Bukan Wanita Malam

Bukan Wanita Malam
Lagi ?


__ADS_3

Semoga ini lolos ya.


Harap dibaca sambil kipasan..prediksi othor keknya bakalan gerah.



Pagi ini Hanna mual seperti biasa saat bangun tidur tapi tidak terlalu parah dan bisa diatasi dengan langsung memakan buah segar.



Walau Om Hans bule, tetap dia ngilu melihat sang istri pagi-pagi buta makan buah mangga yang baru keluar dari kulkas itu. Kenapa tidak nasi atau bubur fikirnya.



" Sayang are you ok ? " Tanya Om Hans sambil melihat istrinya yang sedang asyik mengunyah buah berwarna kuning itu.



Karena mulutnya penuh,Hanna pun hanya menjawab dengan anggukan .



Hans tersenyum dan mengusap kepala sang istri lalu turun ke perut Hanna yang belum terlihat besar.



" Papi mandi dulu ya cebong, Papi harus meeting pagi-pagi. Baik-baik ya sama Mami , makan yang banyak mmuach mmuach mmuuach " . Tak lupa Hans mencium perut Hanna.



" Ckk cebang cebong cebang cebong ,kebiasaan nih kamu manggil anaknya begitu " Hanna mengerucutkan bibirnya disambut gelak tawa Hans yang berlari ke kamar mandi.



Setelah beberapa menit ,Hans keluar dengan segar dari dalam kamar mandi . Hanna sudah menyiapkan pakaian kerja Hans lengkap dengan aksesorisnya.



Tubuh kekar Hans terekspos dan membuat Hanna selalu terpana dibuatnya.



Hanna beranjak dari pinggir ranjang dan menghampiri sang suami yang terlihat sangat menggoda itu.



" Mas.. koq ganteng banget sih " ucapan Hanna terdengar seperti de sa han. Ditambah Hanna masih memakai baju tidur pendek sebatas pa ha membuat Hans pun berdesir mendengarnya.

__ADS_1



" Ganteng dong, kalau gak ganteng ,mami Hanna nanti gak tertarik sama papi Hans " kekeh Hans disambut dengan pukulam manja dari Hanna di lengan.



" Aku bantu keringin ya " bisik Hanna ditelinga Hans sambil disesap sedikit membuat Hans meremang seketika.



Hanna menganbil handuk kecil dan membantu mengeringkan air yang masih menempel di tubuh sang suami dan juga rambutnya.


Jemari Hanna menelusuri dada bidang sampai ke perut six pack Hans seraya mendorong pelan.



Kemudian Hanna meminta Om Hans untuk duduk di kursi meja rias dan pepaya kembar Hanna yang bergelantungan tepat berada di wajah Hans ,gaya Hanna itu sukses menjadikan Hans haus seketika. Ditambah Hanna sengaja mendekat dan meng gesekkan ke wajah pria bule itu.



" Ah sayang kau menggoda aku ini namanya "


Hans pun tak tahan dan meminta asupan Vitamin murni dari tubuh sang istri. Segera di raup pepaya rannum Hanna yang terlihat semakin membesar setelah hamil.



Kaki Hanna pun sengaja menyentuh tongkat sakti mandraguna Hans dan agak ditekan-tekan sedikit. Tangan Hanna yang tadinya mengeringkan rambut Hans kini mengacak-ngacak rambut sang suami sambil ditekan ke arah da da nya.



" Ah sayang aku gak tahan. " Ujar Hans yang langsung melepaskan asupan vitamin nya dan menggendong Hanna ke kasur sambil bergaya koala dan bibir yang saling memagut mesra dan penuh has rat.



Hans merebahkan Hanna ke ranjang dengan perlahan dan hati-hati. Dibuka perlahan dress satin yang Hanna pakai.



" Pelan-pelan ya mas, " Hanna berjaga-jaga.



" Of Course Mami " Hans menjawab dengan suara seraknya.



Hans mulai meng hi sap kembali salah satu pepaya gantung Hanna. Tangan yang satu digunakan untuk me remas salah satu nya dan mulai turun ke lembah bawah yang sudah mulai terasa basah

__ADS_1



Segera Hans melakukan gaya favorit Hanna yaitu menjilati sawah agar perairannya tidak kering. Perlahan lidah tak bertulang itu hanya menjilat bagian luar. Lama kelamaan mulai menusuk dsn membuat Hanna semakin menggelinjang tidak karuan.



Kaki hanna dibuka lebar agar aktivitas Hans dipermudah.



Lenguhan terdengar dari mulut Hanna.



" Sshhh Aaakkhh eeuunghhh ,terus yank, enak banget ini aku suka ".



Hans tersenyum puas mendengar erangan demi erangan dari Hanna. Benda pipi full daging itu membuat Hanna terbuai dan keluarlah pelepasan yang pertama.



" Lagi ? " Tanya Hans yang memang sangat pengertian akan kepuasan Hanna.



Hanna mengangguk dan Hans pun kembali memberikan pelayanan terbaiknya sebagai suami.



Kini mereka saling sesap dengan memakai gaya women on top. Tongkat sakti mandraguna pembuat cebong itu kini melesak masuk ke sarangnya.



Hanna bergerak perlahan dan menikmati gerakan demi gerakan. Hingga sesuatu ingin memuncah Hanna agak mempercepat ritmenya dan yup seperti yang kalian kira .. Lemas kaki Hanna 😋 .



" Giliran Papi ya sekarang, selamat makan cebongku sayang " Gunam Hans .



Ia memompa Hanba tanpa gerakan membolak balikan badan Hanna.Karena khawatir cebong mini nya terganggu.



Udah ya udah, gerah gerah deh kalian wkwkw

__ADS_1


Suami mana suami. Ayo peluk praktekin.Besok othor update lagi klo ini berhasil tayang dan banyak like n koment.


__ADS_2