
" Vin , Vinna kan ya ? " panggil Eric.
Yang lupa Eric siapa, ada dibagian awal Bab ya.
" Siapa ya ? " Tanya Vinna yang sudah lupa karena Eric saat ini mempunyai tubuh atletis dan wajah yang semakin tampan.
" Eric bukan ya ? " Ujar Hanna yang lebih mengenali Eric ternyata.
" Eric Vin, teman sekolah kita dulu . " Bisik Hanna ditelinga Vinna.
" Hah ya ampun Ric, koq beda banget sih " Vinna memandangi Eric dari atas sampai bawah, dari ujung kepala sampai ujung kaki.
" Berarti ini Hanna ? " Tanya Eric yang pangling melihat Hanna tapi sempat ragu kalau itu memang benar Hanna.
Hanna mengangguk dan tersenyum .
" Apa kabar Han ? Makin cantik aja pangling aku " Ujar Eric.
Hanna hanya tersenyum dan mengangguk tidak ingin menimpali. Walau dulu sempat menyukai Eric tapi kini Hanna sudah mempunyai suami.
" Lagi ngapain Ric siang-siang ke Mall " tanya Vinna .
" Meeting sama pengelola sini " Jawab Eric sambil menatap Hanna terus walau Vinna yang sedang mengajak berbicara.
Vinna celingukan pasti ada bodyguard Om Hans disekitar sini, ia khawatir diadukan yang tidak-tidak.
" Yuk Vin, katanya mau belanja " Hanna ingin menyudahi pertemuan tidak sengaja dengan Eric itu.
" Eh katanya mau ada reuni kan ? Kalian ikut ? " Tanya Eric yang ingin menahan mereka lebih lama.
" Aku izin suami dulu Ric " Jawab Hanna cepat.
" Hah ? Kamu udah nikah ? " Tanya Eric .
" Udah " Jawab Hanna sambil tersenyum .
" Iya Vin ? " Tanya Eric ke Vinna.
" Udah sama Om Hans, Om gue. Lo pernah ketemu koq " ujar Vinna.
Eric melihat Hanna, Hanna menampilkan senyum bahagianya. Toh nyatanya memang ia bahagia bersama Hans.
" Om Hans ? " Tanya Eric tidak percaya.
" Iya " Jawab Hanna dan Vinna bersamaan.
" Hmm Bukannya ... " Eric kenal dengan Om Hans karena memang pernah bertemu dengan Om Hans beberapa kali saat perjamuan teman bisnisnya.
Eric yang meneruskan bisnis papa nya itu kerap sering datang ke perjamuan dan bertemu Paa serta Om - Om nya Vinna yang dulu sempat ia kenal saat ulang tahun Vinna.
" Han, kamu gak terpaksa kan? aku sempat dengar cerita lama kamu yang ... " Belum sempat Eric selesai bicara Hanna sudah menggeleng..
" Aku bahagia Sama Om Hans. " Tegas Hanna dengan senyumnya.
Eric mengangguk lemah. Perasaannya dengan Hanna tetap sama. Dulu Hanna tidak mau dengan Eric karena Vinna suka dengan Eric.
Sekarang Hanna sudah menikah kembali. Eric sempat dengar cerita Hanna dari salah satu temannya kalau Hanna pernah menikah lalu bercerai. Tapi Eric tidak menyangka kalau sekarang Hanna sudah menikah kembali.
__ADS_1
" Kita duluan ya Ric, bye " Ucap Vinna memutuskan obrolan mereka. Karena Bodyguard mereka sudah mulai menampakkan diri
" Han tunggu " Eric yang belum sempat meminta ponsel Hanna itu memanggil-manggil tapi Hanna dan Vinna keburu masuk toko pakaian dalam wanita yang sudah pasti Eric tidak akan mungkin masuk.
" Hah selamat kita, bisa abis aku sama suami kamu Han, Om Hans galaknya kan ampun " Ujar Vinna sambil nafasnya ngos-ngosan karena setengah berlari.
Vinna dan Hanna pun memilih pakaian dari toko satu ke toko lainnya membeli kebutuhan. Hanna yang tadinya tidak ingin belanja pun akhirnya berbelanja juga .
Setelah puas berbelanja mereka mampir ke salah satu restoran Korea yang populer disana.
Hanna dan Vinna memesan makanan dan duduk di sudut tempat paling favorit.
Eric ada disana juga ternyata.
" Wah kalian kesini juga " Ujar Eric yang tiba-tiba duduk di depan Hanna.
" Lo ikutin kita ya Ric ? " Tanya Vinna kesal. Pasalnya bodyguard melapor ke Om Hans, dan Om Hans mengirim pesan ke Vinna agar menjauhi Hanna dari Eric.
" Ada juga kalian kali ikutin gue kesini " Kekeh Eric.
Hanna dan Vinna saling pandang.
" Ya udah kita juga mau udahan " Ujar Vinna .
Sedang Hanna diam saja.
" Mba minta Bill nya yah " ujar Vinna ke salah satu pegawai restoran yang sedang lewat meja mereka.
" Mba, gak usah mereka teman saya. " Ujar Eric tersenyum ramah ke karyawan itu.
" Anggap aja ungkapan salam pertemuan kembali Han, ini punya mama aku Dan lagi aku kelola karena sempat turun omsetnya " Ujar Eric ramah.
" Ah gitu,baiklah terima kasih ya. Salam untuk mama kamu " jawab Hanna lalu Eric tersenyum senang . Karena Hanna masih ingat dengan mamanya.
" Sama-sama Han " jawab Eric tersenyum yang seharusnya membuat Hanna klepek-klepek tapi karena saat ini Hanna adalah seorang istri, dia tidak terbuai dengan senyuman Eric.
" Thanks Ric ,kami pulang dulu ya bye " Vinna mengajak Hanna cepat khawatir Om Hans nya murka.
Hanna lalu menghubungi sang suami.
Hanna : " Mas sibuk gak, aku udah selesai belanjanya sama Vinna "
Hans : " Iya sayang sebentar aku jemput ya, kamu tunggu dulu "
Hanna : " Iya mas Hati-hati ya "
Hanna menutup sambungan teleponnya dan berbincang lagi dengan Hanna.
15 menit kemudian Hans sampai karena kantornya memang tidak terlalu jauh dengan mall yang dikunjungi sang istri dan keponakannya itu.
" Sayang " Hans tiba-tiba datang saat Hanna sedang membeli minuman yang ada Boba nya itu .
" Eh Mas cepet banget " Hanna merapat ke sang suami.
" Mas udah makan belum " Tanya Hanna.
" Belum , kepikiran kamu belanja " Ujar Hans yang raut wajahnya sedikit kesal.
__ADS_1
" Eh koq kesel gitu sih tampangnya " Kekeh Hanna lalu memeluk Hans.
" Kamu tadi makan dimana ? " Tanya Hans penuh selidik.
" Di Restoran K mas ,itu disana " jawab Hanna jujur.
" Aku juga mau makan disana. Temani ya " Ujar Hans yang biasanya tidak suka makanan Korea, Hans lebih suka makanan western biasanya.
Hanna bingung akhirnya menuruti maunya Om Hans .
" Han dan Om Hans , aku duluan ya ada janji sama Riki " Ujar Vinna .
" Ah iya daghh " Ujar Hanna.
" suami tua kamu cemburu " Bisik Vinna.
Hanna mengangguk dan tersenyum.
" Bisik-bisik deh kebiasaan " kesal Hans.
" Udah tua gak boleh ngambek om Hahahaha " Vinna tertawa lalu menyerahkan belanjaan nya ke bodyguardnya lalu berjalan ke loby .
Sedang Hans dan Hanna ke restoran tadi saat bersama Vinna.
Hans mencari duduk dan mempersilahkan sang istri duduk di kursi yang tadi ditarik oleh Hans untuk Hanna duduk.
Hans lalu memesan makanan sambil wajahnya melihat kesana kesini seperti mencari sesuatu.
" Cari saya Om " tiba-tiba Eric datang dan membuat Hans tersedak karena kaget.
" Uhuk uhuk "
" Eh Mas minum dulu " Hanna memberikan air mineral ke sang suami.
" Terima kasih sayang " ujar Hans tersenyum dan merapatkan tubuhnya ke Hanna.
Eric melihatnya jengah, tapi bagaimana lagi itu customer restoran sang mama yang sedang ia kelola.
" Loh kamu ? " Hans kaget melihat Eric yang merupakan anak dari teman bisnisnya bernama Richard.
" Apa kabar Om? " Eric mengulurkan tangannya.
" Baik, Papa kamu udah sehat ? " Tanya Hans .
" Sudah lebih baik dari kemarin om " Jawab Eric yang sesekali mencuri pandang ke Hanna saat Hans sedang melihat ke arah lain.
" Om nikah sama Hanna ? " Tanya Eric.
Hans mengangguk bangga.
" Iya ,Hanna istri Om sekarang " jawab Hans sekali lagi dengan bangganya. Padahal disekitar mereka malah membicarakan karena usia Hanna dsn Hans yang terpaut jauh.
" Keduluan saya " Kekeh Eric membuat Hans ingin mengeluarkan tanduk nya.
***
Ritualnya yuk boleh yuk..
__ADS_1