Bukan Wanita Malam

Bukan Wanita Malam
Nikah Aja


__ADS_3

Pagi Hari Jessica bangun di samping Om Jerry.


Om Jerry masih tertidur lelap.


Jessica segera bergegas ke kamar mandi lalu membersihkan diri .


Sebelum ke kamar mandi Jessica membuka lemari di ruang ganti pakaian. Disana terlihat berbagai macam pakaian wanita milik almarhum istri Om Jerry.


Jessica tersenyum dan mengambil salah satu nya lalu meletakan di rak gantung .


Ia lalu menuju kamar mandi dan segera mandi agar segar kembali saat Om Jerry bangun.


Setelah selesai Jessica mengenakan pakaian yang tadi ia pilih .


Jessica juga menyiapkan pakaian untuk Om Jerry agar nanti langsung dipakai setelah Om Jerry mandi.


Saat Jessica keluar dari ruang ganti , Ia masih melihat Om Jerry terlelap. Jessica tersenyum lalu mengambil ponselnya yang sedang bergetar tanda telepon masuk.


Jessica melihat nama Brian yang menghubunginya .


Brian : " Halo Jess kamu dimana ? "


Brian panik karena saat ini Brian sedang ada di apartemen yang ia berikan ke Jessica. Tapi Jessica malah tidak ada tidak seperti biasanya.


Jessica : " Kenapa ? "


Jawaban Jessica dengan nada standar tidak ada kemarahan lagi maupun kesedihan membuat Brian kaget.


Brian bingung tidak biasanya Jessica menjawab teleponnya dengan biasa saja. Harusnya Jessica marah atau sedih atau jutek.


Brian : " Kamu baik-baik aja kan Jess? Kamu koq gak ada di apartemen ? "


Brian semakin bingung dengan sugar baby-nya itu.


Jessica : " Dirumah temen, udah kita gak ada hubungan apa-apa lagi .Kamu silahkan bersama istrimu ,aku tidak masalah kalau kamu lebih memilih istrimu itu "


Brian : " Ini bukan kamu, kamu lagi dimana hah? kamu selingkuh ? "


Dengan Nada marah Brian menuduh Jessica.


Jessica : " Ckk yang selingkuhan itu kita "


Jessica berbicara dengan tenang ,dan tanpa ia sadari Om Jerry sudah bangun dan mendengarkan percakapan Jessica dengan Brian.


Brian : " Mulai berani kamu sekarang hah, aku akan mencabut fasilitas semua yang biasa aku berikan dan jangan harap ada transferan masuk ke rekeningmu lagi.


Aku memang memilih istri ku yang jauh lebih baik dari kamu, tapi aku sebenarnya masih ingin menghidupiku. Tapi nyatanya kamu malah selingkuh. dasar perempuan tidak tau diuntung . "


Brian sepertinya marah besar dan membuat shock Jessica yang akan dicabut semua fasilitas nya.


Jessica yang ada di depan meja rias melirik ke arah Om Jerry yang sudah terbangun dan melihat ke arahnya .

__ADS_1


Jessica tersenyum dan mulai mendekati Om Jerry.


" Sayang, aku sekarang tinggal disini aja sesuai permintaan kamu . Aku udah ga punya apa-apa. Mantan aku mau cabut semua fasilitasnya. " Ujar Jessica dengan nada sedih dan masih tersambung juga dengan Brian .


Sehingga Brian dapat mendengar apa yang Jessica ucapkan .


" Apapun maumu, kamu bebas mau tinggal disini boleh, dirumah yang sedang di renovasi juga boleh. " Om Jerry menjawab dengan sejujurnya .


Tetapi Jessica malah berfikir Om Jerry sedang mengikuti permainannya untuk membuat kesal Brian.


Jessica : " Om Brian denger kan ? kalau pacar ku itu juga setara dengan Om, atau mungkin lebih. So, aku gak masalah mau dicabut semua fasilitas dari Om. Oh ya ,aku tinggalkan semua pakaian yang om belikan untukku juga, tapi aku akan kesana mengambil ijazah ku saja.


Sudah dulu ya aku sibuk . Sayang ayo kita lanjutkan yang semalam "


Jessica lalu duduk diatas Om Jerry yang sedang duduk dan ponselnya diarahkan ke kepala belakang Om Jerry dan Jessica mengganti panggilan nya menjadi Video Call agar Brian melihat aktivitas yang sedang Jessica lakukan .


Om Jerry seperti tidak asing dengan suaranya .


Terlihat wajah Brian kesal..


Brian : " Kamu gak bisa begitu Jess ke aku, aku cinta kamu, cuma saat ini aku lebih memilih istriku ..."


Belum selesai Brian berbicar Jessica mematikan Video Call nya.


" Dasar Brengsek " umpat Jessica sambil turun dari pangkuan Om Jerry .


" Koq turun sih " tanya Om Jerry .


" Oh iya, mana udah dua hari gak update si othor " Kekeh Om Jerry.


" Om, aku numpang dulu ya Aku belum Nemu kos-kosan karena ngedadak gini " Ujar Jessica sambil menampilkan wajah kesalnya.


" Kamu kesal fasilitas di cabut oleh mantan kamu itu ? " tanya Om Jerry.


" Bukan itunya Om terlalu mendadak dan ngerasa dibuang aja aku,huft nyebelin " Oceh Jessica lagi.


" Kamu tinggal di apartemen ku aja " ujar Om Jerry .


" Ah nanti kayak dia, putus trus aku dibuang lagi seperti sampah " kesal Jessica sambil merebahkan tubuhnya.


" Kita gak akan putus " Ujar Om Jerry.


" Kita nikah aja yuk " Lanjut Om Jerry lagi membuat Jessica membulatkan matanya.


" Aku masih kecil loh Om " Ujar Jessica


" Tapi bisa bikin anak kecil kan " Kekeh Om Jerry


" Isshhh " Jessica mencibir.


" Aku gak punya siapa-siapa om, Om gak malu ? biasa orang kaya mentingin babat, bibit, bebet,bobot,bubut nya " Ucap Jessica tak percaya karena Om Jerry mengajaknya menikah.

__ADS_1


" Itu kan orang lain, Keluarga aku sih santai gak begitu . Kakak Sepupu ku namanya Mela, malah nikah sama suaminya yang orang biasa yang gak punya apa-apa. Malah sekarang Suaminya itu pegang perusahaannya milik Mela " Om Jerry geleng-geleng kepala.


" Masa sih Om " Ujar Jessica tidak percaya. Ternyata masih ada yang tidak mempermasalahkan kasta dalam berhubungan..


" Serius " Om Jerry kemudian memeluk Jessica.


" Jadi jangan pergi ya dari hidup aku, dan jangan panggil Om lagi. Masa calon suami dipanggil Om " Kekeh Om Jerry.


" Iya sayang " sahut Jessica manja .


" Zola udah bangun belum ya ? " tanya Jessica.


" Udah tuh lagi dimandiin sama susternya " ujar Om Jerry melihat cctv d kamar anaknya di ponselnya.


" Dia beneran mau aku jadi mamanya gak ya sayang ? " tanya Jessica.


Om Jerry mengangguk.


" Aku masih boleh kuliah gak Sayang ? " Tanya Jessica bergelayut manja.


" Boleh dong.. , tapi inget kamu udah punya calon suami jadi gak boleh tuh keganjenan apa lagi minum-minum di Bar sendirian tanpa aku. Bisa-bisa kamu ditarik orang lain " Om Jerry mengingat saat pertama kali bertemu dengan Jessica.


" Oh iya itu Club kamu ya ?" Tanya Jessica.


" Iya, sebenernya aku ada perusahaan tapi orang-orang lebih mengenal aku sebagai pemilik club " Kekeh Om Jerry.


" Trus perusahaan di handle siapa ? " Tanya Jessica penasaran.


" Aku juga, cuma yang sering bertemu dengan orang-orang itu Alex ,karena Alex juga punya saham disana " Ujar Om Jerry menjelaskan..


Jessica mengangguk tanda mengerti padahal bingung.


Om Jerry mendekat ke Jessica ,baru saja ia ingin mencium terdengar suara anak kecil di depan pintu kamar .


" Mama, mama udah bangun belum..Papa mama udah bangun belum " Zola mengetuk pintu sambil berteriak.


***


Jangan lupa ritualnya ya kakak sayang.


LIKE


VOTE


KOMEN


FAVORIT


HADIAH seikhlasnya


Masih pada puasa kan ya ? semangat ya semuanya 😘

__ADS_1


__ADS_2