
Bab 62
"Sayang, kamu sakit?" tanya Andromeda sambil memijat tengkuk sang istri.
"Entah kenapa saat melihat telur, aku merasa jijik dan mual," jawab Aisyah.
Ummi Mirna memberikan putrinya segelas air hangat. Lalu, dia menyuruh Aisyah untuk beristirahat.
"Apa Aisyah hamil lagi?" tanya Abah Ahmad. Dulu saat Ummi Mirna hamil muda, laki-laki itu juga mengalami seperti Aisyah. Merasa jijik saat melihat telur dan mual ketika menciumnya.
Andromeda dan Aisyah sekarang kalau bercinta dalam satu minggu itu satu atau dua kali, karena kesibukan dirinya. Selain itu, kata Aisyah jika datang bulan itu selama 3-5 hari. Jadi, dia tidak tahu pasti. Sebab dulu kalau dia menginginkan tidak sampai 1 minggu jarak bercinta mereka.
"Aku panggil Dokter Sarah saja, siapa tahu Aisyah beneran hamil," kata Andromeda sambil mencari kontak dokter paruh baya itu.
***
"Sepertinya Ibu Aisyah sedang hamil lagi. Lebih baik minggu depan cek USG untuk lebih jelasnya," ucap Dokter Sarah sambil membereskan peralatan kesehatan miliknya.
'Sudah aku duga bakalan cepat hamil lagi.' (Aisyah)
__ADS_1
Abah dan Ummi merasa senang karena putri mereka bisa memiliki anak yang terlahir dalam ikatan pernikahan. Selain itu, mereka akan punya cucu lagi. Kehadiran Malika dan Si Kembar membuat kehidupan kedua manula itu merasa bahagia.
Mama Venus dan Papa Sakti langsung datang ke rumah Andromeda, begitu sang anak sulung memberi tahu kabar gembira ini. Namun, laki-laki itu mendapat pukulan beberapa kali dari Mama Venus. Ini dikarenakan anaknya membuat sang menantu hamil lagi ketika anak mereka masih bayi.
"Kamu itu tidak kasihan sama Aisyah … sama Si Cantik? Jangan menuruti hawa napsu! Mulai sekarang kamu tidur di lantai bawah," ujar Mama Venus dengan gemas dan kesal pada putranya.
"Jangan begitu, Ma! Lagian 'kan, Aisyah juga sudah terlanjur hamil saat ini. Jadi, mau aku tidur di mana saja, tetap saja tidak akan merubah kehamilan Aisyah," balas Andromeda dengan tatapan memelas. Laki-laki itu mana bisa tidur jika tidak memeluk tubuh sang istri.
Aisyah yang sedang terbaring di ranjang hanya tersenyum geli melihat omelan sang mertua dan ekspresi wajah suaminya yang terlihat menderita. Dia juga lebih nyaman dan nyenyak, jika tidur dalam dekapan atau memeluk tubuh suaminya.
Papa Sakti memilih bermain dengan Malika bersama Abah Ahmad. Kedua kakek itu sedang memberikan semangat kepada cucunya yang ingin merangkak mendekati mainan.
"Kali ini kalian mau tidak mau harus menyewa jasa baby sitter? Mama tidak mau kalau Aisyah sampai kelelahan karena kehamilanya dan mengasuh Si Cantik secara bersamaan," kata Mama Venus dan disetujui oleh Papa Sakti dan Ummi Mirna.
Andromeda dan Aisyah menurut saja. Mereka juga tidak mau kalau Malika lepas dari pengawasan. Selain itu, Malika akan bisa merangkak dan bayi biasanya suka bergerak ke mana pun dia mau.
***
Keesokan harinya Mama Venus datang dengan seorang wanita muda dari yayasan penyalur jasa pengasuh. Gadis itu bernama Wulan, dan berusia 23 tahun, satu tahun lebih tua dari Aisyah.
__ADS_1
Aisyah melihat Wulan seperti seorang gadis pemalu dan ramah. Orang itu sering tersenyum dan bertutur kata baik.
"Baiklah, kamu aku terima. Kamar kamu berada di samping kamar Malika," kata Aisyah sambil menunjuk ke kamar yang sering di gunakan oleh Abah dan Ummi ketika mereka menginap di sana.
"Baik, Bu. Saya akan membereskan barang-barang bawaan ini terlebih dahulu. Setelah itu akan membuat makanan untuk Malika," ucap Wulan.
Aisyah suka dengan cara kerja Wulan yang cekatan. Malika juga senang terhadapnya. Bayi itu tidak menangis ketika digendong atau di tidurkan oleh pengasuh baru itu.
Ketika Andromeda pulang, dia juga senang akhirnya baby sitter sudah datang. Ditambah dengan laporan positif dari sang istri membuat dia mempercayakan putrinya ke sang pengasuh.
"Semoga kamu betah tinggal di sini," kata Andromeda kepada Wulan.
Gadis itu terpesona akan ketampanan tuannya. Dia tidak menyangka akan bekerja di keluarga pasangan muda yang cantik dan tampan.
***
Apakah Wulan akan menjadi duri atau batu sandungan di dalam rumah tangga Aisyah dan Andromeda? Atau akan menjadi sahabat baik Aisyah dan Andromeda? Tunggu kelanjutannya, ya!
__ADS_1