
Selesai bermain Hanna tertidur karena lelah . Sedang Hans membersihkan diri kemudian kembali ke bawah untuk menemui para sahabatnya .
Hans yang sedang memakai kaus putih dan celana pendek berwarna coklat itu turun dengan rambut basahnya menjadikannya semakin terlihat Sexy.
Karina makin ternganga melihatnya. Vinna mencibir kesal melihat Karina. Bisa-bisanya Om Alex mendapatkan wanita seperti itu. Beda dengan Nadine yang selalu melihat ke arah Om Juna walau sedang tidak mengobrol dengan Om Juna.
Vinna merasa beruntung karena calon ibu sambungnya yaitu Nadine tidak seperti Karina.
" Sorry lama " ujar Hans ke para sahabatnya.
" Enak bro " kekeh Om Alex.
" Selalu " Hans tertawa renyah dan semakin memancarkan ketampanan yang hakiki.
" Gue seneng Lo mau jadi Daddy Hans . Udah sempurna hidup Lo " Ujar Om Alex senang.
" Iya mana gue mau ke LN lagi Minggu depan , gue mau ajak Hanna masih muda banget kandungannya " Hans menghela nafasnya berat.
" Nanti Vinna nginap disini ya Vin kalau Om Hans ke Aussie. Om ada urusan disana beberapa hari takut Hanna mau minta apa atau mau ditemenin kemana jadi kamu ada " pinta Om Hans ke ponakannya itu.
" Okey Om kebeneran Vinna udah gak kerja Minggu depan udah ajuin resign " sahut Vinna antusias. Ya dia memang sengaja tidak bekerja lagi karena ingin terus bisa bertemu Hanna dan juga adiknya Hanna .
" Kata Papa cewek dirumah aja " Tambah Vinna.
" Kata Papa apa Riki " ejek sang Papa .
Riki yang disebut namanya langsung menoleh.
" Dua-duanya " jawab Vinna santai sambil tertawa.
Ke empat pria matang itu pun tertawa. Jessica dan Nadine juga tertawa mendengar ucapan Vinna.
Berbeda dengan Karina yang serius menatap Om Hans.
" Lagian udah enak, tinggal makan, tidur ,belanja ,sok-sok an kerja segala " cibir Om Alex.
__ADS_1
Vinna memakan cemilan di depannya " dulu kan belum ada Hanna Om, aku sepi bingung mau ngapain " jawab Nya.
" Iya sih sekarang kamu temani Hanna ya nanti kalau Om pergi. Belanja apapun sepuas kamu yang penting Hanna gak kesepian . Nanti Om kasih kartu khusus belanja saat Om pergi. Jangan pakai kartu Hanna ya Vin. " tegas Om Hans
" siaappp . ada tas keluaran terbaru loh Om , di indo cuma ada 10. aku beli ya sama Hanna " rayu Vinna.
Om Hans mengangguk .
" yeaayyy makasih Om " Vinna memeluk Om nya.
" Eh koq peluk-peluk gitu " Karina refleks mengomentari Vinna yang sedang memeluk Om Hans.
" Loh kenapa ? Ini Om aku ya. Ada masalah ??? " ketus Vinna . Dia memang menunggu ingin berkata ketus ke Karina.
" Vinna itu pacar Om Alex koq ketus gitu sih " Papa Juna menegur sang Anak.
" Mau pacar papa sekalipun kalau dia jelalatan sama suami sah orang aku bakal ketus. Gak pandang bulu aku siih " Ucap Vinna langsung beranjak dari duduknya dan pergi ke dapur.
Nadine shock, tapi memang Karina keterlaluan sih menurutnya juga.Ia juga memperhatikan Karina yang selalu mencuri pandang ke suami Hanna.
" Susul Ki, lagi butuh temen tuh dia " Ujar Om Juna menyuruh Riki untuk menemani Vinna .
" Iya Om " Sahut Riki.
Riki pamit dan langsung menyusul Vinna. Saat ini Vinna sedang bermain di ayunan bulat di taman .
Riki menghampiri sang kekasih yang sedang merengut .
" Yank , aku ikutan ya " ujar Riki yang duduk di sampingnya .
" hmm " sahut Vinna masih di ubun-ubun emosinya.
Riki bertanya ke Vinna perihal kenapa Vinna bisa sejutek itu kepada Karina..
Akhirnya Vinna pun menceritakan tentang Karina yang selalu melirik ke Om Hans . padahal disitu ada Om Alex.
__ADS_1
Dan saat Om Hans turun dari kamar, Karina makin intens melihat nya, ditambah Hanna sedang tidur dan tidak bersama Om Hans. Karina semakin jadi. Malu sampai bersikap iri hati saat Vinna memeluk Om Hans .
" Aku kan keponakan Om Hans, kenapa dia mesti begitu coba " Kesal Vinna.
" Iya aku juga kesal " sahut Riki .
" Ya kan, kamu pasti kesal lah " Vinna semakin berapi-api.
" Aku sih kesal karena kamu meluk om Hans ,bukannya meluk aku " ujar Riki santai dan membuat Vinna membulatkan matanya..
" Kamu cemburu Sam Om Hans ? " selidik Vinna.
" Harusnya aku yang dipeluk ." Ujar Riki .
" Oke, aku peluk ya kamu depan papa " ucap Vinna menggoda . dan akhirnya mereka tertawa. Riki berhasil membuat Vinna tersenyum kembali dan hilang ingatan soal Karina.
Dari dalam ruangan dekat taman, Om Juna mendengar tawa anaknya dengan sang pacar.
" Untung gue utus Riki " Ucap Om Juna sambil tertawa.
" Lagian Om Juna ,jutek banget sih anaknya " ucap Karina tak tahu diri.
" Pulang aja deh gue, Karina ayo pulang . Aku lelah " ujar Om Alex yang entah sedang memikirkan apa.
Karina yang masih ingin berlama - lama dirumah Om Hans ingin sekali menolak ajakan om Alex.
" Gak nanti aja Om ? " Tanya Karina manja.
" Ayo pulang, aku ingin bermain sampai pagi " Om Alex lalu menarik tangan Karina tapi tidak kasar.
Karina pun akhirnya menurut om Alex. Ya wajar lah ya dia harus nurut .Tambang uang harus dituruti.
Om Alex dan Karina pun pulang, Om Juna dan Nadine juga sama. Sedang Om Jerry dan Jessica masih betah disana karena ada hal yang sedang di bicarakan dengan Hans.
***
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya akak 😘