
" terima kasih Om " Kepala Hanna bersandar di samping kiri Hans
" Sama-sama keponakan huh aku seperti tua sekali " Hans menggunam kesal
Hanna terkekeh mendengar gunaman Hans yang terdengar jelas ditelinga nya.
" Om.. Kalau Vinna tau gimana ya hehe ,masa aku jadi tantenya "
" Kamu malu nikah sama Om? "
" Bukan Gitu Om " sambil merenggangkan pelukannya.
" Lalu ? "
" Kalau di novel online judulnya gini temanku jadi tanteku "
Hans tertawa
" atau gini Om ,, Teman ku jadi ponakan ku "
" Gini,gini "
Kali ini Hans yang ingin memberikan judul
" Berlabuh di pria keren "
" Dih Hahaha " Hanna tertawa terpingkal
Hanna yang tersenyum lepas membuat Hans senang,
Minimal Hanna lupa dengan masalah yang membuat hatinya Sedih kemarin-kemarin.
Tersenyumlah buat dirimu bahagia dengan caramu dan akan aku buat kau bahagia dengan caraku.
Hans
***
Pagi ini Hanna sedang berolahraga disekitar mansion Hans dan ditemani oleh Oma Jenny.
Oma Jenny bahagia cucu satu-satunya itu hidupnya kembali ceria dengan hadirnya Hanna.
Oma Jenny berharap Hanna dan Hans dapat mempunyai anak yang banyak agar tak kesepian seperti dirinya dan Hans yang tak punya siapa-siapa lagis telah orang tuanya meninggal.
Junna hanya sepupu jauh Hans.
Tapi walau begitu, Hans sangat dekat dengan Junna karena mereka hanya anak satu-satunya dari orang tua mereka.
Hari ini Hanna menghubungi Vinna.
Hanna ingin bertemu Vinna. Dia ingin menjelaskan hubungan nya dengan Om Hans nya itu.
***
Pukul 07.00 Hanna sudah bersih dan wangi setelah olah raga tadi.
Ia juga sudah menyiapkan sarapan untuk dimakan Oma Jeny dan Hans.
" Oma , Koq Om Hans belum turun ya "
Hanna bertanya ke Oma sambil menyiapkan sarapan ke piring Oma Jenny
" Coba Han kamu panggilkan dia . jika belum bangun siram saja pakai air seember " ucap Oma tanpa penuh beban.
" Hihi iya Oma " Hanna Tertawa.
Hanna berjalan ke tangga menuju kamar Om Hans.
Hanna memberanikan diri untuk mengetuk kamar Om Hans.
" Om.."
Panggil Hanna
" Om "
__ADS_1
Panggilnya lagi
Tak mendapat sahutan Hanna pun memberanikan diri membuka pintu kamar Hans.
" Ceklek .. " terdengar suara pintu dibuka.
Om Hans yang kalau tidur gantengnya a Bumeningkat itu masih asik dan pulas di kasurnya sambil memeluk teman tidur nya yaitu guling.
" Om " Hanna memegang tubuh om Hans dan menggoyangkan nya dari pelan hingga menjadi guncangan karena tidak bangun-bangun.
Oma Hans hanya menggeliat pelan.
" Om bangun yuk, om kerja ga? " Hanna masih tetap setia membangunkan kekasih nya itu.
Saat tubuh Hanna agak menjorok ke dalam ranjang. Tubuh Hanna ditarik Om Hans yang sedang mengigau
" Peluk dulu ya Han.. jangan pergi jangan lari, aku akan membuat mu menjadi ratu disini. "
itu kata-kata sebelum menarik tubuh Hanna
Dan tak lama Hans meraih tubuh Hanna dan memeluknya.
" GREP "
" AAAAKKKH" teriakan Hanna.
Hanna terjatuh di pelukan Hans yang sedangpp tertidur , Dan karena teriakan Hanna, Hans pun terbangun.
" Kamu ngapain disini " Tanya Hans bingung melihat posisi Hanna di kasur yang berada di atasnya
" hish awas ah Om. Om susah banget dibangunin " Gerutu Hanna.
" Mana Ada susah,tuh udah bangun adik kecil Om "
Hans menunjuk Juniornya.
Hanna yang ingin bangkit dari kasur Hans ditarik oleh Hans kembali dan memeluknya .
" Om Lepas ah " Hanna memberontak.
Hans tak mendengarkan Hanna malah tetap memeluk nya.
" Morning kiss dulu " sahut Hans.
" gak mau Om Hans belum gosok gigi " tolak Hanna sambil tetap berusaha melepaskan pelukannya.
" semakin kamu nolak dipeluk itu si cacing semakin membesar loh sayang " ucap Hanna yang kemudian terdiam tak bergerak kembali.
" Nah anteng begini kan enak "
Hans menciumi seluruh 'twajah Hanna.
Bibir Hanna maju beberapa centi
" Jangan manyun-manyun minta dicium ya bibir nya "
" GAK " sahut Hanna tegas.
Hans terkekeh.
" Galak banget calon istri aku "
Hati Hanna mendadak hangat saat Hans berkata itu.
Hanna yang sejatinya kurang tidur semalam itu pun malah semakin hanyut dalam pelukan Hans karena terasa sangat nyaman sekali.
kepala Hanna semakin dalam menelusup ke dalam dada Hans. Hanna pun terpejam.
Dan Hans membiarkan itu terjadi Hanna tidur di dadanya.
Oma yang tak sabar kenapa cucu dan calon istrinya itu tidak turun sedari tadi pun cemas, Oma khawatir mereka melakukan hal yang belum boleh dilakukan saat ini.
Oma menyusul ke atas telat kamar Hans berada.
Saat Oma membuka pintu kamar Hans,dirinya melihat pemandangan jika Cucu nya sedang berpelukan kembali tapi posisi tidur.
__ADS_1
Terliha Hanna sedang memejamkan matanya di dada Hans , dan terdengar nafas Hanna yang teratur tanda ia sedang tidur.
Telunjuk Hans diarah ke bibirnya " Ssstt "
" tidur? " Ucap Oma tanpa bersuara.
Hans mengangguk mengiyakan.
Jemari dan Bibir Oma membentuk huruf O, Lalu menutup pintu kamar Hans kembali.
Hans tersenyum melihat Hanna terlelap di dadanya .
Ia membelai anak rambut Hanna yang menutupi wajahnya.
Hans memperlakukan dengan pelan perlahan dan sangat lembut ,karena tak ingin mengganggu tidur Hanna.
" Hmm apa dia tidak tidur semalaman? kenapa bisa langsung tertidur seperti ini ? " Bathin Hans.
Hans tidak bosan melihat wajah polos Hanna yang tanpa make up itu tertidur.
Maafkan aku Han,
Andai saja aku datang kembali waktu itu.
Mungkin kamu tak akan mengalami hal buruk dengan lelaki brengsek itu.
Tapi aku berterima kasih dia telah melepaskan mu.
Hingga saat ini kau ada di sisiku
Aku tak akan menyia-nyiakan mu
Bahagia lah disini
*Bahagia bersamaku
Mulai saat ini , hiduplah damai tanpa ada kesusahan dan penderitaan sedikit pun.
Jika itu terjadi, aku tak akan bisa memaafkan diriku sendiri*.
Hans
Di tidurnya Hanna menggeliat,
Hans mencoba meraih ponselnya yang berada di atas nakas.
Ia ingin memberi tahu kepada sekertaris nya kalau jika ada rapat hari ini tolong diundur karena dirinya belum bisa keluar hari ini dikarenakan sedang ada urusan mendadak.
Urusan Hanna tidur mendadak 😌
Saat Hans bisa meraihnya dan ingin menelepon sekertaris kantornya itu. Hans mengurungkan niatnya.
Ia lalu mengetik di aplikasi pesan berlogo chat dan berwarna hijau itu.
" Ra, saya mungkin akan telat hari ini ,jika ada meeting tolong diundur atau misal kamu bisa handle tolong handle dulu ya "
Hans mengirimkan pesan tersebut ke sekertaris nya yang bernama Rara itu.
Hans masih membelai rambut Hanna sambil tersenyum.
Tak lama bunyi pesan masuk.
Ting.
" Baik Tuan Hans ,saya masih menyetir. Nanti saya info akan saya handle atau diundur "
Balas sekertaris nya.
" Oke terima kasih Ra "
Balas Hans lagi
***
Selamat pagi..
__ADS_1
Maaf ini lupa diselesaikan semalam 🙏
sehat-sehat ya untuk kita semua 😘 .