Bidadari Yang Diabaikan

Bidadari Yang Diabaikan
Bab 36. Teman Berubah


__ADS_3

Bab 36


Sudah seminggu waktu berlalu setelah pernikahan Fatih dan Mentari. Hubungan Aisyah dan Andromeda kini tarik ulur. Kondisi emosional Aisyah yang kadang membuat keduanya marahan dan baikan lagi. Tentu saja hal ini kadang membuat Andromeda kesal dan menahan diri. Jika sedang marah, Aisyah tidak mau di sentuh olehnya. Baik itu dipeluk apalagi dicium. Tanpa laki-laki itu sadar, kini keseharian dia harus melakukan sentuhan dengan Aisyah. Bila tidak dilakukan akan merasa ada yang kurang.


"Aisyah, hari ini aku pulang malam. Ada yang booking restoran dan ingin masakan buatan aku. Acaranya nanti malam. Jika kamu tidak mau sendiri boleh datang ke rumah Mama," kata Andromeda berdiri di samping ranjang Aisyah.


Wanita itu sedang merajuk kepada suaminya. Hanya gara-gara dia ingin makan mie ayam ekstra pedas semalam dan Andromeda melarangnya.


"Iya," balas Aisyah di balik selimut.


"Lalu, mana pelukan dan ciuman untuk aku yang mau pergi bekerja," ucap Andromeda.


"Tidak ada. Besok di rapel saja jadi double," balas Aisyah masih menyembunyikan dirinya. Selimut itu semakin erat dia pegang takut ditarik oleh Andromeda.


Merasa gemas dengan tingkah Aisyah, laki-laki itu hanya mencium pucuk kepalanya yang tersembul di balik selimutnya. Bukannya dia tidak kuat menarik selimut yang membungkus tubuh sang istri. Namun, Andromeda tidak mau membuat masalah baru di dalam hubungan rumah tangga mereka.


***


Aisyah sedang mengerjakan tugas skripsi miliknya di perpustakaan. Tiba-tiba saja mencium wangi teh manis. Sebenarnya ada seorang mahasiswi yang memakai parfum wangi teh. Wanita itu merasa ingin minum teh manis hangat. Dirasa perasaan ingin minum air teh semakin kuat Aisyah pun memutuskan pergi ke kantin. 


Di sana dia melihat Tarisa sedang makan sendiri, Aisyah mendekati temannya itu, tetapi seperti biasa wanita itu menjauh. Sesuatu yang tidak dimengerti olehnya. Selain Tarisa teman-teman dia yang lainnya pun sekarang pergi dari sisinya. Setiap kali dia bertanya ada apa atau kenapa, mereka selalu menjawab dengan hal yang sama. Mereka selalu beralasan sedang sibuk atau ada acara. 


"Tarisa," panggil Aisyah dengan riang seperti biasa.

__ADS_1


Mereka ada kelas siang ini. Namun, mereka selalu datang sangat meped waktu saat masuk kelas. Selain itu mereka duduk di bangku yang jauh darinya.


"Aisyah," balas Tarisa dengan buru-buru menghabiskan makanan dan minumannya.


"Pelan-pelan makannya Tarisa," kata Aisyah saat melihat temannya tersedak.


Aisyah pun memesan teh manis hangat dan duduk di samping Tarisa. Namun, ketika hendak dia membuka mulut, Tarisa sudah menyelesaikan makannya dan pamit pergi dari sana.


"Aisyah, kenapa?" Aziz datang ke sana bersama dengan Hendrik.


"Anak-anak seperti menjauhi aku," ucap Aisyah dengan wajah sendu dan suara yang pelan.


"Memang kalian sedang marahan?" tanya Aziz.


Aisyah menghabiskan waktu di kantin bersama Aziz dan Hendrik. Mereka membicarakan tugas skripsi masing-masing. Andromeda yang mendatangi kantin untuk mencari makan dan minum melihat sang istri sedang bersama laki-laki lain. 


'Aisyah ternyata kamu wanita seperti itu!' (Andromeda).


***


Aisyah seorang diri di rumah, karena Andromeda pulang malam hari. Cuaca saat ini sedang hujan lebat dan sesekali petir menyambar diikuti suara guntur yang memekakkan telinga.


Ada perasaan takut menyelimuti ibu hamil itu. Suaminya juga tidak bisa dihubungi, ponselnya tidak aktif. 

__ADS_1


"Ya Allah, hilangkan rasa takut dalam diri ini. Engkaulah tempat kami bergantung dan meminta pertolongan," gumam Aisyah yang duduk di atas ranjang sambil mengelus perutnya yang kini sudah terlihat agak membuncit meski kecil.


Sudah puluhan chat yang dikirim ke nomor Andromeda, tetapi tidak ada satu pun balasan darinya. Dia saat ketakutan itu, mama mertua menelepon dia. Betapa senangnya dia saat berbincang-bincang dengan mertuanya itu meski sebentar.


"Biar Galaksi ke sana menemani kamu sampai Andro pulang," kata Mama Venus di seberang sana.


"Tidak perlu, Ma. Aku baik-baik saja. Mungkin sebentar lagi Mas Andro akan pulang," balas Aisyah.


Akan tetapi, tidak sampai 20 menit Galaksi mendatangi rumah kakaknya. Pemuda yang sedang kuliah ambil jurusan dokter spesialis. Aisyah memutuskan membuat mie tek tek untuk dirinya dan sang adik ipar.


Ketika sedang asyik berbincang-bincang sambil menunggu mie matang, Andromeda pulang. Dia melihat keduanya sangat akrab.


"Mas, ternyata kamu sudah pulang!" seru Aisyah sambil menghampiri suaminya.


"Aku mau ke kamar," balas Andromeda langsung pergi begitu saja mengabaikan sang istri yang mendekati dirinya.


'Mas Andro kenapa? Apa sedang ada masalah?' (Aisyah)


***


Apakah hubungan Andromeda dan Aisyah akan merenggang kembali? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_1


***


__ADS_2