
Bab 57.
Ketika Andromeda dan Aisyah sedang berjalan-jalan di pantai, datang orang yang tidak diharapkan.
"Andromeda? Kamu suka jalan-jalan di laut juga?" Clarissa tiba-tiba saja muncul di sana.
"Clarissa?"
Andromeda melihat ada wanita yang memakai bikini dengan topi lebar yang menghiasi kepalanya. Saat dia melirik ke arah sang istri, terlihat sangat jelas raut wajahnya masam.
"Seperti yang kamu lihat. Di mana pun tempatnya, asal bersama istri tercinta dan anak tersayang, pasti aku akan suka," lanjut Andromeda sambil merangkul Aisyah.
Laki-laki itu tidak mau membuat marah dan hati istrinya terluka. Dia juga ingin menunjukan kepada Clarissa, kalau dia sudah menjadi milik Aisyah.
"Sejak kapan kamu menikah? Kabar terakhir yang aku dengar kamu belum menikah," tanya wanita seksi itu melangkah semakin memdekat ke arah Andromeda.
Tiba-tiba saja Malika menangis keras dan sontak Andromeda langsung berjalan sambil menimang-nimang bayi mungil itu. Aisyah yang hendak menggendong sang anak, malah dilarang oleh Andromeda. Malah laki-laki itu meraih pinggangnya dan berjalan menuju hotel.
***
Saat makan siang keluarga Aisyah makan di restoran yang ada di lantai dua. Saat makan mereka harus gantian, karena Malika tidak mau diam ingin ikut aduk-aduk makanan lalu dilepas ke meja. Jadi, Andromeda menyuruh Aisyah makan dahulu, sedangkan dia mengajak main putrinya.
"Bayi sekarang itu apa-apa ingin meniru orang dewasa," gumam Andromeda sambil menyuapi potongan pisang ke mulut putrinya.
"Mas, jangan dikasih seperti itu! Tapi dihancurkan dulu," pekik Aisyah hampir tersedak nasi saat melihat satu potong pisang dimasukan ke dalam mulut Malika.
Andromeda yang terkejut langsung masukan jarinya ke mulut Malika. Namun, bayi itu malah menggerakkan kepalanya tidak mau diganggu acara makannya.
"Terus ini gimana, Sayang?" Andromeda mencoba lagi mengeluarkan potongan pisang itu dan Malika malah menangis kencang.
"Sayang, sini sama mama!" Aisyah memangku putrinya yang menangis. Dia menggunakan lidahnya untuk mengeluarkan makanan di mulut putrinya. Setelah itu diberi susu dalam botol.
"Lain kali harus hati-hati, Mas. Putri kita ini baru belajar makan jadi makanannya harus yang lembek dan sedikit-sedikit," ucap Aisyah mengingatkan suaminya.
__ADS_1
"Aku lihat Erlangga kasih makan Mega seperti itu. Satu potong buah-buahan pakai garpu," aku Andromeda.
Usia Mega satu bulan lebih tua dari Malika dan potongan buah yang diberikan oleh Erlangga juga berukuran sangat kecil. Mega juga sudah mulai tumbuh gigi depannya, sedangkan Malika belum terlihat adanya tanda-tanda itu.
"Mega sudah lama dikasih makan, sementara Si Cantik baru dua Minggu," ujar Aisyah sambil membelai kepala putrinya.
Mereka pun menyelesaikan makan bersama, karena Malika tidur. Tidak jauh dari mereka terlihat Clarissa menatap ke arah mereka.
'Andromeda, apa aku tidak menarik di matamu? Apa bagusnya wanita itu? Aku dengar mereka menikah baru satu tahun lebih. Pasti masih sedang mesra-mesranya. Kalau sudah di tahun ke tiga sampai tahun kelima, itu adalah masa bosan dengan pasangan. Tapi, aku tidak bisa menahan diri kalau harus menunggu tiga sampai empat tahun lagi.' (Clarissa)
***
Sore hari Andromeda mengajak Malika berendam di jacuzzi, bayi itu merasa sangat senang. Selama ini anak itu memang senang kalau diajak mandi, apalagi bermain di bak bayi.
"Sayang, sini ikut bersama kami!" ajak Andromeda.
Aisyah datang dengan menggunakan bikini dan itu sukses membuat Andromeda terkejut. Dia tidak menyangka kalau sang istri akan memakai benda seperti itu. Warna merah yang kontras dengan kulitnya yang putih. Sumber ASI yang berukuran besar itu terlihat semakin terlihat menggoda. Lekuk pinggul dan bokongnya terlihat bulat penuh.
"Sayang, tidurkan Si Cantik dahulu, baru kamu ikut berendam di sini!" titah Andromeda sambil menyerahkan anaknya.
"Eh, kenapa?" tanya Aisyah sambil menggendong Malika.
"Ini bukannya waktu anak kita tidur?" Modus Andromeda agar bisa berendam berdua saja bersama Aisyah.
"Mas ini ada-ada saja. Sekarang ini masih siang, baru juga pukul 4 sore. Mana mau Si Cantik tidur," balas Aisyah.
"Coba kamu kasih ASI, dia pasti tidur karena kelelahan main tadi," ucap laki-laki itu lagi.
"Bukannya satu setengah jam yang lalu, dia baru bangun? Pasti belum mengantuk," tukas Aisyah sambil memberikan ASI untuk putrinya.
'Tidurlah, Cantik! Biarkan papa dan mama kamu bersenang-senang!'
'Ya Allah yang mengatur apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Buatlah Malika tidur nyenyak.' (Andromeda)
__ADS_1
Sepertinya doa Andromeda langsung di ijabah. Sekitar 15 menit menyusu, bayi itu pun tertidur.
Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Andromeda mengajak Aisyah berendam bersama. Sambil melihat pemandangan yang indah, pasangan itu menikmati waktu bersama.
Semalaman itu Malika tidur nyenyak dan tidak mengganggu kegiatan bercinta orang tuanya. Baik Andromeda maupun Aisyah sama-sama memberikan kepuasan kepada pasangannya.
***
Keesokan harinya ketika Aisyah, Malika, dan Andromeda sedang berjalan-jalan sambil menikmati matahari terbit, lagi-lagi datang Clarissa mendekati mereka. Tentu saja itu membuat mereka kesal. Aisyah merangkul mesra suaminya dan Andromeda sesekali mencium pipi chubby Aisyah.
Keduanya pura-pura tidak melihat wanita itu. Mereka malah asyik bersenda gurau dengan Malika.
"Sayang, sini lihat ke kamera!" titah Andromeda yang memegang handphone.
Banyak gambar yang dia ambil dengan pose mesra dan tertawa lepas. Malika juga ternyata suka ketika mereka di foto.
'Mereka sepertinya sengaja berbuat seperti itu. Jangan-jangan di belakang orang lain hubungan mereka tidak baik!' (Clarissa)
"Andromeda, boleh tidak aku bergabung bersama kalian?" tanya Clarissa ketika mereka akan sarapan di sebuah restoran Nusantara.
Mau tidak mau Andromeda mengizinkan wanita itu ikut bergabung di meja mereka, karena semua meja sudah terisi oleh pengunjung. Tentu saja Aisyah merasa tidak suka. Penampilan Clarissa sangat terbuka atasan yang memperlihatkan dada montok dan tanpa lengan. Bawahan menggunakan sarung pantai.
"Andromeda, bisakah aku minta tolong kepadamu?" Clarissa memasang wajah sendu dan tatapan nanar.
Andromeda dan Aisyah saling melirik. Mereka tidak tahu apa yang sedang menimpa wanita itu.
***
Kira-kira beneran apa bohongan nih, Clarissa minta tolong sama Andromeda 😁? Tunggu kelanjutannya, ya!
Nantikan besok, ya 🥰 Eh, Insha Allah. Semoga bisa up tanpa hambatan
__ADS_1