
Hanna dan Om Hans sedang asik di taman belakang. Om Hans dengan telaten menyuapi mangga yang baru saja dibeli tadi di supermarket depan.
" Hans , Han " Panggil Om Alex .
Pasangan suami istri itu menoleh. Hanna tersenyum melihat ke arah Karina dsn Jessica.
" Hai pacar-pacarnya Om aku " ujar Hanna berdiri dengan dibantu Hans.
Hanna sebenarnya malu tapi Hanna membiarkan karena itu bentuk kasih sayang suaminya terhadap dirinya.
Jessica dan Karina melihat perlakuan Hans berfikir yang sama, kalau Hans pasti menyayangi istrinya.
" Nah ini Bumil yang bikin drama " Kekeh Om Alex.
" Ish Om " cibir Hanna menahan malu di depan Jessica dan Karina.
" Aku Hanna " istri dari Hans itu memperkenalkan dirinya.
" Selamat ya Kak Hanna atas kehamilannya " Jessica memeluk Hanna.
" kakak Bumil sehat-sehat ya " Karina memeluk Hanna .juga mendoakan kebaikan-kebaikan untuk Ha hanna .
" Makasih " Ujar Hanna seraya tersenyum walau heran pacar Om Alex dan Om Jerry ternyata masih sangat muda sekali bahkan dibawah usia adik kembarnya .
" Bilang gue pedofil tapi Lo pada lebih parah " Cibir Hans mengejek teman sekaligus saudaranya itu .
Kedua pria matang itu terkekeh mendengar cibiran Hans.
Hingga tak lama datanglah Om Juna membawa Nadine yang tidak kalah muda.
" Wah udah kumpul nih " Ujar Om Juna yang datang menggandeng seorang gadis muda yang membuat Vinna kaget saat masuk ke dalam rumah.
" Pah, ini calon Mama aku ? " Tanya Vinna yang datang tiba-tiba.
Nadine mendadak canggung karena Om Juna tidak bilang kalau ada Vinna dirumah Hanna.
" Sayang kenalin ini Nadine yang papa ceritakan " Ujar Om Juna ke Vinna .
" Hai aku Vinna " Ujar Vinna yang hanya di awal saja kaget tapi tidak lama dan saat ini sikapnya normal seperti biasa.
" Nadine " ujar Nadine pelan dan sopan.
" Ini Jessica dan itu Karina " Hanna memperkenalkan kekasih Om Jerry dan Om Alex.
" Ya udah ciwi-ciwi yuk kita duduk manis biar para pria aja yang buat bakarannya. Bumbunya tadi udah aku racik sama Vinna tgl bakar aja " Hanna tertawa sambil berjalan .
" Hmm Kak Hanna, " Panggil Nadine.
__ADS_1
" Ah iya, Kenapa " Tanya Hanna antusias.
" Maaf ya kak sebelumnya, setau aku kalau lagi hamil gak boleh makan yang bakar-bakaran hehe . Tapi kak Hanna boleh search dulu koq di google atau dengan dokter " Ujar Nadine hati-hati khawatir Hanna tersinggung . Apa lagi ini pertemuan pertama mereka.
Nadine tidak ingin meninggalkan kesan pertama yang tidak baik ke Hanna. Khawatir dibilang Julid juga .
" Oh ya ? " Tanya Hanna yang jujur memang baru tahu . Hanna segera mengscroll laman eyang google.
Hanna membaca penjelasan di ponselnya itu.
Larangan untuk mengonsumsi makanan gosong, terutama daging gosong, sebenarnya tidak ditujukan kepada ibu hamil saja, namun kepada semua orang.
Jika dipanggang atau digoreng di atas api yang sangat panas, daging bisa menjadi gosong atau hangus. Daging yang gosong akan menghasilkan heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic hydrocarbons (PAHs). Kedua bahan kimia tersebut bisa memicu perubahan atau mutasi DNA yang dapat menyebabkan kanker.
Selain itu, bahan makanan yang mengandung pati atau zat tepung, seperti keripik kentang dan roti, yang dipanggang atau digoreng pada temperatur yang terlalu panas akan menghasilkan akrilamida. Zat ini juga dicurigai bisa menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan lingkar kepala yang kecil.
Sebenarnya, bukan hanya makanan gosong, makanan yang mentah atau belum matang sempurna pun merupakan makanan berbahaya dan dilarang untuk ibu hamil.
Alasannya adalah karena bakteri dan parasit yang terdapat di dalamnya, seperti Salmonella, E. ****, dan Toxoplasma, bisa membuat ibu hamil keracunan atau terkena toksoplasmosis. Toksoplasmosis bisa menyebabkan gangguan perkembangan janin, bahkan keguguran.
Hanna bergidik ngeri membaca informasi tersebut.
Ia lalu mengucapkan terima kasih ke Nadine dan segera memanggil suaminya.
" Mas, Mas " Panggil Hanna .
" Iya sayang kenapa ? " Tanya Hans duduk disamping Hanna dengan menggeser Vinna.
" Mas baca ini ,nanti bakarnya jangan gosong-gosong. Trus makanan aku mau dipanggang aja gak mau dibakar " Ujar Hanna serius.
Hans lalu mengambil ponsel Hanna dan membaca informasi yang tadi Hanna baca.
Hans menghela nafasnya panjang. " Untung kamu cepet tau infonya sayang, kalau ngga aku juga gak tau hal ini " Ujar Hans.
" Pacar papa Juna yang kasih tau mas. Makasih ya Nad. kamu lebih muda dari aku tapi banyak tau " ujar Hanna .
" Sama-sama Kak Hanna . aku juga tau dari temen aku. Dulu juga gak percaya pas baca di eyang google dan nanya ke Hola dokter,trus aku jadi tau deh hehe " Cengir Nadine.
" Udah siap jadi ibu juga ya Nad,jadi banyak cari tau " Kekeh Karina.
" Ya udah kamu lanjut ya, aku mau buatin makanan yang dipanggang aja untuk kamu " Hans mencium pucuk kepala Hanna. Dan sukses membuat Vinna mencibir.
" Yang Halal pamer terooossss "
Karina juga meleleh dibuatnya. Padahal yang sedang dicium Hanna tapi Karina seolah merasakan kehangatan Hans.
Beda banget sama Om Alex. Om Alex lembut,royal tapi kurang perhatian.
__ADS_1
Bathin Karina.
Vinna menangkap basah mata Karina yang sedang menatap lekat Om Hans nya itu.
" Ehem ehem Om, udah buruan sana, nanti baby H berteriak kelaparan loh. Katanya mau manggang makanan untuk Hanna " usir Vinna yang tak ingin membuat Karina lebih terkesima lagi dengan sikap Om Hans ke Hanna.
Bahaya.
Bathin Vinna.
" Iya , sebentar ya baby. Papi buatin makanan dulu untuk kamu dan mami " Ujar Hans di depan perut Hanna kemudian mencium perut Hanna dengan lembut.
Hanna tersenyum dan mengangguk. " Makasih Papi Hans " Ujar Hanna senang diperlakukan oleh sang suami.
Vinna yang jengah dengan tatapan Karina ke Hans langsung menarik Om nya itu segera ke taman belakang tempat para lelaki berkumpul.
" Om Buru, nanti keponakan aku kelaperan " ujar Vinna.
" Iya iya " ujar Om Hans . Vinna berbicara akhirnya dengan Om Hans .
" Om Aku gak suka tatapan pacar Om Alex ke Om " Ujar Vinna berterus terang.
" Masa sih , emang dia lihatnya gimana ? " tanya Om Hans.
" Iya kayak cewek yang terpesona gitu " ujar Vinna.
" Ya berati kan om mempesona " Kekeh Om Hans menanggapi Vinna dengan bercanda.
" Om awas ya kalau sakitin Hanna, dia udah disakitin mantan suaminya yang dulu dan kalau om berbuat yang sama aku gak segan-sgan bawa Hanna jauhin Om.Jangan menyepelekan hal kecil om ,itu bisa jadi besar. Om tuh udah tua, diluar sana banyak yang muda-muda mau nanggung Hanna walau udah hamil..dan Erick salah satunya "
Ucapan bernada ancaman dari Vinna sukses membuat Om Hans galau dan menjadi serius menanggapinya.
" Erick masih ngejar Hanna ? " tanya Om Hans.
" Ya Masih lah makanya jangan kegatelan " Kesal Vinna.
" Kegatelan gimana? lah om aja gak ngapa-ngapain " Bela Hans.
" Itu gak usah ya bilang-bilang om mempesona. Kalau Hanna denger gimana?? Apa Om emang sengaja tebar pesona ke cewek-cewek ? " Vinna memberikan tatapan tajam ke Om nya itu.
" Ya Ngga Vin, tadi kan cuma bercanda " ujar Om Hans lagi.
" Iya tapi aku gak bercanda. Aku gak mau Hanna sakit hati lagi karena ulah laki-laki rese " Vinna lalu membalikkan badannya dan terlihat Om Juna,Om Jerry dan Om Alex melihat dan mendengar percakapan antara Om dan keponakan itu.
***
Karina berbahaya gak ya??
__ADS_1