
sore hari Kenzie terbangun dari tidurnya, posisi mereka masih sama dengan guling yang berada di tengah, hanya saja keina menghadap ke arah Kenzie.
imut. batin Kenzie saat melihat wajah keina yang sedang tertidur.
"eh mikir apa gue barusan" gumam Kenzie lalu segera pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.
"dasar kebo, masih aja tidur" ucap Kenzie lalu berjalan ke arah meja mengambil laptopnya.
pesan dari Revan?. batin Kenzie saat melihat notifikasi di handphone nya.
Revan
orangnya udah dapet tapi duitnya udah abis, jadi gimana?
Kenzie menghela nafas kasar saat mendapatkan pesan dari Revan, hancur sudah harapannya.
nasib nasib, harus ngurusin hal yang membosankan setiap hari, kepala pusing mikirin ini itu, haaah harapan ku hilang. ucap Kenzie dalam hati
"bos ken kenapa?" tanya keina yang baru bangun langsung mendekati Kenzie yang melamun.
"saya gak punya kesempatan buat bebas dari perusahaan lagi" ucap Kenzie tanpa sadar.
"bos ken gak suka ya ngurusin perusahaan?" tanya keina.
__ADS_1
"ya ngurusin perusahaan itu gak gampang, salah sedikit bisa bikin kesalahan besar, bosen lagi tiap hari cuma berkutat sama laptop, berkas yang numpuk, haah belum lagi masalah lainnya" ucap Kenzie tanpa menatap keina.
"kalau gitu bos ken bisa minta bantuan keina, kalau lagi pusing ada masalah, bos ken bisa berbagi apapun kok" ucap keina mencoba menghibur Kenzie.
"memangnya kamu bakalan ngerti?" tanya Kenzie dengan menaikkan sebelah alisnya.
"ngga tau juga, tapi kalau ada teman berbagi rasanya masalah lebih ringan dari pada di pendam sendiri, jadi gak ada salahnya kalau bos ken berbagai urusan kantor siapa tau keina bisa bantu" ucap keina meyakinkan Kenzie untuk berbagai segalanya urusan kantor.
"awas kalau cuma bisa diem tanpa kasih solusi" ucap Kenzie membuat keina sedikit takut, takut gajinya di potong jika dia tidak bisa membantu apa apa.
"mmm bos ken, kita ke pantai aja ya, siap tau mood nya lebih bagus, liat dari sini pemandangan nya indahkan" ucap keina sambil menunjuk jendela mencoba mengalihkan perhatian Kenzie.
"huh ayo, jangan jauh jauh nanti ilang" ucap Kenzie lalu beranjak dari duduknya.
***
"bos ken tunggu disini bentar ya" ucap keina menyuruh Kenzie duduk di salah satu kursi dekat pantai.
"kamu mau kemana?" tanya Kenzie.
"udah tunggu aja, gak lama dan gak bakal ilang" jawab keina lalu pergi.
keina menghampiri penjualan ice cream di dekat pantai, dia meminta 2 ice cream, untuknya dan untuk Kenzie.
__ADS_1
setelah mendapatkan ice cream tersebut, keina menghampiri Kenzie yang sedang memandang laut yang gelap karena sudah hampir malam.
"nih bos ken" ucap keina sambil memberikan ice cream yang dia beli.
"makasih" ucap Kenzie saat mengambil ice cream tersebut.
"makanan manis itu bisa merubah mood, aaah tapi ice cream dimakan kapanpun tetep bikin happy" ucap keina saat ice cream yang dia makan meleleh di mulut.
"kaya anak kecil tau nggak" ucap Kenzie sambil tersenyum melihat keina yang memakan ice cream begitu semangat.
"biarin" ucap keina acuh.
"kamu mau makan malam apa?" tanya Kenzie.
"apa aja, makan bos ken juga boleh" canda keina sambil tertawa.
"kamu duluan yang saya makan, sini kamu" ucap Kenzie sambil mendekat ke arah keina tapi keina langsung lari.
"jangan bos ken, daging saya pait gak enak, cari yang lain saja" teriak keina sambil tertawa.
"berenti kamu bantet" teriak Kenzie sambil mengejar keina yang berlari.
"hosh hosh, huh cape haha" ucap keina tertawa saat mereka berdua berhenti karena kelelahan.
__ADS_1
"haha udah ayo makan, karena ngejar kamu saya jadi lapar" ucap Kenzie berjalan menuju restoran di dekat pantai.