
Di kantor Om Hans.
Hanna datang membawa makanan dengan menggunakan dress cantik selutut.
Dirinya menyusuri kantor sang suami. Karena Hanna sudah diperkenalkan sebagai istri Boss mereka, Semua karyawan menunduk saat melihat Hanna.
Hans menunggu sang istri di ruang tunggu lantainya.
Dari jauh ia sudah melihat Hanna. Hanna terlihat sopan walau ia di segani karena istri dari Boss perusahaan itu.
Hans tersenyum melihat kepribadian Hanna. Hans yang sudah tidak sabar kemudian mendekat dan mencium pipi sang istri.
" Sayang lama banget aku kan kangen " rengek Hans yang terlihat tidak pantas dengan ukuran tubuhnya .
" Manja " Hanna tersenyum.
" Mas udah lama nunggu ? " Tanya Hanna. Hans mengangguk.
" Sejak kamu bilang akan datang aku langsung tungguin aja " Hans memeluk sang istri ketika sudah sampai di ruangannya.
Hans segera menutup tirai. Ia tidak ingin kemesraan di dalam ruangannya terlihat oleh karyawan lainnya.
" Aku kangen " Hans memeluk sang istri dengan posesif dan menciuminya.
" Makan dulu " Ujar Hanna tapi tidak menolak pelukan Om Hans.
" Satu kali ya " Ujar Hans ditelinga Hanna.
Hanna hanya mengangguk dan Hanna langsung dibawa ke ruang pribadi Om Hans.
Segera Om Hans melucuti baju yang Hanna pakai.
" Aku haus " Ujar Om Hans lalu menyambar pepaya gantung hanna kemudian di sesapnya perlahan hingga menimbulkan lenguhan dari bibir Hanna.
Diarahkan inti Hanna ke wajahnya kemudian Om Hans dengan lembut mulai memainkan lidahnyaa dibawah sana membuat Hanna mabuk kepayang.
Setelah cukup basah akhirnya Om Hans memasukan tongkat kebanggaannya itu dan mulai memompa Hanna membuat Hanna berteriak dan mengeluarkan suara indahnya.
" Akhhh Mas "
" Oh Hanna EUngghh "
Om Hans pun berteriak karena mendapatkan keinginannya.
Hanna ingin bangun tapi tubuhnya lelah karena tiap malam di gempur. Belum lagi jika ke kantor pasti ritual itu harus dilakukan.
" Kamu tidur aja sayang, biar aku siapkan makanan aku sendiri " Ujar Om Hans yang sangat pengertian itu.
Hanna pun mengangguk dan memejamkan matanya.
Kini Om Hans keluar dari kamar dan membiarkan Hanna tertidur.?
Baru saja keluar pintu Om Hans di ketuk . Om Hans membuka pintunya ternyata ada tiga orang yang diketahui Hans adalah single padahal yang dua sudah punya sugar baby.
" Lama banget " Celetuk Om Alex.
" Abis buat cucu buat Lo semua nya " Kekeh Om Hans.
__ADS_1
" Gila ,dimana pun " Celetuk Om Jerry.
" Ngapain sih kesini jomblo kurang kerjaan " Ujar Om Hans sambil memasukan makanan ke dalam mulutnya.
" Numpang makan ,gue tau Hanna banyak bawa makanan " Ketiga orang teman Om Hans pun mengambil makanan untuk mereka dan melahapnya.
Kantor mereka berdekatan jadi wajar saja kalau sering berkumpul.
Tiba-tiba ponsel Om Junna bergetar dan Om Juna melihat pesannya.
" Mas aku udah siap dijemput ya " Nadine mengirim pesan ke Juna.
Om Juna tersenyum dan membalas OK.
Om Jerry dan Om Hans bingung melihat perubahan wajah Om Juna yang tadinya biasa saja menjadi curiga.
" Punya pacar dia " celetuk Om Alex.
" Oh ya? siapa ? " Tanya Om Jerry kepo.
" Temennya Karina , " Ujar Om Alex santai sedangkan Om Jerry terus menatap Om Juna bergantian ke arah Om Alex.
" Karina ? " Tanya Om Jerry dan Om Hans berbarengan.
" Sugar Baby gue " Ujarnya santai dan membuat yang lainnya membelalakkan matanya .
" Sejak kapan ? " Tanya Om Hans.
" Beberapa bulan lalu lah " Ujar Om Alex jujur sambil terkekeh .
" Wanita gue punya temen , nah itu pacaran sama Juna. " Kekeh Om Alex.
" Banget "ujar Om Juna menimpali.
Sedang Om Jerry Kini terdiam. Dia sedang mengingat pergumulan hotss nya dengan wanita kemarin itu.
" Nih satu lagi ngapain senyum-senyum " Ujar Om Alex menimpuk Jerry. Baru saja Om Jerry ingin menceritakan ,Hanna keluar dari kamar pribadi Om Hans dan tersenyum ke arah mereka.
" Hai Om Semuanya " sapa Hanna yang ingin duduk di samping om Hans tapi malah ditarik duduk d pangkuannya .
" Parah Lo Hans, norak deh . Bikin Mupeng " Teman-teman Om Hans menggerutu semuanya dan Om Hans hanya terkekeh.
Akhirnya dari pada melihat adegan yang membuat ingin ,mereka bertiga pun pergi sedang Hanna dan Om
Hans melakukan kegiatan membuat anak lagi disana padahal tadi janjinya satu.
***
Om Jerry saat ini sedang melakukan pertemuan bisnis dengan makan malam bersama di salah satu restoran, X.
" Terima kasih atas undangannya Pak Marcel. Semoga bisnis kita berjalan lancar " Pertemuan itu pun berakhir dan saat itu Om Jerry ditabrak oleh perempuan yang sedang berjalan terburu-buru.
" BRUK " Om Jerry dan wanita itu pun bertabrakan dengan Om Jerry.
" Maaf, saya tidak sengaja " Ujar wanita itu sambil menunduk dan Om Jerry seperti kenal dengan suara yang tidak akan terlupa itu.
" Jess " Panggil Om Jerry. wanita muda bernama Jessica itu mengangkat wajahnya dan langsung memeluk Om Jerry.
__ADS_1
" Hiks hiks bawa aku dari sini Om , tolong hiks " tiba-tiba Jessica menangis.
" Kenal ? " Tanya Pak Marcel. Om Jerry mengangguk.
" Baiklah saya pulang dulu ya Pak Jerry " Pamit Marcel.
" Oke hati-hati " jawab Om Jerry berlalu.
Kini Om Jerry membawa Jessica duduk di mejanya.
" Sudah makan ? " Tanya Om Jerry.
Jessica menggeleng.
" Ok kamu makan dulu, mau makan apa? tau aku yang pilihkan ? " Ujar Om Jerry.
" Apa aja Om aku suka " Ujar Jessica pelan.
Om Jerry kemudian memesan beberapa menu pilihan untuk Jessica. Jessica masih terdiam saat makanan sudah datang .
" Ayo makan " Jessica hanya mengangguk dan memegang pisau dan garpu saja.
Om Jerry pun akhirnya memotong steak yang ia pesan lalu disuapkan ke Jessica. Jessica hanya terdiam sambil memakan makanan yang diarahkan ke mulutnya.
" Om Jerry juga dengan telaten memberinya minum. Jessica terkesima dengan perlakuan lembut Om Jerry berbeda dengan Brian . Jika Brian, Brian lah yang dilayani. Tapi Om Jerry berbeda.
" Mau kemana habis ini " Tanya Om Jerry.
" Gak tau " Jessica menggeleng.
" Ikut kerumah ku mau ? Aku ada janji dengan seseorang " . Ujar Om Jerry sambil tangannya meminta bill ke arah pelayan disana.
" Boleh ? " Tanya Jessica.
Jerry mengangguk .
Setelah melakukan pembayaran Om Jerry dan Jessic pergi dengan tangan yang saling bertaut. Entah mereka berdua sangat nyaman melakukan genggaman tangan berdua.
" Ketemu siapa Om Jer " Tanya Jessica.
" Anakku " jawab Om Jerry sambil mengemudikan mobilnya.
Jessica kaget . " Hah anak om ? ,kalau aku ikut istri Om gimana . isshh sama aja nih sama Brian udah punya anak masih main-main diluar " Jessica kesal.
" Istri ku sudah tidak ada. Dia meninggal saat melahirkan Zola " Ujar Om Jerry yang membuat hati Jessica tenang.
" Usia berapa ? " Tanya Jessica.
" Siapa ? aku ? " Tanya Om Jerry PD.
" Anak Om lah, Om Sih ketahuan udah tua " Kekeh Jessica.
Om Jerry pun berhenti dan menepikan mobilnya .
" Bilang apa tadi hmmm " Om Jerry mulai mendekat.
***
__ADS_1
Jangan lupa ritualnya kak Shay