh fallen god untuk waktu yang sangat lama. Dan aku baru bisa menemukan sekarang saat sekelompok manusia memasuki istana ini," tutur roh penjaga langit.


Dewi penjaga pintu hanya mengangguk, sama seperti pria di depannya dia juga merasakan sumbu bencana yang sangat besar di atas sana.


...***...


...***...

__ADS_1


__ADS_2