
"aku tahu kau tidak serius mengatakannya!! " ucap alter ego dengan suara berat di kepala Xiao Shan.
"ini bukanlah saat yang tepat tapi mengamuk di tempat ini tidak akan merugikan siapapun. "
Xiao Shan menantang alter egonya untuk pertarungan batin. Sepengetahuan alter egonya itu akan muncul dan mengambil alih dirinya jika Xiao Shan berada dalam kondisi terlalu bersemangat. Dan menantang si Alter Ego membuatnya bersemangat.
"kau akan menyesal sudah menantangku brengsek!! "
Alter ego berusaha mengambil alih separuh tubuh Xiao Shan.
Namun Xiao Shan dengan kekuatan batinnya yang semakin kuat setelah naik tingkat berhasil mengalahkan pengaruh Alter ego. Bahkan sampai melempar jiwa alter ego nya ke kedalaman kolam qi miliknya.
"hahahahahaahahaa....!!!! Kau tidak bisa mengontrol ku lagi alter ego. "
"Tak lama lagi kau hanya akan menjadi penyakit mental biasa! "
Alter ego sangat marah. Dia bertanya tanya mengapa ia harus dilahirkan di dalam tubuh orang lain. Alter ego mulai menangis kemudian melarikan diri ke kedalaman kolam qi.
Saat berada di tempat yang dalam itulah alter ego memiliki ide untuk membalas perbuatan Xiao Shan.
Alter ego mengirimkan kesedihannya kepada Xiao Shan. Air mata Xiao Shan pun mengalir deras bagai darah yang mengucur saat mata tertebas pedang.
"kenapa aku merasa sangat sedih..?? Apa alter ego itu melakukan sesuatu di dalam sana..?? "
Xiao Shan menyeka air mata nya tapi kepedihan terus saja dia rasakan sampai membuat zirah qi nya melemah.
"sadarlah Xiao Shan!! "
Qin Yuan memukul Xiao Shan lalu mencelupkan wajahnya ke air laut yang dingin. Metode brutal Qin Yuan berhasil membuat Xiao Shan sadar dari kesedihannya.
"terima kasih tuan Qin. "
"sama sama nak. "
Guan Yu bertanya apa yang barusan Xiao Shan lakukan.
Xiao Shan menjelaskan kalau dia memiliki kepribadian ganda dalam dirinya. Kepribadian ganda itu akan keluar saat Xiao Shan terlalu bersemangat atau terlalu banyak mengeluarkan kekuatan api.
Xiao Shan yang dulunya bar bar dan dikenal sebagai manusia hutan pun berubah menjadi tenang sejak tahu dirinya memiliki sisi lain yang berbahaya ketika mulai belajar kultivasi.
Guan Yu terpaku mendengarnya, lalu bertanya berapa banyak elemen yang dikuasai Xiao Shan.
Xiao Shan menjawab "lima. "
Guan Yu berucap dalam hati "ternyata roh penjaga hutan tidak mengada ngada soal kemunculan jenius 1000 tahun itu. "
"ada lagi yang mau kau tanyakan ketua Guan Yu? " tanya Xiao Shan.
"tidak ada. Kita fokus melewati lautan monster dulu. Sebaiknya kau tidak menggunakan jurus apimu untuk keselamatan kita semua. "
Ketiga orang itu pun kembali melanjutkan perjalanan.
Setiap ada monster muncul, Guan Yu akan menghabisinya. Qin Yuan bertugas menjaga belakang, sementara Xiao Shan menjaga sisi samping.
Sesekali Xiao Shan mentransfer qi nya ke Qin Yuan. Seperti yang kita tahu qi Xiao Shan cocok dengan qi Qin Yuan.
Dengan formasi itu mereka akhirnya melewati lautan monster.
"laut itu lebih mengerikan dari yang ku baca di buku. " gumam Qin Yuan.
Guan Yu menunjuk kepada bebatuan besar yang tampak seperti benteng di perairan. Kapal tidak akan bisa berlayar melewati susunan batu itu. Itulah pembatas belakang lautan monster dengan lautan lepas yang sesungguhnya.
Tanpa ada gangguan maupun sergapan monster, kelompok Xiao Shan melewati formasi batu itu dengan tenang.
"selanjutnya kita tinggal berjalan lurus sejauh 4 kilometer menembus lautan berkabut ini. " terang Guan Yu.
__ADS_1
"lautan berkabut seperti ini sama menyeramkannya dengan lautan monster tadi. " keluh Xiao Shan.
Xiao Shan pun memiliki ide untuk menaiki awan kinton saja. Kalau tadi dia tidak bisa menggunakan awan kinton karena mereka harus bergerak cepat untuk menghindari monster.
"ayo naik ke awan, tuan tuan. "
Setelah terbang selama 30 menit mulai terlihat sesuatu di balik kabut.
Qin Yuan yang penasaran pun langsung membuat angin topan untuk menyingkirkan kabut.
Terlihat sebuah menara dengan cahaya terang di atasnya menyorot ke arah Xiao Shan dan yang lainnya.
Di saat itu pula seseorang melompat turun dari menara yang cukup tinggi. Orang itu tidak mendarat di air melainkan terbang di atas sesuatu yang ujungnya bercahaya.
Xiao Shan membawa awannya mendekat perlahan begitu pula dengan orang asing itu yang terbang mendekat perlahan.
Kabut hilang sepenuhnya dan mereka saling melihat wajah masing masing.
Ternyata dia adalah seorang wanita dengan pakaian yang sedikit aneh. Dia menaiki sesuatu seperti lentera lonjong yang di dalam penutupnya terdapat banyak kunang kunang yang menjadi sumber cahaya.
Gadis itu tersenyum lalu menjauhkan wajahnya. Dengan suara lembut dia berkata "selamat datang para kultivator pemberani, di wilayah terluar sekte gadis suci. "
"sebelum mempersilahkan kalian masuk aku harus memastikan dulu apa tujuan kalian datang kesini? "
Gadis itu nampaknya adalah penjaga perbatasan atau semacamnya. Dia mengeluarkan sebuah barang pipih berwarna putih dan sebuah pena keren yang tidak pernah dilihat oleh Guan Yu apalagi Xiao Shan si anak hutan.
"kami harus memberitahu tujuan kami dulu baru boleh masuk? " tanya Guan Yu.
"iya. Kami memiliki protokol keamanan yang tinggi termasuk saat menyambut tamu. Karena ketua sekte kami orangnya tertutup kebanyakan muridnya pun mengikuti sifat sang guru. " tutur gadis penjaga.
"kami ingin meminjam sumur ajaib kalian untuk memurnikan sebuah inti elemen. " ucap Xiao Shan yang tak sabar lagi hendak memiliki elemen kegelapan abadi.
Gadis itu mencatat permintaan tamu lalu mempersilahkan mereka masuk ke menara pengawas.
Guan Yu sempat curiga pada gadis itu namun akhirnya dia tetap masuk ke menara.
Si gadis memperkenalkan diri sebagai gadis ikan. Xiao Shan tertegun mendengarnya, soalnya gadis itu tidak mirip ikan dari segi manapun.
"saya diberi panggilan gadis ikan karena saya ahli memancing ikan, bahkan monster besar seperti naga air dan leviathan muda. "
Guan Yu menganggap si gadis hanya menggertak. Guan Yu memilih tidak banyak bicara di tempat yang tidak dia kenali. Sebagai gantinya Qin Yuan lah yang banyak berbicara.
"lalu bagaimana dengan permintaan kami? Kapan kalian akan mengabulkannya? " tanya Qin Yuan mendahului Xiao Shan.
"kami akan mengirimkan pesan anda ke murid yang memiliki wewenang mengelola wilayah terluar ini. Prosesnya kira kira 1 - 3 jam. "
"sebelum itu kami perlu tahu inti elemen apa yang ingin anda murnikan. "
Qin Yuan mengeluarkan inti kegelapan dari cincinnya lalu menunjukkannya ke gadis ikan.
"inti elemen kegelapan yang langka. " ucap Qin Yuan mendramatisir.
"kalau begitu mohon tunggu di ruangan ini kultivator. Dan silahkan cicipi hidangan yang kami sediakan. "
Lebih banyak orang datang membawakan berbagai olahan ikan.
Guan Yu memberi isyarat pada Xiao Shan dan Qin Yuan untuk tidak memakan hidangan mereka sebelum dia memastikan kandungannya.
"bisa jadi di dalamnya ada racun. " pikir Guan Yu.
Sementara itu gadis ikan merobek kertas catatannya lalu memasukkannya ke dalam mulut seekor paus orca muda.
Setelah itu si paus menyelam ke lautan.
1 jam kemudian si paus sampai di sebuah rumah terapung yang sangat besar. Walaupun terapung tanpa pondasi rumah itu tidak bergoyang sedikit pun. Laut di sekitarnya tenang sehingga tidak ada ombak.
__ADS_1
"Iiiipp... Iiipp... " paus orca membuka mulutnya saat seorang murid mendekatinya.
Murid itu pun mengambil kertas yang terselip di antara gigi si paus lalu mengeringkan kemudian memberikan kepada penguasa wilayah.
"ada 3 kultivator luar yang ingin memurnikan inti elemen kegelapan. " bacanya dengan keras.
"berikan mereka izin. Tapi aku ingin melihat prosesnya. "
Pesan dikirimkan kembali. Usai mendapatkan izin dari murid penguasa wilayah kelompok Xiao Shan pun kembali berangkat menelusuri wilayah di sisi lain menara itu.
Xiao Shan membuat awan kinton lagi. Mereka ditemani dua orang kultivator wanita yang masing masing berada di tahap cakrawala bintang 5 berangkat menuju sumur ajaib.
Satu orang tahap dataran tinggi, satu tahap pegunungan, satu tahap langit rendah
Tulis gadis ikan di surat yang ia berikan ke penguasa wilayah.
Perhatian penguasa wilayah terpaku pada di tahap dataran tinggi. Sejak kapan tahap dataran tinggi yang sangat rendah itu bisa menahan tekanan membunuh para monster.
Pasti ada sesuatu dengan orang ini. Pikir penguasa wilayah.
Cahaya berwarna warni keluar dari sebuah sumur yang dinamakan sumur ajaib. Ketika didekati ternyata cahaya itu berasal dari kunang kunang berbeda warna.
Xiao Shan memegang inti elemen kegelapan dengan satu tangan bersiap menjatuhkannya ke dalam sumur.
"tunggu, apa benar seperti ini cara memurnikannya? " tanya Xiao Shan kepada penjaga.
"iya, jatuhkan saja ke dalam sumur. Kalau pemurniannya berhasil kau pasti bisa mengambilnya kembali dengan menarik ember sumur. " terang gadis berambut perak pendek.
"baiklah. "
Xiao Shan menjatuhkan inti itu ke dasar sumur. Suara percikan air menandakan inti itu sudah menyentuh airnya.
Selang beberapa menit kemudian kunang kunang yang semula terbang hinggap di bibir sumur.
"sekarang ambillah intinya kultivator muda. Tarik embernya. " kata si rambut perak.
Saat Xiao Shan menarik ember ke atas dia heran mengapa airnya terasa sangat berat. Ternyata inti kegelapan yang semula hanya sebesar telapak tangan sekarang berubah jadi sebesar semangka matang.
"tidak kusangka kalian benar benar memilikinya. Inti kegelapan abadi. " kata gadis berambut emas panjang, dia juga salah satu pengawal yang mengantar Xiao Shan dan kelompoknya.
"memang apa hebatnya elemen langka ini? " tanya Xiao Shan dengan rasa penasaran yang besar.
"kau akan kebal serangan beruntun, selain itu kau dapat mengendalikan manusia jika sudah sampai di tahap tertentu. " jawab si rambut perak.
"lalu bagaimana cara menjadikan elemen ini milikku? "
Qin Yuan dan Guan Yu menjadi penonton.
"kau harus meminum darahnya dan tidak boleh dimuntahkan sampai 10 jam. "
Inti elemen berisikan darah pemilik aslinya. Ini adalah informasi yang tidak diketahui Xiao Shan sebelumnya.
Kalau bukan untuk menyelamatkan Jie Mei dan yang lainnya dia tidak akan mau melakukan itu.
Xiao Shan pun menenggak darah si kultivator kegelapan. Kemudian gadis berambut perak membantunya dengan menyumpal mulut Xiao Shan dengan apel.
"apel itu bisa meredakan rasa mualmu sedikit demi sedikit. " kata si rambut perak.
Dalam keadaan tidak bisa makan dan minum Xiao Shan duduk di samping sumur menunggu dengan sabar selama 10 jam.
.................................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
__ADS_1
.................................................................................