bos rese aku padamu

bos rese aku padamu
hujan


__ADS_3

"nih" ucap Kenzie sambil memberikan ice cream kepada Keina, lalu dia duduk di samping Keina di bangku taman.


"makasih" ucap Keina setelah menerima ice cream tersebut.


"Kenapa kamu milih duduk di bangku taman ini?" tanya kenzie.


"waktu itu saya ketemu seseorang disini, jadi saya pikir bisa ketemu dia lagi tapi sepertinya dia tidak tinggal di dekat sini" jawab Keina.


"jadi selama ini kamus sering diam diam keluyuran buat ketemuan sama pria disini?" tanya Kenzie terkejut karena tak percaya.


"kumat lebay nya" gumam Keina.


"waktu itu saya ketemu gadis yang lagi patah hati, jadi saya pengen ketemu sama dia lagi, saya penasaran bagaimana kabarnya sekarang" ucap Keina.


"oh cuma seorang gadis" gumam Kenzie sambil menghela nafas lega.


kenapa aku merasa lega?. batin Kenzie, dia bingung dengan apa yang dirasakan olehnya.


"bos ken ayo, kayanya mau hujan deh" ucap Keina sambil berdiri.


"kamu takut hujan?" tanya Kenzie sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Yang saya takutkan itu bos ken sakit kalau kena air hujan" jawab Keina dengan nada malas.


"wah saya baru tau kalau kamu punya perhatian lebih terhadap saya" ucap Kenzie dengan senyum narsisnya.


"bukan perhatian, tapi saya takut jadi repot kalau bos ken sakit" ucap Keina sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"tubuh saya ini kebal loh, jadi saya gak akan sakit hanya karena air hujan" ucap Kenzie serius.


"kalau begitu ayo kita main hujan-hujanan" ucap Keina sambil tersenyum lalu duduk.


"kamu pikir saya anak kecil apa" ucap Kenzie seolah tak suka dengan apa yang di ucapkan Keina.


tiba tiba hujan turun sangat deras, membasahi Keina dan Kenzie yang sedang duduk, begitu juga orang lain yang berada di sekitar mereka.


"wuaaaah" Keina berdiri sambil merentangkan tangannya menikmati setiap percikan yang menerpa tubuhnya.


"dasar" gumam Kenzie sambil tersenyum tipis.


"apa seperti ini menyenangkan?" tanya Kenzie sambil mengikuti Keina merentangkan tangannya.


"ya, rasanya sangat nyaman" jawab Keina lalu mendongakan kepala ke atas dengan mata tertutup.


Kenzie mengikuti setiap pergerakan Keina, ternyata hal seperti itu memang menyenangkan, rasanya seperti kembali menjadi anak-anak dimana kita tidak memiliki beban apapun.


"kenapa hujannya hanya sebentar" ucap Keina, dia terlihat sedih karena hujannya berhenti lebih cepat dari perkiraannya.


"baguslah, karena saya sudah kedinginan, jadi ayo pulang" ucap Kenzie sambil berjalan meninggalkan Keina yang masih berdiri di tempatnya.


"bos rese, main tinggal aja" gerutu Keina lalu mengejar Kenzie yang berada di depannya.


mereka pulang dengan keadaan basah kuyup, kulit mereka menjadi keriput tapi Keina tetap merasa senang.


"mandi sana, kalau sakit nanti saya yang repot" ucap Kenzie setelah mereka sampai di rumah.

__ADS_1


"saya bukan anak kecil yang apa apa harus di suruh" ucap Keina sambil menjulurkan lidahnya mengejek Kenzie.


"dasar bantet, gak tau terimakasih udah di perhatiin masih aja ngeselin " gerutu Kenzie, lalu dia berjalan menuju kamarnya.


"huaaah segarnya" ucap Keina sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.


setelah rambutnya kering Keina memakai bajunya lalu merapikan rambutnya, setelah itu dia keluar kamar menuju dapur.


"bikin apa ya?" gumamnya sambil berdiri di depan lemari dapur.


"ah iya bikin ini aja" ucap Keina mengambil sesuatu dari lemari tersebut.


Keina membuat coklat panas 2 gelas, lalu dia membawa 2 gelas itu ke lantai atas, Keina berniat memberikan 1 gelas untuk Kenzie, tapi saat Keina sampai di lantai atas dia melihat ruang kerja Kenzie sedikit terbuka.


Keina mendekati ruang kerja Kenzie, di balik celah pintu yang sedikit terbuka Keina dapat melihat wajah tampan Kenzie yang sedang fokus membaca sesuatu.


ganteng juga kalo lagi serius gitu. pikir Keina sambil tersenyum malu.


Keina mengetuk pintu lalu tak lama kemudian terdengar suara Kenzie menyuruhnya masuk, Keina masuk membawa nampan lalu dia letakkan nampan tersebut di atas meja kerja Kenzie.


"apa ini?" tanya Kenzie.


"coklat panas" jawab Keina.


"bos ken tadi kedinginan, jadi untuk mencegah bos ken sakit saya buatin ini" ucapnya sambil tersenyum.


"saya udah bilang kalo tubuh saya ini kebal" ucap Kenzie tapi dia mengambil gelas yang berisi coklat tersebut lalu meminumnya.

__ADS_1


"yayaya terserahlah, saya pergi dulu ya, dan ingat jangan sampai sakit, kalaupun sakit jangan menyusahkan saya, oke?" ucap Keina, dia tidak mau repot mengurus bos nya yang rese itu.


"saya gak akan sakit oke?!, jadi berhenti khawatir" ucap Kenzie tapi tidak dihiraukan oleh Keina.


__ADS_2