bos rese aku padamu

bos rese aku padamu
9. sarapan bareng


__ADS_3

"mana Kenzie?" tanya dhea.


"katanya mau mandi dulu tante" jawab keina.


"ayo sini duduk" ucap dhea mengajak keina untuk duduk di sampingnya.


tak lama kemudian Kenzie dan beni datang, merekapun sarapan bareng dan terkadang ngobrol hal hal kecil.


***


"ma, pa, Ken berangkat dulu ya" pamit kenzie.


"jagain keina ya, jangan galakin dia" ucap dhea.


"ngga ko ma, paling ken gigit" ucap Kenzie tanpa rasa bersalah.


"keeen" ucap dhea geram.


"iya iya ngga ma" ucap Kenzie yang tak bisa menang melawan ibunya, sedangkan keina tersenyum senang melihat bos nya yang rese tak bisa berkutik di hadapan mamanya.


"kei pergi dulu tante, pak" ucap keina sambil mencium punggung tangan dhea dan beni.


"hati-hati di jalan ya" ucap keduanya.


"eh bantet kapan kamu belajar mengemudi?" tanya Kenzie setelah mereka masuk mobil.


"kapan kapan bos ken hehe" jawab keina dengan senyuman khasnya.


"ck" Kenzie berdecak pelan tanpa membalas perkataan keina.

__ADS_1


***


tok tok tok


keina mengetuk pintu ruangan Kenzie, tapi tidak ada jawaban setelah 3 kali mengetuk pintu tapi tak ada jawaban keina langsung membuka pintu ruangan Kenzie, dia khawatir terjadi sesuatu pada Kenzie di dalam sana.


saat keina masuk dia melihat Kenzie yang sedang melamun, tangannya mengepal wajahnya serius tatapan kosong kedepan, membuat keina takut dan berasumsi jika bosnya sedang kerasukan makhluk kasar.


"bos ken" panggil keina pelan sambil melangkah mendekat, tapi tidak ada respon membuat keina semakin gelisah.


"bos ken?" panggilnya lagi dengan wajahnya di buat miring agar dapat melihat Kenzie dengan jelas.


"huaaaaa setaaaann" teriak Kenzie sambil berdiri.


"sembarangan makhluk cantik gini di bilang setan" ucap keina kesal.


"kenapa bos ken?, bos ken berharap mba kun yang datang ya?" ucap keina asal.


"sembarangan kalo ngomong, yang ngga lah" ucap Kenzie.


"iya juga gak papa bos ken, kali aja jodoh, kan cocok tuh ken & kun" canda keina yang membuat Kenzie semakin kesal.


"BANTET keluar kamu, atau mau saya cincang disini?" ucap Kenzie geram.


"eeh maaf bos ken, jangan marah dong nanti gantengnya ilang" ucap keina.


"oh maaf"


"keina ada perlu apa kesini?" ucap Kenzie tiba-tiba ramah.

__ADS_1


"bos ken sakit ya?" ucap keina sambil menempelkan tangannya ke dahi Kenzie.


"tapi gak panas" gumamnya.


"kalo marah ganteng saya ilang, jadi saya berubah jadi baik dan ramah biar tetap sempurna" ucapnya penuh percaya diri.


"ahahaha" keina tertawa garing.


"ini bos ken, saya butuh tanda tangan" ucap keina memberikan berkas yang dia pegang.


bos ken udah rese aneh lagi. batin keina membuat dia bergidik ngeri.


"nih sudah, silahkan keluar jika tidak ada kepentingan lainnya" usir Kenzie halus.


tanpa menjawab keina langsung kabur keluar, dia merasa takut dengan Kenzie yang ramah tapi senyum nya terlihat menyeramkan.


"aaarrrrggghhh" teriak Kenzie sambil mengacak rambutnya frustrasi.


braakkkk


"bos ken kenapa?" teriak keina berlari ke arah Kenzie.


"saya gak papa, kamu bisa balik kerja" ucap Kenzie tanpa menatap keina.


"kalau mau cerita boleh ko bos ken, siapa tau saya bisa ngasih solusi" ucap keina.


"saya cuma butuh kamu keluar, dan kosongkan sisa jadwal sore ini, saya mau istirahat dulu" perintahnya.


"iya bos ken" ucap keina lalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2