
Agak Jauh melangkah ya kita bebs, sudah mendekati Hanna lahiran nih, niatnya emang mau update buat selesaikan ini hehe...
Tak Terasa kini usia kandungan Hanna memasuki 7 bulan. Saatnya menuju proses tujuh bulanan . Sebenarnya Hanna tidak ingin ada acara dirumahnya. Dia tidak ingin terlalu ramai karena perutnya terasa berat, tapi entah mengapa Hans sangat menginginkan acara tujuh bulanan dan mengundang semua relasi nya.
Tidak ada prosesi siraman atau yang lainnya sesuia permintaan Hanna, hanya berkumpul bersama dan membagikan makanan,bingkisan serta amplop ke anak yatim.
Hans pun mengiyakan padahal ia sangat ingin mengadakan prosesi adat seperti sungkeman, siraman, pecahin telor ,pecahin kelapa , jualan cendol,rujak, ah Hans padahal sangat mengidamkan itu.
Bule gadungan kayaknya ya Om Hans yak.
" Kalo punya mantu nanti ,gue bakal adain acara tujuh bulanan besar-besaran " Bisik Hans ditelinga Jerry. Terdengar menggelikan tapi Jeryy mengangguk saja dan menampilkan jempolnya di hadapan Hans.
" Lahir juga belum, udah mau adain acara tujuh bulanan mantu, dasar tengik gak ketulungan. Heran deh Oma sama kamu Hans " rupanya bisikan Hans sampainke samping Oma.
" Anak ke dua aja lah nanti Hans " ujar om Junna yang tengah menggandeng Nadine yang beberapa hari kedepan nanti akan dihalalkan nya.
" Cebong gue udah dua di perut Hanna, kasian ah. Dua aja cukup, ikutin pemerintah keluarga berencana " celetuk Hans sambil mengusap punggung tangan Hanna perlahan seraya tersenyum manis.
Hanna yang kebegahan dengan perut hanya mengangguk saja.
Disaat itu anak kecil berwajah mungil dikuncir dua datang menhampiri Hanna.
" Mami Na, Mami\+ Na aku minta cupcake dibawa pulang boleh ? " tanyanya dengan wajah yang lucu.
Zola anak Om Jerry memanggil Hanna diikuti oleh Mama Jess.
Hanna tersenyum sambil mengusap kepala Zola. " Boleh dong, Mami juga udah siapin tuh untuk kamu. Nanti ambil sama Mama Jess ya ,udah Mama Jess masukan ke mobil tadi. " Ujar Hanna.
__ADS_1
Zola melompat kegirangan, " Yeaayy asikk Mami Na terbaik "
" Mama Jess gak terbaik niih ceritanya " Jessica pura-pura merajuk.
" Mama Jess terbaik,tersayang,tercantik kesayangan aku pokoknya mmuach mmuach " Zola mencium pipi kiri kanan Jessica .
Jessica dan Om Jerry ceritanya disini udah menikah yaa.
Kalau Om Junna dan Nadine beberapa hari lagi akan menikah , Vinna dan Riki bulan depannya pun menikah, Om Alex dan Riko lebih memilih sibuk bekerja ya buat nge gaji othor.
Karena mereka berdua akan othor buatin cerita sendiri aja ..
Selepas acara ,mereka kembali kerumah masing-masing.
Om Jerry yang sedari tadi ingin menyalurkan has ratnya krena melihat Junna dan Nadine saling memagut mesra dikamar tamu Hans , langung mengajak Jessica dan Zola buru-buru pulang.
" Sayang aku gak tahan nih langsung ke kamar ya " bisik Om Jerry sambil mere mas bokong sintal Jessica.
" Iya, kamar Zola dulu ya tiduri dia dulu Mas " sahut Jessica.
Om Jerry mendengus kesal dan membawa Zola ke kamarnya.
Setelah direbahkan Zola malah menangis dan meminta untuk memeluk ibu sambungnya itu.
Om Jerry dengan sabar menunggu Zola sampai terlelap . Tapi Zola tidak ingin ditinggalkan.
Om Jerry mau tidak mau mengizinkan Jessica di kamar Zola dulu. Om.Jerry pun membersihkan diri di kamarnya dan kembali lagi ke kamar Zola.
Rupanya saat ini Zola memeluk Jessica dari belakang, karena saat Jessica beranjak dari kasur,Zola malah menangis. Ahirnya sampai dengan Om Jerry kembali , posisi Jessica tetap begitu.
Om Jerry yang tadinya masih merasa kesal karena ada yang belum keluar mempunyai ide cemerlang.
Segera di dekati sang istri dan kini wajah Om Jerry tepat di hadapan melon kembar Jessica.
" Pemanasan dulu yuk ," bisik Om Jerry pelan di telinga Jessica. Jessica mengangguk pelan.
Dibuka perlahan kancing bagian depan dress yang dipakai Jessica . Dikeluarkan melon matang kesukaannya itu dan dihisap dengan penuh penghayatan dan tanpa beban. Jessica sesekali menolehkan kepalanya ke belakang khawatir Zola terbangun. Tapi sepertinya aman.
__ADS_1
Jessica menekan kepala Om Jerry agar terus menyesapnya. Disingkap bagian bawah Jessica dan tangan Om Jerry pun langsung masuk ke dalam sangkar halal nya.
" Pindah Mas " Jessica mulai tak tahan dan Zola sepertinya juga sudah pulas. Ia tak ingin anak sambungnya melihat apa yang sedang orang tuanya lakukan.
mereka pindah tanpa Om Jerry melepaskan tangannya di inti Jessica.
" Lepas dulu ih " Lirih Jessica menahan naf su dan menahan ganjelan dibawahnya itu.
Om Jerry dengan entengnya menggeleng.
" Ya udah ayo mas kasian Zola kalau lihat " Ucap Jessica pelan.
" Papa pinjem Mama Jess mu dulu ya sayang, good night " Ujar Om Jerry pelan ke arah Zola.
Mereka lewat pintu penghubung ke kamar mereka dari kamar Zola.
Tangan Om Jerry masih aktif dibawah sana..Setelah masuk ke kamar mereka, tak lupa mengunci pintu kamar penghubung itu, mereka langsung melancarkan aksinya.
Saling lepas melepas apa yang terpakai dan saling memagut penuh has rat dan kelembutan agar semakin nik mat.
Direbahkan Jessica di ranjang,semua anggota tubuh om Jerry bekerja.
Bibirnya tak berhenti menyesap melon matang di hadapannya,
Tangan kanannya sibuk mere mas melon sebelahnya.
Dan tangan kiri tentu saja tetap aktif dibawah sana memberikan usapan dan juga gerakan naik turun membuat Jessica melayang.
" Ah Mas terusss , aakkhh eeuunngghhh Masss Oh My God masssss aaaaggghhh " Huh hah huh hah nafas Jessica dan pembaca juga othor jadi tersengal - sengal.
Posisi Jessica masih dibawah, om Jerry sudah tak tahan dan bergerak naik turun dan memutar membuat Jessica kembali tak karuan.Pelepasan kedua Jessica pun akan berlangsung,
" Bersama " teriak om Jerry sambil menggerakkan agak cepat dan ...
" aaakkkhhhh " Om Jerry ambruk diatas Jessica sambil menyesap da da yang sedang naik turun itu karena deru nafas yang tidak beraturan.
Om Jerry jago banget dah emang bikin othor minta di servis juga wkwkwk.
Sekian kisah Om Jerry dan Mama Jess ya.. Lanjut mau Om Juna Nadine atau Riki Vinna nih gaesss..
Komen yaaa..
__ADS_1
Jan lupa like sama hadiah kek biar othor semangat gituuu...