
Malam ini mereka menggelar pesta syukuran atas kehamilan Hanna. Om Juna, Om Alex dan Om Jerry sedang pergi keluar menjemput pasangannya.
Hanna meminta agar para pria matang itu . membawa calon Tante baby H .
Sebenarnya yang agak berat adalah Om Alex. Karena ia belum ada rencana untuk menikahi Karina. Walau dalam hati Karina yang terdalam ingin punya status sah Dimata hukum dan agama.
Cuma karena Om Alex belum ingin menikah jadi Karina pasrah saja.
Om Alex sampai di apartemen miliknya yang ditempati Karina .
" Sayang " ujar Om Alex sambil memeluk dari belakang tubuh Karina yang sedang tidur terlelap.
Karina mengeliat sebentar dan membuka matanya yang terpejam lalu membalikan badanya.
" Hai Om " Sapa Karina lalu memejamkan matanya kembali.
" Ikut Yuk " Ujar Om Alex sambil menciumi Karina.
" Hmm kemana Om " tanya Karina yang masih asik menutup matanya.
" Kerumah Hans , istrinya Hamil Kita ingin adakan pesta " Ujar Om Alex .
Karina membuka mata lalu memeluk Om Alex. Dsn mengusel di dada bidang pria matang nan tampan itu.
" Karina, jangan goda aku, nanti aku dimarahi Hans karena lama menjemput kamu " Ucap Om Alex.
" Aku gak ngegodain Om. Cuma kangen mau peluk sama pegang dikit. " Ujarnya sambil tangannya ke junior Om Alex.
Seketika sesuatu yang dibawah sana pun mengeras menegang dan memanjang.
Tangan Om Alex mulai bermain di sekitar bukit Karina. Dan Karina dengan senang hati menerima perlakuan dari sugar Daddy nya itu.
Karina dan Om Alex menginginkan lebih.
Om Alex yang tidak bisa dipancing dikit pun akhirnya melakukan penyatuan dengan Karina
Terdengar nyaring lenguhan dan suara indah yang saling bersahutan merengkuh nikmat itu.
Setelah sadar apa yang sudah dilakukan , Om Alex segera membersihkan diri dengan terburu-buru dan meminta Karina mencari pakaian dengan warna yang senada yang tadi ia pakai.
Ia tak ingin membuat Hans memicingkan matanya karena ia berganti pakaian . Karena Hanna berpesan jangan terlalu malam ia mudah mengantuk.
Hans pun meminta Alex jika kangen dengan Karina lakukan nanti setelah pulang acara disini .
__ADS_1
" Sayang ayo cepat , nanti bumil drama lagi " Ujar Om Alex setelah keluar dari kamar mandi.
Karina hanya cekikikan mendengar panggilan Om Alex.
Ia lalu segera mandi dan Om Alex memakai pakaian yang sudah disiapkan Karina.
" Kenapa sih Om buru-buru banget. Bumil drama apa ? " tanya Karina yang keluar dari kamar mandi dengan memakan handuk saja.
" Sensitif dan moody banget " Ujar Om Alex sambil tertawa.
" Aku juga gitu kali nanti ya Om kalau aku hamil ? " Ucap Karina sambil tersenyum.
" Degh " Om Alex langsung terdiam mendengar perkataan dari sang kekasih nya itu. Sedang Karina menatap lekat sugar Dady tampan yang juga seorang pemilik firma hukum terkenal di negara tercinta .
Om Alex yang sadar ditatap lekat Karina langsung mengalihkan pembicaraan.
" Kamu udah siap? Yuk kita berangkat sambil cari hadiah untuk Hanna " Aja Om Alex sambil memakai jam di lengannya.
Karina tersenyum dan sadar diri siapa dirinya untuk Om Alex . Segera di tepis keinginan untuk hamil anak Om Alex dan mengubur rapat-rapat impiannya untuk menikah.
" Yuk Om " Karina sumringah kembali dan memasang wajah biasa seperti tidak ada obrolan apapun.
Karina memakai Slingbag nya, meraih ponsel di nakas dan menautkan lengannya di lengan sebelah kiri Om Alex .
Mereka keluar dari apartemen dan langsung menuju mobil..Sempat terdiam sejenak dan suasana menjadi canggung . Tapi setelah sampai di toko kue berubah mencair kembali karena Karina langsung bersikap normal dan meminta Om Alex mengomentari cake yang dipilihnya untuk Hanna.
" Bagus , ya udah beli itu aja " Ujar Om Alex sudah seperti biasanya .
Maafin aku Karina. Aku belum siap.
Bathin Om Alex .
Biar mengalir seperti air saja, masih beruntung Om Alex mau terima aku apa adanya.
Bathin Karina.
Kesucian Karina memang bukan diambil Om Alex. Jadi Om Alex bertemu dengan Karina saat dirinya sudah tidak suci lagi.
Setelah melakukan pembayaran untuk cake yang tadi dibeli akhirnya mereka langsung menuju rumah Om Hans dengan menaruh Cake nya di bangku belakang.
Tidak berapa lama sampailah mereka di kediaman Om Hans bertepatan dengan Om Jerry dan Jessica. Zola memang jarang dibawa kemana-mana karena Om Jerry khawatir dengan asap rokok jika terkena Zola. Karena Zola sangat sensitif dengan asap.
" Lex ,itu siapa ? " Tanya Om Jerry yang memang Baru pertama kali melihat Karina.
__ADS_1
" Aku Karina Om " ujar Karina sambil menjulurkan tangannya. Dan Om Jerry menyambut uluran tangan Karina. Karina juga menjulurkan tangannya ke arah Jessica . Jessica juga menyambut tangan Karina.
Sedang Jessica hanya menunduk dan tersenyum ke Om Alex tanpa menjabat tangannya .
" Ini Jessica Lex, yang sebentar lagi jadi ibu sambung anak gue " Om Jerry memperkenalkan Jessica .
" Kalian bisa ngobrol berdua , tapi gak boleh ngobrolin cowok lain " ujar Om Jerry yang agak posesif ke Jessica.
Om Alex hanya tertawa mendengar kelakar dari Om Jerry. Jujur Karina agak sedikit iri dengan Jessica yang diperkenalkan sebagai ibu sambung dari anak Om Jerry.
Kedua pasangan itu langsung masuk ke rumah Hans.
Om Juna dan Nadine sedang dijalan. Mereka disupiri oleh supir pribadi Nadine.
Om Juna sedang asik bergerilya di jok belakang bersama Nadine.
" Sayang, pegang dulu dong sedikit. " Ujar Om Juna yang sedang mengarahkan tangan Nadine ke juniornya.
" Nanti basah Gimana Mas? Gak bawa ganti kan " Ujar Nadine yang sebenarnya malu karena ada supirnya.
" Aku bawa ,mana Jon " Tanya Om Juna ke Jono sang supir pribadi Nadine.
Jono memberikan paperbag ke tuannya .
" Ini celana gantinya " Ujar Om Juna yang sedang menahan sesuatu akibat remassan dari Nadine di juniornya.
Tanpa berkata lagi agar tidak mengulur waktu Nadine pun langsung memakan Lollipop yang mudah berubah bentuk itu jika disentuh.
Nadine sudah belajar berbagai macam gaya khususnya di mobil..Karena memang mereka lebih sering di mobil karena waktu yang sempit.
Nadine memaju mundurkan kepalanya sambil satu tangannya memegang rambut ikalnya itu agar tidak terkena pancuran dari junior Mas Tua kesayangannya itu .
Hingga saat puncaknya kepala Nadine diangkat Om Juna keatas lalu bibirnya disesap lembut. Dan kini tangan Nadine yang maju mundur enak membuat Om Juna mengeluarkan suara beratnya.
" AKKHHH NAD " Eranggnya .
" Terima Kasih sayang . Maaf ya " Ujar Om Juna sambil melap bibir merah muda Nadine yang basah karena salivanya .
Om Juna membersihkan tangan Nadine dengan tisue basah dan tanpa sungkan mengganti celana nya dengan celana warna yang sama.
Kelakuan Om Juna mirip Om Alex hanya saja Om Juna ingin berkomitmen dengan Nadine Om Alex tidak.
***
__ADS_1
Maaf baru update lagi ✌️.
boleh lah ya like nya untuk bab ini 😘