bos rese aku padamu

bos rese aku padamu
pulang bareng Revan


__ADS_3

keina yang sedang berdiri sambil menikmati minumannya di kagetkan oleh anak kecil yang menumpahkan sesuatu di gaunnya, gaun yang tampak indah itu kini sudah ternodai.


"ma-maaf kak, aku gak sengaja" ucap seorang anak perempuan dengan mata memerah seperti ingin menangis.


"ah iya gak papa, kamu sama siapa dimana mama kamu?" tanya keina saat menyadari bahwa anak kecil itu sendirian.


"huaa Diana salah kak, maafin Diana, jangan bilang sama mama" anak itu menangis saat keina menanyakan keberadaan ibunya.


"nama kamu Diana?, Diana tenang dulu ya, kakak gak akan bilang sama mama kamu ko, kakak cuma takut kamu terpisah sama mama kamu apalagi disini banyak orang kaya gini, jadi jangan nangis ya" ucap keina menenangkan anak kecil itu sambil mengelus kepalanya.


"ayo kakak antar ke mama kamu" ajak keina sambil mengulurkan tangannya berniat untuk menggandeng anak kecil itu.


"Diana bisa sendiri ko, itu mama di sana" ucap Diana sambil menunjuk tempat dimana mamanya berada, lalu dia berlari menuju mamanya.


setelah Diana bertemu mamanya keina pergi mencari Kenzie namun keina tidak bisa menemukan Kenzie di tempat tadi mereka bersama, keina menelpon Kenzie namun tidak di angkat.


"gimana nih, basah lagi" gumam keina sambil melihat gaun bagian bawahnya yang basah karena tumpahan air.


"ayo ku antar pulang" ucap Revan yang tiba-tiba datang.


"eh pak Revan, gak usah pak, saya tunggu bos Ken aja" ucap keina, dia merasa tak enak jika di antar oleh Revan.


"dia gak tau ada dimana dan kembali kesini kapan, kamu bisa masuk angin nanti, lebih baik pulang sekarang" ucap Revan seperti pengertian tapi wajahnya tetap datar.


"gak papa ko pak, lagian yang basah cuma bagian bawah, gak bakal masuk angin ko" ucap keina.

__ADS_1


"tetap saja lebih baik kamu segera ganti baju" ucap Revan.


"tapi saya tadi kesini sama bos Ken, gak enak kalo saya tiba-tiba pergi" keina mengatakan apa adanya.


"oke, kamu telfon dia sekarang, kalau di angkat oke kamu pulang bareng Kenzie, tapi kalo gak di angkat saya antar kamu" ucap Revan memberikan saran.


keina pun menuruti perkataan Revan, keina kembali mencoba menelfon Kenzie namun hasilnya tetap sama tidak di angkat.


"gak di angkat" ucap keina pelan sambil menunjukkan handphonenya.


"kalau begitu ayo" ucap Revan lalu dia mulai berjalan keluar.


keina langsung mengikuti Revan yang sudah jauh di sana, dia berjalan perlahan sebab kakinya sakit karena memakai sepatu hak tinggi.


"kenapa lama sekali?" tanya Revan yang menunggu keina sambil berdiri di pintu mobil.


"masuk" ucap Revan sambil menunjuk ke dalam mobil.


saat di dalam mobil susana Tampa sedikit canggung, karena sikap Revan yang benar-benar acuh.


"oh iya pak, antar saya ke rumah bos Ken ya" ucap keina saat teringat bahwa Revan belum mengetahui soal keina yang pindah ke rumah Kenzie.


"kenapa kesana?, nggak langsung pulang ke kost kamu aja?" tanya Revan.


"kesana aja pak, soalnya saya sudah pindah kesana " Jawab keina.

__ADS_1


"pindah?, maksudnya gimana?" tanya Revan yang sedikit bingung.


"ya sekarang saya tinggal di rumahnya bos Ken, tapi gak tau sampai kapan"Jawab keina


"ko bisa?" tanya Revan.


" orang tuanya bos Ken yang nyuruh saya untuk tinggal di sana karena kejadian yang waktu itu, pas pak Revan tolongin saya" Jawa keina.


"oh ternyata gitu" ucap Revan, kini dia mengerti mengapa keina tinggal di sana.


***


disisi lain, Kenzie mencari keina setelah selesai berbintang dengan para rekan bisnisnya, Kenzie mengedarkan pandangannya namun dia tidak melihat ada keina disana.


Kenzie membuka handphonenya berniat menelponnya keina, namun dia terkejut melihat banyaknya panggilan tak terjawab dari keina.


bos Ken saya pulang sama pak Revan.. isi pesan yang di kirimkan oleh keina.


"si bantet pulang ko gak bilang-bilang sih" gumam Kenzie kesal.


Kenzie pun pergi meninggalkan pesta tersebut, Kenzie berjalan menuju mobilnya Berniat untuk pulang.


"makasih ya pak sudah anterin saya" ucap keina sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.


"saya cuma bantu sedikit, lagi pula sekaligus pulang juga" ucap Revan padahal arah rumahnya dan rumah Kenzie berbeda arah.

__ADS_1


" saya duluan" ucap Revan lalu kembali melajukan mobilnya.


__ADS_2