
Saat ini Hanna sudah bekerja di salah satu dep store terbesar di Kota J sebagai sales promotion girls.
Hanna mendapatkan gaji dan bonus yang lumayan. Kehidupan nya pun perlahan membaik.
Dan saat ini Hanna pun sedang menjalin hubungan dengan seorang pria yang bekerja di kantor pusatnya.
Jujur sebenarnya Hanna tertarik dengan Hans yang dingin tapi baik hati itu.
Tapi sejak Hanna diberikan tips banyak itu ,Hans tidak pernah terlihat lagi batang hidungnya yang mancung itu.
Jadi, Biarlah menjadi kenangan ia saja pikir Hanna saat ini.
Toh sekarang dia sudah mau menikah dengan pria yang sangat menyayangi nya dan adik-adiknya.
Hanna pun menikah dengan Prasetyo yang baisa dipanggil Pras.
Usianya hanya terpaut 2 tahun dari Hanna.
***
Saat ini pernikahan Hanna sudah berlangsung selama 3 tahun tapi buah hati belum kunjung hadir di pernikahan nya.
Berbeda dengan Alea dan Adam mereka belum lama menikah tapi Alea langsung hamil dan Sekarang anak Alea dan Adam sudah berusia 2 tahun.
Pernikahan Hanna dan Prass sebelumnya Harmonis hingga keluarga Prass menuntut Prass dan Hanna agar segera mempunyai Momongan .
Suatu pagi saat Hanna sedang menyiapkan sarapan di meja makan minimalis punya nya itu. " Yank, aku resign saja ya ,mungkin aku kelelahan makanya belum dikasih kepercayaan anak " ucap Hanna membuka obrolan.
" itu lebih baik, tapi terserah saja aku tidak memaksa kau berhenti " ucap Pras sambil mengunyah makanannya.
" Iya aku akan ajukan resign hari ini ke kantor pusat, Riko dak Riki juga sudah lulus tinggal mencari pekerjaan ,aku sudah tak ada tanggungan apa-apa lagi " Ujar Hanna.
" ya terserah kamu Saja " ucap Prass yang akhir-akhir ini datar tapi kalau sedang berhubungan suami istri tetap hangat.
" Kalau begitu aku ikut bareng kamu ya Yank ke kantor pusat , Lumayan kan irit ongkos "Pinta Hanna sambil tersenyum.
" eh jangan ,kau sebaiknya nanti saja ke kantornya kan masih jam segini juga " tolak Prass halus.
" Hm baiklah " Hanna mengalah saja dari pada mood suaminya menjadi tak baik. Karena Prass memang sangat emosional.
Prass pun berangkat ke kantor diantar sampai depan pintu oleh Hanna.
Prass hanya karyawan biasa saja jadi berangkat pulang pergi menggunakan motornya.
***
Hari berlalu Hanna sudah tidak berkerja lagi.
Sedangkan Adik-adik kembarnya sudah bekerja. Hanna senang melihatnya adik-adik nya bertanggung jawab dalam bekerja dan selalu semangat.
__ADS_1
Dan sejak Hanna tidak bekerja uang bulanan nya dikurangi oleh Prass
Hanya 1 juta perbulan yang diberikan oleh Prass ke Hanna, Beruntung Hanna masih punya tabungan saat dia masih bekerja.Jadi Hanna pakai untuk mencukupi kekurangan nya.
Hanna pun memulai usaha jual baju nya.Dan karena Hanna punya banyak teman semua barang yang setiap Hanna beli langsung terjual habis.
6 bulan itu berlangsung dan Omset Hanna mulai meroket.
Karena Hanna memiliki penghasilan sendiri Prass tidak lagi memberikan kebutuhan dapur.
Hanya kebutuhan kasur yang Hanna dapat dan itupun sekarang jarang sekali . biasa seminggu bisa beberapa kali, sekarang seminggu sekalipun jarang.
Hanna hanya menghela nafasnya .
Belum lagi ibu mertua dan kakak iparnya yang meminta ini itu oleh Hanna, sekalipun sudah diberikan tapi tetap mencibir karena Hanna belum punya anak.
Hanna hanya meratapi nasibnya karena semakin kesini Prass sangat-sangat berubah tidak seperti saat ia kenal dulu.belum lagi makian dan hinaan yang Hanna dapat dari Prass setiap harinya .
***
Hingga sampai suatu kejadian yang membuat Hanna sangat Sedih.
Saat itu Prass meminta disediakan makanan, tapi makanan yang diberikan Hanna tidak selera menurut Prass. Prass minta dibelikan ini itu, akhirnya Hanna memesan Online
Setelah makanan datang, Prass memakannya tapi tidak enak terasa di lidah Prass .
Akhirnya Hanna pesan lagi ditempat lain dan masih tidak enak juga...semua makanan dibanting oleh Prass dari meja makan.
Hanna yang biasa diam saja kali ini melawan.
" Mau kamu apa Prass ,aku belikan ini salah ,itu salah ,aku juga tak berteriak saat kau tak memberi ku nafkah " ucap Hanna yang sudah tidak lagi memanggil dengan sebutan sayang lagi karena sudah sangat kesal "
" Heh wanita mandul , sombong sekali dirimu ,baru punya usaha sekecil ini saja Sombongnya sampai langit dasar wanita tidak tau diuntung, masih bagus aku nikahi,masih bagus aku ambil dirimu biar ada martabat nya.
Aku juga tau ini usahamu hasil kau mencuri dari uang ku kan HAH " teriak Prass di wajah Hanna
Hanna hanya menggelengkan kepalanya dan menangis terisak
" Jangan nangis wanita ja lang , aku tau kau dulu bekerja di club sebagai wanita penghibur kan hahah harusnya kau berterima kasih karena aku mau menerima mu sebagai istriku wahai wanita man Dul " teriak Prass lagi
" aku bukan wanita seperti itu, kau tau sendiri aku masih perawan saat menikah dengan mu "
Isak Hanna
" Ya palingan kau setelah menikah dengan ku masih tidur dengan pria lain " Ucap Prass lagi
PLAK
Tamparan keras mendadak diterima Prass ,Hanna sudah tidak tahan lagi mendengar ocehan Prass yang memfitnah dirinya.
__ADS_1
" Tolong usir aku dari sini hiks, usir aku saja,aku tak sanggup " Bathin Hanna
" Kau cari gara-gara ya sama aku " Prass menghampiri Hanna lagi dipukulnya Hanna dengan Sapu lidi yang ada di dekatnya, Prass membabi buta memukuli Hanna dan menampar istrinya nya berkali-kali.
Hanna hanya terdiam dan menangis ,biar lah ia tidak melawan biar ia bisa pergi dari rumah ini karena sudah ada kekerasan dalam rumah tangganya.
Puas memukuli istrinya ,Prass mengeluarkan semua barang dagangan istrinya lalu dibakar.
Saat Prass membawa barang jualan Hanna dan Barang-barang kepunyaan Hanna juga baju-baju Hanna di lemarinya , Hanna mengambil ponsel dan tas kecilnya , lalu Hanna mendokumentasikan apa yang Prass lakukan untuk bukti nanti .karena saat ini ia ingin berpisah dengan Prass dan keluar dari rumah neraka ini.
sudah tak sanggup lagi rasanya diinjak-injak oleh suaminya itu.
" Sekali lagi aku SUMPAHIN KAU BIAR TIDAK DAPAT REZEKI LAGI DARI USAHAMU ITU DASAR ISTRI MANDUL PEMBANGKANG " teriak Prass menggelar .
" Amin " Saking kesalnya Hanna Menyahut begitu, tiba-tiba gerimis pun turun. Prass menyeringai.
" Kau sudah bawa tas mu,mau kemana? mau pergi? silahkan ,aku tak akan menahan mu, Bahkan Sekarang juga kau memang harus pergi dari rumah ku ini, karena aku akan menikah lagi dengan wanita yang bisa memberikan aku keturunan " Prass mengucapkan kalimat yang mmbuat Hanna sakit hati lagi.
" Baiklah, kalau itu yang kamu mau ,aku turuti " Hanna beranjak bangun tertatih dan segera keluar dari rumahnya itu. Ya itu adalah rumah yang ia beli,tapi bodohnya Hanna waktu itu memakai nama Prass karena ia tak bisa mengurus ini itu.
jadi Otomatis di sertifikat adalah nama Prasetyo.
Ditengah gerimis Hanna berjalan mencari tempat teduh yang agak jauh. Tak ada satupun baju yang ia bawa karena semua sudah habis dibakar oleh Pras barangnya tak tersisa. Sampai ijazahnya pun dibakar oleh Pras
Entah setan apa yang merasuk ke dalam diri Prasetyo itu.
Hanna sudah berjalan tertatih hingga sampai ia di minimarket.
" Mba Hanna kenapa ? " tanya karyawan mini market itu.
" Ah gak apa-apa hanya terjatuh " Jawab Hanna.
Karyawan minimarket memandang Hanna dengan rasa iba.
sepertinya tak mungkin terjatuh karena seperti terkena sabetan sapu lidi . pikir karyawan itu.
Hanna membeli waslap ,air mineral dan cairan antiseptik juga obat untuk luka .
Hanna mengobati lukanya sendiri di depan minimarket itu sambil menangis dan meringis perih hingga minimarket itu tutup dan Hanna tetap disitu di depan nya untuk berteduh karena ia bingung saat ini mau kemana. baterai ponsel nya habis jadi tak bisa memesan taksi onlien, ia bingung saat ini mau kemana .
" Ya Allah tolong aku hiks hiks " Hanna menangis lagi.
Petir menggelegar dengan hebatnya dan Hanna masih berdiri di depan minimarket itu.
Ingin berjalan kaki ia takut tapi ia tak mungkin disitu nanti ada yang mengenalinya karena minimarket itu tak jauh dari rumahnya .
***
Maaf ya kalau ceritanya jadi sedih.
__ADS_1
Cukup cerita novel othor aja yang sedih, yang bacanya jangan 😘