BERKULTIVASILAH BERSAMAKU

BERKULTIVASILAH BERSAMAKU
Bab 40 : The Fallen God '7'


__ADS_3

Kecepatan pemulihan kolam qi nya meningkat berkat kebersediaan Alter Ego membantunya bermeditasi.


Xiao Shan mengisi qi nya sampai setengah kolam, lalu kembali maju melawan Yin Yue.


Disaat itu Bai Tian sudah melepaskan jurus tingkat tinggi yang diberi nama Arwah yang murka.


"Tingkat Cakrawala, Kemurkaan Arwah."


Roh Fei An mengamuk. Kekuatan fisiknya meningkat 30x lipat, kecepatannya meningkat 30x lipat, daya tahan, stamina, dan teknik kultivasi meningkat sebanyak 20x lipat.


Roh penjaga hutan menggenggam erat pusaka yang dapat memanggil roh penjaga bumi dan laut. Kesempatan yang tersisa tinggal sekali. Dia bisa memanggil roh penjaga langit, tapi terdapat timbal balik yang akan menghancurkan dunia ini.


Roh penjaga hutan mempercayakan urusan mengalahkan Ghoul Yin Yue kepada murid-muridnya. Dia menyesal telah bersikap kasar pada mereka terutama pada angkatan Guan Yu.


Pawang naga api kembali dengan kekuatan yang telah terisi.


Yin Yue menargetkan Xiao Shan terlebih dahulu.


"Tingkat langit rendah, Akupuntur Naga!"


Jarum sebesar kuku naga di arahkan ke Xiao Shan.


Namun Yin Yue menghentikan serangannya tepat sebelum menyentuh Xiao Shan.


Dia ingat kalau Xiao Shan memiliki kemampuan untuk mengembalikan serangannya dengan full damage. Teknik itu membuat Yin Yue harus merasakan damage serangannya sendiri.


Kelengahan Yin Yue dimanfaatkan dengan baik oleh Jingming Dao yang langsung menebasnya.


"Teknik berpedang Gaya Dao, Cakar Phoenix terkuat!"


Tebasan pedang itu dipadukan dengan efek pasti kena yang dikembangkan Jingming Dao.


Tebasan Jingming Dao menghancurkan zirah qi Yin Yue.


Fei An datang dan melepaskan Direct Attack 20% kekuatan ke depan wajah Yin Yue.


Jenius 2000 tahun yang lalu itu membentur tanah berkali-kali karena pukulan beruntun yang di daratkan Fei An.


Merasa dirinya akan segera kalah Yin Yue pun mengeluarkan serangan terakhir yang memberikan area damage ke seluruh bilik labirin.


Beruntung bagi Yin Yue, labirin runtuh tepat saat dia akan mengeluarkan jurus.


"Apa yang terjadi pada labirin?!!" Xiao Shan panik, sekarang serangan Yin Yue bisa mengenai seluruh pasukan.


"Langit rendah, Badai Bunuh Diri." (Yin Yue)


"Dataran Tinggi Spesial, Pemotong Cahaya! Festival naga!" (Xiao Shan)


"Tingkat Cakrawala, Resonansi jiwa tertinggi, Tinju terkuat Fei An!" (Bai Tian)


"Tingkat pegunungan, Laser!" (Qin Yuan)


Xiao Shan melepaskan serangan bertipe api dan kegelapan bersamaan.


Diantara serangan mereka bertiga hanya serangan Xiao Shan dan Fei An/Bai Tian yang bisa menembus ledakan petir Yin Yue.


Petir menyambar ke segala arah dari tubuh wanita yang bunuh diri tersebut.


Lalu sebuah pedang api melubangi lehernya.


Xiao Shan tersambar petir satu kali ketika mendekati Yin Yue.


Pedang api itu tidak lain berasal darinya yang mengukir elemen api sebagai pedang dan kegelapan sebagai perisai.

__ADS_1


Petir Yin Yue menyambar Xiao Shan lagi, dan itulah kekalahannya.


Tubuh Yin Yue tercabik oleh efek full counter elemen kegelapan dan lehernya lenyap menjadi abu sampai ke ujung kepala.


Tak ingin Yin Yue bangkit lagi Xiao Shan pun segera menjauh darinya. Lalu Bai Tian melakukan teknik kebangkitan ke mayat Ghoul.


"Sebenarnya ini tidak mungkin, karena dia sudah lama mati. Tapi tidak ada salahnya di coba."


Bai Tian memindahkan jiwa Yin Yue ke dalam boneka, lalu boneka itu Xiao Shan bakar sampai habis.


Akhirnya Yin Yue mati sepenuhnya.


Xiao Shan sempat melihat roh Yin Yue keluar diantara asap pembakaran itu. Dia masih terjebak di istana itu. Yin Yue sendiri yang membisikkannya ke Xiao Shan.


"Tidak ada jalan keluar bagi roh dari tempat ini." Bisik Yin Yue.


"Itu bukan kau yang menentukan." Sahut Xiao Shan menyangkal apa yang dikatakan Yin Yue.


Roh Yin Yue pun menghilang setelahnya. Tapi sepertinya dia tidak akan bisa keluar dari istana ini. Entah karena apa dia bisa terjebak di istana ini.


"Ayo kita lanjutkan perjalanan! Aku bisa melihat pasukan kultivator di belakang penghalang itu! Mereka sedang melawan para monster di langit." Tutur Xiao Shan.


"Tunggu! Jadi kau bisa melihat menembus dinding batu itu?" Tunjuk Qin Yuan. Setidaknya dia dan roh penjaga hutan penasaran berapa banyak berkah yang dimiliki Xiao Shan.


Xiao Shan tidak menjawabnya. Dia membuat tombak kegelapan lalu bersiap melemparnya.


"Dinding itu diselimuti hawa tenang yang sama dengan elemen kegelapanku. Sesuatu pasti akan terjadi kalau aku menyentuhnya." Batin Xiao Shan.


"Nah, pergilah tombak kegelapanku!!!"


Disaat yang sama Luo Shinu dan Guan Yu disibukkan oleh Gadis Awan.


Melalui pertarungan 2 vs 1 itu terungkap fakta kalau gadis awan memiliki jangka waktu 5 detik untuk menjadi kebal serang.


Kemungkinan Luo Shinu tidak bisa membaca pikirannya juga karena hal itu.


Tombak kegelapan Xiao Shan diserap oleh dinding ilusi kegelapan Gadis Awan.


Percampuran elemen kegelapan dari dua pengguna yang berbeda itu menyebabkan reaksi yang aneh di tubuh penggunanya.


Xiao Shan merasakan gatal di sekujur tubuh sementara gadis awan merasakan efek yang lebih ekstrem. Dia merasa terbakar di area sensitifnya.


"Apa yang terjadi padaku...?!!" Gadis Awan menghentikan penggunaan elemen kegelapan untuk sementara waktu.


Disaat itulah dinding ilusinya pecah.


Pasukan kultivator di labirin akhirnya dapat melihat yang berada di langit.


Wanita yang berbicara dengan the fallen god sebelumnya pun menyadari kekalahan pasukan penjaga istana.


Dia memerintahkan penjaga yang tersisa yaitu si zirah pengendali monster untuk melepaskan monster terkuat yang ia miliki.


"Kalian pasti sudah lupa siapa aku. Aku adalah pengendali monster terbaik di benua Jinlian 10 tahun yang lalu." Si zirah menceritakan tentang dirinya namun tidak ada yang mendengarkannya.


"Kalau begitu kau seorang pengkhianat!!" pungkas anggota pasukan.


Xiao Shan melempar tombaknya lagi setelah melihat reaksi aneh dari si wanita.


Tombak itu meleset namun berkat kendali qi Xiao Shan yang hebat tombak itu dapat berputar dan mengejar gadis awan, membuat gadis awan panik.


Di satu sisi dia dikejar oleh tombak kegelapan yang dapat memberikan damage berkelanjutan, di sisi lain ada dua manusia pemanas dan pendingin.


Gadis awan pun dikeroyok oleh banyak kultivator yang keluar dari labirin. Tapi tetap saja yang bisa melawannya hanyalah para kultivator langit rendah.

__ADS_1


"Menyerahlah gadis kecil, kau bisa membantu kami mencari pemilik tempat ini kalau tidak ingin mati. Ini penawaran untukmu." Luo Shinu memberikan jalan keluar untuk kebingungan gadis awan.


Gadis awan menatap tajam Luo Shinu. Kalau dia melanjutkan pertarungan, walaupun dia bisa memberikan luka pada Luo Shinu, nasib akhirnya tetaplah mati di tangan pasukan kultivator. Oleh karena itu, Gadis Awan pun memutuskan beralih pihak ke pasukan kultivator.


"Sekarang tinggal satu orang lagi."


Luo Shinu menengadah ke langit.


Pria berzirah itu masih berdiri dengan tangguh di belakang pasukan monster terbangnya.


Seluruh pasukan kultivator berdiri di depannya. Jumlah mereka sama, tapi kekuatannya sama sekali berbeda.


"Menyerahlah Qin!" Nama keluarga si zirah adalah Qin sama seperti Qin Yuan.


"Aku tahu kau akan menyerah saat terdesak Awan. Memang benar tidak ada prajurit wanita yang setia apalagi kalau urusannya dengan *****."


Gadis Awan marah mendengar hinaan Qin.


Gadis awan berbalik menyerang Qin diikuti oleh pasukan kultivator yang diperintah Luo Shinu.


"Kita sudah berada di lantai ini cukup lama. Jadilah pemandu jalan kami ke tempat dimana kami bisa menemukan jiwa-jiwa yang dikurung." Ucap Guan Yu ke Gadis Awan.


Gadis awan mengangguk.


Si zirah tidak dapat lagi menahan pasukan kultivator yang kian banyak. Monster yang dia keluarkan pun hanya setingkat beberapa kultivator cakrawala saja, sementara di kubu kultivator ada 3 kultivator langit rendah.


Akhirnya semua penjaga istana fallen god berhasil dikalahkan. Si zirah mati dengan kondisi mengenaskan dengan tubuh tertancap banyak pedang.


Gadis Awan memberitahu mereka letak ruangan yang memenjarakan jiwa manusia termasuk Yin Yue. 


Sementara ingatan Perishkakk dalam kepala Xiao Shan memberitahukan tempat lain yang tidak boleh mereka datangi. Tempat itu adalah lantai pertengahan dari istana ini dan lantai teratasnya. 


Karena di lantai tengah itu adalah tempat tinggal seorang wanita yang mampu mengendalikan api neraka.


Dan di lantai tertinggi ada the fallen god yang terbelenggu oleh lantai.


Xiao Shan membagikan pengetahuannya pada para petinggi pasukan.


Yu Qianfan selaku orang nomor 2 di pasukan buka suara perihal apa yang disampaikan Xiao Shan.


"Menurutku lantai manapun di istana ini sangat berbahaya. Karena tidak ada jaminan wanita pengguna api neraka dan the fallen god tidak turun ke lantai lainnya."


"Aku setuju dengan Yu Qianfan. Musuh kita sangat kuat dan bisa muncul di mana saja. Bahkan kita tidak bisa memercayai gadis awan sepenuhnya. Sebaiknya kita terus bersama." Saran dari Guan Yu.


"Xiao Shan, ada lagi yang mau kau katakan?" Tanya Luo Shinu.


Xiao Shan menggeleng.


Akhirnya pasukan kultivator kembali bergerak menuju lantai berikutnya, dengan gadis awan sebagai pemandu jalan mereka.


Guan Yu memberikan pil recovery ke Gadis awan setelah sebelumnya dia terkena efek pembakaran dari benturan elemen kegelapan.


"Jika kau mengeluarkan elemen kegelapanmu sedikit saja, Xiao Shan akan membuatmu menderita...!" Bisik Guan Yu ke gadis awan.


Xiao Shan yang berada di baris depan mendengar bisikan Guan Yu. Dia bergumam dalam hati. "Kenapa harus aku yang menjaganya...?"


.................................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁


.................................................................................

__ADS_1


__ADS_2