Bukan Pemuasmu, Om Duda!

Bukan Pemuasmu, Om Duda!
Episode 62


__ADS_3

Malam pun datang....


Arabella memasuki kamarnya setelah Kaivan masuk. "Permintaan Nathan? apa kita akan ke sana sekarang?.." Tanyanya Bella.


"Hmmm, entah apa yang akan ia lakukan..." Balas Kaivan mengelus lembut rambut bergelombang istrinya. "Padahal aku ingin istirahat, dan menghabiskan waktu bersama dirimu..."


Bella terkekeh. "4 hari lagi aku wisuda, jangan membuat tubuhku kecapean..."


Cup!


Bella membulat sempurna saat Kaivan tiba-tiba mencium bibirnya, ******* dengan agresif bahkan sengaja menggigit bibir bawah Bella. "Mmmhh hey!..."


"Padahal aku masih ingin bermanja-manja dengannya.." Bisik lembut Kaivan, tangan kekarnya menyentuh gundukan kencang itu.


Pipi Arabella seketika merona, hawa tubuhnya mulai terasa panas. "S-stop jangan diteruskannhhh!..."


"Bahasa tubuhmu meresponnya sayang, aku tak mungkin melepasnya..." Sengaja Kaivan bermain di area favorit.


"Aku akan menendangmu jika tak berhenti!.." Timpal Bella, ia menengadah akan ulah tangan sang suami


Kaivan mencium leher jenjang itu.. "Bagaimana jika aku ingin memakanmu sekarang?..."


"Kita harus ke rumah utama bukan?, berhenti menggodaku..." Balas Bella dengan pipi merona.


Mau tak mau Kaivan berhenti dari aksinya. Sebelum membersihkan diri dan siap-siap keduanya berciuman penuh gairah, rasa cinta diantara keduanya semakin hari semakin membara.


.......

__ADS_1


Rumah utama...


Dyandra, Lia dan Nathan sudah menunggu kedatangan Kaivan juga Arabella, di ruang keluarga.


Tidak lama orang yang dimaksud datang, masih geram dengan ulah Nathan terhadap Bella saat di LA, Kaivan menatap tajam adik tirinya itu. Nathan yang peka hanya bisa pasrah....


"Semuanya sudah kumpul, jadi sampaikan apa yang mau kau sampaikan Nathan.." Mulai Dyandra.


Kaivan dan Arabella saling tatap.


"Apa yang telah aku lakukan sebelumnya terhadap Bella, atau tindakanku yang tak bisa menerima pernikahan kalian. Maaf.... Aku minta maaf dengan sepenuh hati.." Lirih Nathan dengan suara gemetar. "Membenciku, silahkan karena aku pantas dibenci!..."


"Aku mengundurkan diri dari perusahaan, tak pantas jika bekerja di sana. Sekali lagi aku sangat menyesal dan merutuki diri, maafkan diriku Kak Kaivan, Kak Bella...." Lanjut Nathan tanpa berani menatap mereka, saat ini tujuannya ingin menenangkan diri, untuk belajar hidup lebih baik lagi.


"Buktikan agar aku percaya atas ucapanmu Nathan!..." Ujar Kaivan.


"Jika kau merubah pandangan hidup dan menjadi pribadi yang lebih baik, maka ada kata maaf di sana. Jadi semuanya tergantung dirimu, dan jangan pernah main-main ingat! buktikan apa yang kau ucapkan saat ini kepadaku dan kakak iparmu!.." Tegas Kaivan.


Nathan tersenyum seraya mengangguk. "Aku akan membuktikannya, ucapan ini telat tapi selamat atas pernikahan kalian berdua!..."


"Ya..." Jawab Bella dan Kaivan.


Dyandra dan Lia tersenyum, terasa harmonis jika seperti itu.


Melihat perubahan Nathan, Bella merasa lega adik iparnya ini perlahan mencoba untuk berdamai dengan kenyataan.


Hubungan keluarga yang mulai membaik, mereka semua merayakannya dengan makan malam bersama.

__ADS_1


...*...


Perusahaan Dyandra Group...


Pagi itu tampak seperti biasanya, seluruh pegawai berlalu lalang dengan aktivitas masing-masing.


Lewat handphone Reiki memberi pesan grup, seluruh pegawai, para petinggi dan yang ada di perusahaan, harus berkumpul di aula tanpa terkecuali.


Karena disiplin waktu, mereka kini berkumpul di aula yang dimaksud. Termasuk Arabella dan Rianty yang ada di sana juga.


Kaivan datang diikuti Reiki, dengan aura yang penuh kharisma ditambah wajah tampan, ada rasa kagum dan bahagia dalam benak Arabella terhadap suaminya itu, apalagi orang-orang.


"Tidak ada kericuhan saat maksud dari pengumuman ini disampaikan!..." Tegas Rei yang diangguki mereka semua.


"Baik!..." Serentak mereka.


"Kira-kira ada apa ya Bel?." Bisik Riri.


"Gak tahu Ri, kita lihat saja...."


Kaivan memegang microphone, ia menatap lekat wajah cantik istrinya yang berada diantara pegawai.


"Sudah dari jauh hari aku ingin mempublikasikan hubungan, aku dan istriku Arabella Khanza dari business manajer sudah menikah, dan pernikahan kita memasuki tiga bulan.... "Lantang Kaivan.


Seketika semua yang ada di sana riuh, Arabella terdiam mematung, terkejut bahkan tak menyangka jika Kaivan akan mengumumkan pernikahan.


Rianty sontak menutup mulut syok, "Gak ada angin gak ada hujan Bel, apa maksudnya ini!????."

__ADS_1


Semua mata kini tertuju pada Arabella.


__ADS_2