Bukan Wanita Malam

Bukan Wanita Malam
Cerita Oma


__ADS_3

Sudah 60 menit Hanna terlelap di dada Hans.


Jika Hans bergerak sedikit ,Hanna langsung mengeratkan pelukannya.


Hans mengambil gambar mereka berdua lalu di jadikan wallpaper di ponselnya.


Hans senyum-senyum melihat layar ponselnya.


Tak lama Hanna terbangun , mengucek kedua matanya lalu " HAH "


ia kaget lalu segera bangun dari tidurnya.


" Koq aku bisa tidur disini Om "


Hanna bingung .


Sepertinya tadi aku sedang bangunin om Hans deh koq jadi tidur sih kan malu hiks.


" Om ,koq aku tidur disini sih " Tanya Hanna lagi


" Ada juga aku yang tanya kamu kenapa tiba-tiba ngantuk dan tidur di dada aku. Aku telat ke kantor kan nih jadinya "


Hans akting agar Hanna merasa menyesal.


" duh maaf om. ayok aku siapin air untuk mandinya. "


Hanna segera ke kamar mandi menyiapkan air hangat.


Setelah itu Hanna ke ruang ganti pakaian menuju lemari pakaian kerja Om Hans.


Ia menyiapkan kemeja juga Jas om Hans celana serta pakaian dalamnya.


Hans terkekeh melihat Hanna yang panik,


Tapi ia senang karena Hanna menyiapkan semua kebutuhannya.


" Ah jadi ini rasanya punya istri "


pikir Hans.


Hans pun bergegas mandi dengan rasa yang sangat senang.


Tak pernah ia merasakan pagi yang ceria seperti ini.


Hanna masih menunggu Hans mandi. setelah pintu kamar mandi di buka Hanna segera membantu Om Hans mengeringkan badan dan glek...


Keren banget sih badan om Hans.


" Husst boleh dilihat jangan dipegang "


goda Hans.


" Isshh apa sih udah telat juga "


Hans tertawa senang,


" Aku telat juga ga ada yang marahin sayang "


Hans terkekeh


" Nanti dimarahin Boss nya Om " ujar Hanna khawatir..


" Ya kan Boss nya aku. " Hans memberi penjelasan.


" Wah iya ya, trus aku dari tadi ngapain bantuin om ,ga ada yang marahin kan ya kalau telat "


Hanna menjadi santai lagi.


" Han koq berhenti keringin badan akunya " Ucap Hans


" Ya kan telat gak apa-apa Boss nya Om kan " Ucap Hanna.


Hanna lalu melenggang keluar kamar Hans lalu segera ditarik .


" Mau kemana , belum selesai loh ini .Aku ada meeting pagi ini sama klien tapi telat gara-gara kamu tidur " Ujar Hans lagi.

__ADS_1


" Bohong " Jawab Hanna


" Beneran nih kamu baca wa aku sama sekertaris aku "


Hanna membaca chat antara Hans dan sekertaris nya.


Hanna tersenyum lalu Cengir kuda poni.


" Ya udah sini aku bantuin "


Hanna pun membantu Hans memakai pakaiannya kecuali celana, Hans bisa pakai sendiri .


Bisa gawat kalau Hanna yang pakaikan ga selesai - selesai. bisa-bisa lepas semua yang dipakai.


Setelah rapih semuanya. Hans dan Hanna turun .


Oma melihat mereka seperti sepasang pengantin baru.


Yang pria turun dengan sumringah.


Dan yang wanita tersenyum malu menatap Oma.


" Duh aku harus balas email dan Chat pula " Hans memberi kode ke Hanna agar menyuapi nya sarapan.


Hanna yang sangat peka itu pun mengerti , Ia masih merasa bersalah karena Hans jadi terlambat.


Dengan telaten Hanna menyuapi sarapan berupa sandwich tuna ke mulut Om Hans nya dengan perlahan dan hati-hati khawatir tumpah ke pakaian kerjanya.


Tapi Karena Klien Hans tidak bisa ditunda ,Hans pun hanya memakan 2 potong sandwich nya..


Karena Khawatir Hans tidak fokus meeting karena perutnya lapar,


Hanna membawakan bekal dan ditaruh di box makanan.



" Om nanti malam sambil dijalan ya biar perutnya ga kerucukan pas lagi meeting "


Hans tersenyum.


" Terim kasih sayang, Oma calon menantunya baik banget sih " Goda Hans ke Hanna sambil melirik ke Oma Jeny


Hans terkekeh.


" Ya udah sayang aku berangkat dulu ya ,jangan nakal dirumah. kalau bosan pergi saja sama Oma ya belanja apapun yang kau suka. "


Hanna mengangguk


" Habisin uang Oma, uangnya banyak " bisik Hans ke Hanna.


Membuat Hanna tertawa.


" Ya kan Oma "


Hans mencium pipi Omanya sebelum berangkat.


" Kenapa " Oma Kepo.


" Katanya kalau mau belanja suruh habisin uang Oma aja "


Hanna jadi kompor.


" Hmm belum jadi istri aja udh berpihak ke Oma, bisa kalah ini mah aku 2 lawan 1 " gerutu Hans.


" Wah Han, dia mau mainin kamu tuh kayaknya. Maunya kamu yang takut sama dia, buka dia yang takut sama kamu " Oma tak kalah kompor.


" wah iya Oma ,sama dong dia sama Prass " Hanna tertawa.


" Hmm Jangan sebut dia lagi Han, dan jangan samakan aku sama Dia " Hans kesal sendiri.


Sedangkan Hanna dsn Oma malah tertawa senang.


" Haha udah Han biarkan saja, bair dia tak kenal kerjanya "


Oma tertawa puas.

__ADS_1


" Dasar nenek-nenek ga ada akhlak. mana ada nenek-nenek begitu sama cucunya " cibir Hans.


" Udah Sana berangkat Om nanti telat loh. kalau bangkrut aku ga mau sama Om lagi. " Usir Hanna.


" Hey aku ga akan jatuh miskin sekalipun perusahaan ku bangkrut " Hans tak terima.


" karena masih ada uang Oma yang aku akan habiskan hahaha " Hans membalas sang Oma.


" Dasar tengik kurang asem. " Oma melempar Hans dengan sandal yang dipakainya.


Yang dilempar hanya tertawa sambil masuk ke dalam mobilnya.


Selepas itu Oma dan Hanna Tertawa - tawa mengingat kelakuan Hans yang konyol.


***


Pagi itu berjalan happy tanpa ada kesedihan.


Hans membaca pesan Oma kalau dari pagi sampai siang Hanna bersama Oma bercerita tentang kehidupan.


Hanna mendengar kan kisah Oma yang dari lahir bukanlah anak orang berada.


Oma membangun bisnisnya dari sejak di bangku sekolah menengah atas.


kemudian bertemu dengan Opa dan mulai join bisnis berdua.


Hingga kedekatan mereka di dalam usaha mereka menimbulkan benih-benih cinta.


Akhirnya Oma dan Opa menikah diusia muda dan melahirkan satu orang anak


Saat ayah Hans lahir ,usaha Oma dan Opa berkembang pesat. dan Ayah Hans diajarkan cara berbisnis sedari dini agar jika menikah bisa membahagiakan istrinya .


Dan terbukti bakat bisnis menurun ke ayah Hans. dan Ayah Hans menjadi pengusaha sukses di usia muda.


Tak lama Ayah Hans menikah dengan pujaan hatinya..


satu tahun menikah, Hans lahir dan ibu Hans meninggal disaat Hans lahir.


Maka dari itu yang mengurus Hans adalah Oma .


Oma yang membesarkan dan merawat juga mendidik Hans.


" Hingga Hans menjadi tengik begtu ,itu didikan Oma hahaha "


Oma tertawa sambil menangis.


Karena diusia Hans 17 tahun Ayah Hans meninggal.


dan 2 tahun kemudian Opa Hans yang meninggalkan Oma Dan Hans.


Dan sekarang ini perusahaan yang Oma dan Opa bangun dikembangkan oleh Hans dan menjadi semakin berkembang.


Hanna manggut-manggut mendengar cerita Oma..


" Kalau dengan Om Juna Oma dari saudara mana ?


Tanya Hanna yang penasaran.


" Junna adalah anak dari adik Oma. "


jawab Oma kemudian terkekeh.


" Kamu pernah suka sama Junna ? " Tanya Oma.


Hanna menggeleng.


" Ngga Oma, kan ank Om Junna teman aku sekolah "


" Omaaa , Hanaaaa "


Yang diomongin malah datang .


Panjang umurnya nih berati Vinna ya rederssss.


***

__ADS_1


Selamat hari Jumat


jangan lupa ritual nya ya 🤗❤️


__ADS_2