bos rese aku padamu

bos rese aku padamu
12. ngapain disini?


__ADS_3

"BANTET!" teriak Kenzie terkejut sambil menunjuk keina yang sedang duduk di meja makan.


"hehe hallo bos ken yang rese" sapa keina dengan senyum khas nya.


"ngapain kamu disini?,, numpang makan ya!" ucap Kenzie sambil duduk di hadapan keina.


"saya kesini mau lamar bos ken" ucap keina iseng.


"oh waw, punya apa kamu berani lamar saya?" tanya Kenzie yang mengikuti permainan keina.


"punya golok buat gorok leher bos ken" jawab keina enteng.


"waw jadi takut" ucap Kenzie sambil menyentuh lehernya.


"kalian ini ada ada aja, ken mulai sekarang keina bakalan tinggal disini" ucap dhea yang tiba-tiba datang.


"loh loh kenapa, ko tinggal disini?" tanya Kenzie.


"di luar sana itu gak aman, waktu itu aja keina hampir kena copet, jadi mama sama papa putuskan keina tinggal disini" jawab dhea.


"kapan?, dimana?, ko gak cerita?" tanya Kenzie menatap keina.


"cerita juga paling di ledekin" jawab keina.

__ADS_1


"sudah sudah, sekarang kita makan dulu ngobrol nya lanjut nanti" ucap Beni yang duduk di samping Kenzie.


mereka pun makan dalam diam, terutama Kenzie yang dengan cepat menghabiskan makanannya tujuannya hanya 1, menyelesaikan pembicaraan tentang keina.


"bantet, kamu ngapain?" tanya Kenzie saat melihat keina membereskan piring kotor di meja makan.


"beresin ini bos ken" jawab keina.


"tinggal aja lagian ada bibi juga" ucap kenzie kesal.


"gak bisa gitu lah bos ken, saya udah di kasih makan masa saya pergi gitu aja" ucap keina sambil membawa piring kotor ke dapur.


"kalo gitu cuciin baju saya juga" ucap Kenzie sambil membuntuti keina ke dapur.


"karena kamu tinggal disini" jawab Kenzie.


"tapi tante dhea gak nyuruh tuh" ucap keina sambil menjulurkan lidahnya meledek Kenzie.


sedangkan dhea dan Beni mengulum senyum melihat interaksi 2 makhluk hidup itu.


"kenapa kamu bisa kena copet?" tanya Kenzie melanjutkan obrolan tadi.


"waktu itu saya lagi jalan pulang terus nelpon orang tua di kampung, selesai nelpon pas saya masukin handphone kedalam tas taunya ada yang narik tas saya, dan bos ken mau tau kelanjutannya ceritanya yang amat sangat menarik?" ucap keina yang sukses membuat Kenzie penasaran, Kenzie menerka-nerka kejadian selanjutnya dia berfikir jika keina akan menendang atau mengeluarkan jurus tertentu untuk melawan copet.

__ADS_1


"apa tu kelanjutannya?" tanya Kenzie.


"saat saya teriak minta tolong, tiba-tiba, bukh seseorang menendang copet itu sampai tersungkur ke tanah, dia ada dewa penyelamat saya, dan dia adalah pak Revan yang dingin dingin manis" ucap keina sambil tersenyum membayangkan kejadian yang sudah berlalu.


"ck biasa aja" ucap Kenzie kesal lalu pergi menuju orang tuanya yang sedang duduk di ruang keluarga.


" kamu kenapa ken, ko kesel gitu?" tanya dhea.


"gak papa" Jawab Kenzie lalu memainkan ponselnya.


"lagi ngumpul udah pegang handphone aja" ucap keina yang tiba-tiba datang mengambil handphone Kenzie.


"oyy bantet balikin gak" ucap Kenzie.


"kalo nggak mau di apain?" tanya keina menantang.


"saya potong gaji kamu" jawab Kenzie tak main main.


"pak tolongin kei" ucap keina memohon kepada Beni


"Ken papa udah bilang kan harus bersikap baik, lagian keina bener ko kita lagi ngumpul jangan pegang handphone lah" ucap Beni membuat Kenzie mau tak mau menurut.


"iya iya" ucap Kenzie pasrah, sedangkan keina menjulurkan lidahnya meledek Kenzie di balik bayangan Dhea.

__ADS_1


"awas kamu bantet" seperti itu isyarat mata yang di berikan Kenzie kepada keina, tapi keina tak peduli soal itu.


__ADS_2