Bidadari Sang Idol

Bidadari Sang Idol
Eps 30


__ADS_3

Eps 30


Happy reading....


šŸ’žšŸ’žšŸ’ž


"Assalamualaikum Mi... Maaf baru bisa dateng ke pusaran kamu." Ucap Zia lirih didepan tempat peristirahatan terakhir sang sahabat.


"Aku udah berhasil jadi sarjana IT loh Mi, sesuai cita - cita aku. Tinggal cari kerjaan aja yang belum. Bakal dapat gak ya Mi?" Zia menjeda ucapannya. Menahan sesak dihatinya karena ditinggal begitu cepat oleh sang sahabat.


"Aku kangen kamu Mi." Ucapnya lirih. "Kamu kog ninggalin aku gitu aja sih saat aku ada dinegeri orang?" Zia menyusut matanya yang berair.


"Kamu kenapa gak pernah cerita ke aku kalau sakit parah gini? Jadi itu alasan kamu sering gak masuk sekolah? Gak nafsu makan? Kamu lagi nahan sakit ya Mi?" Zia terus bermonolog di depan pusaran Mia.


"Maafin aku Mi. Aku belum bisa jadi sahabat yang baik dan selalu ada buat kamu. Aku gak tau kamu lagi kesakitan. Aku bukan teman yang baik ya Mi? Maaf Mia...hiks hiks hiks..." Zia semakin tersedu.


Kini Jae Su ikut berjongkok disamping Zia. Mencoba memberi ketabahan untuk sang kekasih hati.


"Kamu cukup doakan yang terbaik buat sahabat kamu. Karena hanya itu yang ia butuhkan untuk saat ini bukan?"


Zia hanya mengangguk dan belum bisa mengucakan kata - katanya.


Jae Su membiarkan Zia mengenang sejenak sahabatnya. Hingga akhirnya ia mulai tenang dan dapat mengontrol dirinya.


"Mi... Aku berhasil loh minta tanda tangan para idolamu itu. Bukan cuma itu, aku juga berteman dengan mereka. Yang lebih hebatnya lagi, aku bakal nikahi salah satu dari mereka. Kalau kamu masih ada, pasti kamu bakal iri banget sama aku. Ya kan?" Zia tersenyum geli, mengingat betapa konyolnya dulu ia saat bertemu dengan idol sahabatnya.


Dan nyatanya, idol Mia itu adalah orang - orang yang sudah Zia kenal beberapa bulan sebelumnya.


"Sekarang aku bawa salah satu dari mereka kesini Mi. Aku bawa Jae Su, bias kamu. Pasti kamu seneng kan? Mi... Jae Su udah jadi calon suami aku. Dua bulan lagi kita bakal nikah. Dan...." Zia terus bermonolg begitu lama hingga rasa rindunya pada sang sahabat sudah berkurang.


Setelah memberi hadiah sebuah surah Al Fatihah kepada Mia, kini Zia dan Jae Su memutuskan pulang. Kerena waktu pun sudah mulai senja.


****

__ADS_1


Berita pernikahan Jae Su tersebar begitu cepat di negaranya. Karena memang Jae Su tak pernah terlibat skaldal buruk apapun. Jadi para media masih mau mengulik kisah hidupnya, walaupun ia sudah berhenti dari dunia entertaint.


Banyak artikel - artikel yang mengabarkan tentang dirinya. Ada juga artikel yang mengaitkan berita pernikahan Jae Su dengan sosok wanita berhijab yang pernah digosipkan dengannya. Karena setelah gosip itu beredar, tidak ada pemberitaan tentang Jae Su dekat dengan wanita lainnya.


Tapi sungguh disayangkan untuk para pemburu berita itu, ternyata acara pernikahan Jae Su diadakan secara tertutup, tak ingin mengundang awak media.


Berita pernikahan Jae Su pun kini sudah sampai ditelinga para member x-Blue Ring.


Mereka begitu gembira mendengar kabar itu. Ternyata tak sia - sia usaha Jae Su empat tahun ini untuk mengejar Zia.


Dan disinilah mereka berempat berada. Di apartemen Ji-Sung.


"Wahh... Akhirnya usaha Jae Su hyung sudah membuahkan hasil. Ia akan menikahi Zia." Ucap Tae Won.


"Ya. Lihatlah ini." Ryung menyodorkan ponselnya untuk dilihat teman - temannya. "Artikel dinegara ini berisi berita tentangnya semua."


"Hem. Ternyata pamor Blue Ring masih melekat padanya." Sahut Yong Su.


"Itu tentu saja. Karena dia tidak pernah terlibat skandal buruk dengan siapapun. Tidak seperti teman kita satu ini." Tutur Tae Won menyindir Ji-Sung.


****


JF Group


"Kumpulkan seluruh staff perusahaan diaula sekarang." Perintah tuan Hansel, asisten dari tuan Park, kepada sekertaris nya.


"Baik tuan." Sekertaris itu langsung melakukan perintah yang diberikan olehnya.


Dan kini semua staf kantor telah berkumpul. Terdengar kasak - kusuk yang terjadi saat ini diruangan tersebut. Mempertanyakan kenapa mereka dikumpulkan diaula ini.


Hingga kini tuan Hansel memasuki aula bersama seorang pria tampan yang wajahnya sudah tak asing lagi bagi para kaum hawa pecinta K-Pop, siapa lagi kalau bukan Park Jae Su, sang idol KPop yang tak diragukan lagi paras rupawannya.


Saat ini Jae Su sudah mulai aktif di perusahaan cabang milik keluarga Park. Perusahaan yang bergerak dalam bidang fashion. Khususnya fashion ala Korea.

__ADS_1


Banyak mata para staf wanita yang tak berkedip melihatnya. Ada yang nyaris menjerit histeris saat melihat sosok Jae Su yang ada diaula itu.


"Omo Omo.... Jae Su oppa...." Terdengar teriakan tertahan dari salah satu staf wanita.


"Astaga... Cowok ganteng nyasar ke JF."


"Wah... Dia pasti jadi brand ambassador di perusahaan ini."


Masih banyak lagi celetukan - celetukan dari mereka. Hingga akhirnya tuan Hansel memulai pembicaraan didepan para staf kantor.


"Selamat siang semua." Sapanya pada para staf. "Disini saya akan memperkenalkan pimpinan baru kita. Tuan Park Jae Su, anak dari tuan Park Joon Jay. Beliau yang akan memegang kendali JF Group mulai sekarang, yang ada di Indonesia. Mohon bekerja samalah dengan baik, hingga perusahaan cabang ini mampu bersaing dengan perusahaan fashion lainnya. Silahkan Tuan." Tuan Hansel mempersilahkan Jae Su untuk menyapa para stafnya.


"Selamat siang semua. Saya Park Jae Su. Pasti ada yang sudah mengenal saya bukan?" Tanyanya sambil tersenyum.


Taukah Jae Su bahwa senyumannya itu bisa mengalihkan dunia bagi wanita penggemar cowok - cowok ganteng Korea?


"Aaaaaa..... Jae Su oppa.... Saranghae." Salah satu staf berdiri dan memberi finger kiss. Dikira lagi fans meeting apa?


Sontak semua orang yang ada disitu langsung mentertawakannya.


Jae Su tertawa melihat reaksi dari stafnya itu. Iya yakin bahwa itu adalah salah satu dari fansnya.


"Mulai hari ini, saya akan mengambil alih JF Group yang ada disini. Jadi mohon dukungan dan kerjasama yang baik agar perusahaan ini lebih maju dan dapat mensejahterakan hidup para staf pegawai perusahaan ini. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih." Jae Su menunduk hormat pada semua orang.


Para staf tak menyangka Jae Su dapat menyapa mereka dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan lancar.


Tepuk tangan pun diberikan atas penyambutan sang pemimpin baru. Pemimpin yang bisa membuat pegawainya betah berada lama di kantor.


Kemudian Jae Su dan Hansel pun menuju ruangan dimana Ika akan menghabiskan waktunya saat berada di kantor. Ruangan yang tak terlalu besar namun cukup nyaman sebagai tempat untuk berkutat dengan dokumen - dokumen perusahaan.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


jangan lupa like dan komennya


thanks udah mampir šŸ™šŸ™šŸ™


__ADS_2