bos rese aku padamu

bos rese aku padamu
nonton drama


__ADS_3

Kenzie membuka matanya, dia melihat Keina yang tertidur di sofa kamarnya, senyum tipis terukir di bibirnya yang tipis.


"Makasih" ucap Kenzie dengan suara pelan sambil menyelimuti Keina dengan selimut miliknya.


Kenzie berjalan ke kamar mandi, dia menanggalkan semua pakaiannya, air hangat mengalir membasahi seluruh tubuhnya, berkat Keina yang terus merawatnya akhirnya sekarang Kenzie merasa lebih baik.


"Mmmmm" Keina menggeliat pelan.


"Bos Ken" Keina terkejut saat ia bangun tapi tak mendapati Kenzie di sana, dia berdiri melihat sekitar mencari Kenzie, tapi tak lama kemudian Kenzie keluar dari kamar mandi dengan tangan memegang handuk untuk mengeringkan rambutnya yang basah.


"Bos Ken, kenapa mandi, bos Ken masih sakit harusnya jangan mandi" ucap Keina khawatir, dia langsung menghampiri Kenzie dan menempelkan tangannya di dahi Kenzie.


"Syukurlah" gumam Keina saat merasakan suhu tubuh Kenzie sudah kembali normal.


"Oho lihatlah, kamu terlihat seperti induk yang kehilangan anaknya" ledek Kenzie saat melihat raut wajah Keina yang khawatir.


"Ternyata memang sudah sembuh" ucap keina, ekspresi nya berubah menjadi datar karena sikap Kenzie yang mengesalkan sudah mulai bangkit kembali.


"Kata siapa, ini kepala saya masih sakit, awwwww" ucapnya berbohong sambil memegangi kepalanya.


"Oho bos Ken harus belajar lagi buat berbohong" ucap Keina lalu pergi meninggalkan Kenzie.


****


"Pak, saya sudah dapatkan orang yang bisa memperbaiki data perusahaan kita, tapi masalahnya kita harus menunggu 3 hari lagi, dia bilang masih ada beberapa pekerjaan yang harus dia selesaikan" ucap Bima saat dia dan Revan sedang makan malam.


"Bagaimana kalau kita bayar 2 kali lipat?" Tanya Revan.


"Saya sudah usahakan sebaik mungkin, tapi dia tetep bersikeras bahwa janjinya lebih penting daripada uang" jawab Bima membuat Revan menghela nafasnya.


"Ya sudah, lalu bagaimana dengan para karyawan itu?" Tanya Revan.


"Saya pastikan semua datanya besok lengkap" jawab Bima.


Revan hanya menganggukkan kepalanya, setelah itu mereka menghabiskan makanannya dan pulang ke rumah Revan.


Saat di perjalanan Revan melihat sebuah rumah kecil yang mirip dengan rumah yang ada di mimpinya,rumah itu tampak gelap tidak berpenghuni, di halaman rumahnya banyak rumput liar yang panjang.


"Rumah itu mirip sekali dengan rumah yang ada di mimpi itu" gumam Revan.


Dia tidak ingin mempertanyakan soal rumah itu, mungkin saja hanya kebetulan mirip dan lagi ini sudah gelap jadi dia tidak bisa melihat terlalu jelas.

__ADS_1


Mereka sampai di rumah Revan, Bima membuka pintu untuk Revan lalu dia berjalan mengikuti Revan.


"Tempat ini belum berubah sama sekali" gumamnya saat melihat sekeliling rumah itu.


Sudah bertahun-tahun Revan tidak pernah ke sana karena larangan dari orang tuanya, kemarin saat dia ingin kesini sempat di larang tapi karena dia bersikeras akhirnya orang tuanya mengijinkan.


"Istirahat lah, kamu pilih saja kamar mana yang kamu mau" ucap Revan lalu dia pergi menuju kamarnya yang berada di lantai atas.


****


Kenzie melihat Keina yang sedang sibuk dengan laptopnya, Kenzie menghampiri Keina yang sedang duduk di atas ayunan yang menghadap taman di belakang rumahnya.


"Oyy bantet, lagi ngapain?" Tanya Kenzie lalu duduk di samping Keina.


"Lagi sibuk ngurusin kerjaan, soalnya bos saya yang rese sakit karena main hujan hujanan" jawab Keina tanpa melihat ke arah Kenzie.


"Biasanya saya kuat loh, mungkin kemarin kondisi tubuh saya lagi drop jadi langsung sakit" elak Kenzie.


"Yayaya" ucap Keina tidak memperdulikan alasan Kenzie.


"Karena saya orang nya baik dan tidak sombong jadi saya akan mengerjakan semua pekerjaan kamu sampai selesai" ucap Kenzie sambil mengambil laptop dari pangkuan Keina.


"Ko saya gak pernah ngerasa bos Ken baik ya?, Tapi ya udah lah, saya mau istirahat kalau gitu" ucap Keina lalu berdiri.


"Ngapain saya cegah, kan bos Ken sendiri yang mau, jadi anggap aja itu bayaran saya yang udah dengan tulus merawat bos rese kaya bos Ken" jawab Keina seenaknya.


"Mana ada orang yang tulus tapi minta bayaran" gerutu Kenzie.


"Ada, ini orang nya ada di hadapan bos Ken" ucap Keina lalu pergi setelah melihat Kenzie membuang nafas kasar.


"Ko nyesel ya sempet terharu karena dia ngerawat aku, dasar bantet ngeselin" gumam Kenzie.


***


"Karena kerjaan di ambil alih sama bos Ken saat nya nonton Drakor" ucap Keina antusias.


Dia berjalan ke dapur dan membuka kulkas, mencari ice cream dan cemilan, setelah Keina mendapatkan apa yang diinginkannya dia berjalan dan duduk di sofa, dia mulai mencari sebuah aplikasi yang berlogo N, setelah itu dia mulai mencari drama yang ingin di tonton oleh nya.


"Kali ini yang mana ya" gumamnya saat memilih drama yang tertera di layar TV.


Lalu dia memilih drama yang baru saja rilis episode terbaru nya, duduk rapi sambil memakan ice cream, dia tersenyum saat ada adegan yang lucu dia geram saat ada adegan yang tidak dia inginkan.

__ADS_1


"Tidak, jangan kesana, jangan liat, tuh kan potek deh hatinya" ucapnya ribut sendiri saat melihat pemeran utama lainnya memergoki perempuan yang dicintainya bersama pria lain.


"Kebiasaan ribut sendiri" gumam Kenzie yang memperhatikan Keina dari belakang.


"Nih, udah selesai" ucap Kenzie memberikan laptop kepada Keina, lalu dia mengambil ice cream yang sedang Keina makan.


"Bos Ken ice cream saya" ucap Keina mencoba mengambil kembali ice cream miliknya.


"Eh jadi orang itu jangan pelit, sesama manusia itu harus saling menolong dan saling berbagi" ucap Kenzie dengan senyum mengesalkan miliknya.


"Yayaya bos Ken selalu benar" ucap Keina kesal lalu kembali fokus pada drama yang dia tonton tadi.


"Lebih baik kamu tidur dari pada nonton drama" ucap Kenzie.


"Ngga ngantuk" ucap Keina yang masih fokus menonton.


"Kenapa kamu tersenyum seperti itu saat melihat dia?" Tanya Kenzie sambil menunjuk peran utama pria dalam drama tersebut.


"Karena dia ganteng" jawab Keina jujur.


"Gantengan juga saya" ucap Kenzie dengan percaya dirinya.


"Tapi bos Ken ngeselin, jadi gantengnya ilang" ucap Keina membuat Kenzie kesal.


Pip


Kenzie mematikan televisi nya karena kesal dengan ucapan Keina, tapi kini Keina yang menjadi kesal karena ulah Kenzie.


"Bos ken, kenapa di matiin?" Tanya Keina sedikit merengek.


"Masuk kamar, tidur!" Perintah Kenzie sambil menunjuk kamar Keina.


Keina menunduk, dia mengambil laptopnya dan menuruti perintah Kenzie, dia memasuki kamarnya, sedangkan Kenzie tersenyum puas karena Keina menurut padanya.


"Emangnya nonton drama cuma bisa di tv doang, laptop juga bisa kali huuuh" ucap Keina sambil menjulurkan lidahnya ke arah pintu, berniat untuk meledek Kenzie.


Keina kembali melanjutkan nonton drama yang tadi sempat tertunda, Kenzie yang penasaran berjalan ke arah kamar Keina sebelum pergi ke kamarnya, dia mendengar suara tawa, Kenzie semakin mendekat dan benar saja itu adalah suara Keina, Kenzie langsung membuka pintu kamar Keina, ternyata Keina melanjutkan nonton film di kamarnya menggunakan laptop.


"Bantet" ucapnya geram, dia berjalan dengan cepat menghampiri Keina dan merebut laptop Keina.


"Aaaa bos Ken jangan" rengek Keina, tapi Kenzie tak perduli, dia berjalan meninggalkan kamar keina.

__ADS_1


"Tidur!" Perintahnya dengan sorot mata yang tegas seolah tak ingin di bantah, Kenzie langsung menutup pintu kamar Keina dan pergi ke kamarnya.


"Dasar rese, ngeselin" gerutu Keina sambil mengepalkan tangannya di udara.


__ADS_2